Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
24Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
PENDAHULUAN

PENDAHULUAN

Ratings: (0)|Views: 6,386|Likes:
Published by aip ipank

More info:

Published by: aip ipank on May 07, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/29/2012

pdf

text

original

 
PENDAHULUAN
Kompetensi seseorang dapat berkembang atau meningkat melalui beberapa cara, seperti melalui pengalaman, belajar sendiri, pendidikan formal maupun melalui pendidikan dan pelatihan (diklat) tertentu. Masing-masing pola perkembangan tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan, namun sebaiknya diperoleh malalui perpaduan darisemua cara tersebut. Dari aspek teoritis dan praktis perkembangan kompetensi yang diperoleh melalui Diklat dapatdikatakan lebih lengkap dan mendalam dari pada melewati pengalaman. Hal ini karena pada pelaksanaan diklatdirancang berdasarkan sistem belajar yang terstruktrur yang dibimbing oleh banyak fasilitator dan penyelenggara.Lain halnya dengan perkembangan kompetensi yang diperoleh melalui pengalaman, dimana lebih banyak didasarkan pada kegiatan praktek langsung sebagai respon dari kebutuhan hidup. Manusia mempunyai tiga sifatdasar, yaitu : 1) Sifat biologis (tumbuh-tumbuhan); sifat ini telah membuat manusia tumbuh secara alami dengan prinsip-prinsip biologis dengan menggunakan lingkungannya. 2) Sifat hewani; dengan adanya perasaan-perasaanhakiki manusia mengalami desakan-desakan internal untuk mencari keseimbangan hidup. Melalui peralatanindranya manusia menjadi sadar dan menuruti keinginan-keinginan dan seleranya. 3) Sifat intelektual; dengan sifatini manusia mampu menemukan benar atau salahnya sesuatu, dapat membedakan baik atau buruk obyek, serta dapatmengarahkan keinginan dan emosinya. Sifat intelektual manusia inilah yang membedakan manusia dari makluk-makluk lain. Dengan adanya sifat intelektual ini manusia dilebihkan derajatnya dari makluk-makluk lain (WastySoemanto, 1990:11).Berdasarkan faham “nativisme” dengan tokoh utamanya Schopenhauer menyatakan bahwa perkembangan individuitu semata-mata ditentukan oleh faktor-faktor yang dibawa sejak lahir. Lain halnya faham “empirisme” yang tokohutamanya John Locke menyatakan bahwa perkembangan itu semata-mata tergantung pada faktor lingkungan, sedangdasar tidak memainkan peranan sama sekali. Bayi yang baru lahir bagaikan kertas yang masih bersih, sehingga peranan lingkungan akan sangat berpengaruh memberikan warna pada diri bayi tersebut dalam perjalanan hidupnya.Dengan adanya kedua faham yang satu sama lain bertentangan ini, maka William Stern mengajukan faham“kovergensi, yang berpendapat bahwa di dalam perkembangan individu baik faktor dasar atau pembawaan maupunlingkungan memainkan peranan penting. Bakat sebagai kemungkinan telah ada pada masing-masing individu; akantetapi bakat yang sudah tersedia perlu menemukan lingkungan yang sesuai supaya dapat berkembang (SumadiSuryabrata.1987 : 185-188). Sekarang menjadi nyata kiranya bahwa faham “konvergensi” yang dipilih untuk dijadikan dasar individu guna meningkatkan kompetensi diri melalui proses belajar, baik melalui pengalaman, belajar mandiri, maupun pendidikan formal atau melalui diklat.
Kelebihan Peningkatan Kompetensi Berbasis Diklat (
Competency Based Training)
Banyak pendapat yang meyakinkan bahwa melalui pendidikan dan pelatihan (diklat) dapat meningkatkankompetensi diri seseorang. Kegiatan diklat didesain sedemikian rupa yang mencakup materi pokok danmateri penunjang serta kegiatan praktek lapangan. Sumber Daya Manusia (SDM) yang terlibat pun cukupbanyak jumlahnya, baik sebagai fasilitator, pendamping kelas, panitia penyelenggara, serta mungkin adanyapenceramah tamu, dan peserta diklat itu sendiri. Waktu penyelenggaraan juga relatif lama (beberapa hari)yang dapat mencapai puluhan atau ratusan jam pelajaran. Dengan demikian perlu adanya dana yangmemadai. Sehubungan dengan itu kelebihan peningkatan kopetensi berbasis diklat antara lain :a.Peserta dapat meningkatkan diri baik kognitif, keterampilan , dan afektifnya.b.Secara teoritis peserta dapat menambah ilmu, baik ilmu-ilmu materi pokok maupun ilmu-ilmu materipenunjang.c.Peserta dapat memperoleh pengalaman dalam praktek lapangan.d.Peserta dapat saling bertukar pendapat dan pengalaman dalam diskusi kelompok, berpikir secara terbukadan cerdas untuk menyampaikan ide-idenya.Teori perencanaan (
 planning theory
) terdiri dari 3 (tiga) teori, yaitu :1)
Theory of Planning 
; menjelaskan prinsip-prinsip, prosedur dan langkah-langkah normatif yangseharusnya/sebaiknya dijalankan dalam proses perencanaan untuk menghasilkan
outputs
dan
aoutcomes
yang efektif.2)
Theory in Planning 
; merupakan teori substantif dari berbagai disiplin ilmu yang relevan dengan bidangperencanaan.
 
3)
Theory for Planning 
; menjelaskan prinsip-prinsip etika, nilai dan moral yang menjadi pertimbangan bagiperencana di dalam menjalankan peranannya.Dengan kata lain semua pernyataan yang setidaknya tertera pada bagan tersebut diatas merupakan materipokok dan penunjang yang secara teoritis dijelaskan oleh fasilitator dalam Pendidikan dan Pelatihan (Diklat)Perencanaan, sehingga peserta diklat mampu memahami secara komprehensif baik kognitif, keterampilandalam penerapannya dengan dilandasi etika dan nilai yang berlaku dalam sistem perencanaan.Contoh lain lagi adalah dalam Diklat Keuangan Mikro bagi pemberdayaan Keluarga Fakir Miskin. Dalamkegiatan ini selain perlu diberikan materi tentang keuangan mikro (simpan pinjang dsb.), maka perludijelaskan tentang sistem perbankan/keuangan negara. Hal ini diperlukan agar peserta diklat memahamitentang tata cara pinjam-meminjam uang pada bank. Perlu diketahui bahwa bunga uang pinjaman padabank dihitung secara berganda, artinya bunga berbunga. Apabila peminjam uang pada bank lengah, dapatmenjadi derita yang berakibat kebangkrutan usaha.Dari contoh-contoh tersebut di atas, cukup memberikan kejelasan bagi kita semua, bahwa pendidikan danpelatihan akan banyak manfaatnya dari pada sekedar kegiatan lainnya yang lebih sempit likupnya. Katadiklat terdiri dari pendidikan dan pelatihan yang mengandung unsur adanya proses belajar. James O.Whittaker menyatakan : ”
 Learning my be defined as the process by which behavior originates or is altered through training or experience
”. Belajar dapat didefiniskan sebagai proses dimana tingkah laku ditimbulkanatau dirubah melalui pendidikan dan pelatihan atau pengalaman (Wasty Soemanto. 1990). Selain itudinyatakan oleh ahli lain :“
 Much education involves transmitting to the young skills, beliefs, attitudes, and other of behavior which they have not previously acquired 
” (Wilbur B. Brookover. 1955 : 3-4). Pernyataan tersebutdapat diartikan, bahwa dalam pendidikan banyak melibatkan penyampaian kepada generasi mudaberbentuk keterampilan, keyakinan, sikap, dan perilaku lainnya yang belum mereka dapatkan sebelumnya.Sedangkan Emile Durkheim menyatakan bahwa pendidikan adalah pengaruh yang dilasanakan oleh orangdewasa atas genarasi yang belum matang untuk penghidupan sosial (H.M. Said, 1985). Dukheim menyorotipendidikan dengan menekankan pada sudut pandang sosialisasi kehidupan orang tua terhadap generasipenerus dalam kehidupan sosial dalam peranannya sebagai seorang ahli sosiolgi. Lain halnya Qomari Anwar,yang menyatakan bahwa pendidikan harus mampu menggugat moralitas bangsa, artinya kita tidak sekedarmenimba ilmu tetapi harus mampu menerapkannya sesuai budaya bangsa.Melalui kegiatan diklat peserta diarahkan untuk mengerti, memahami dan selanjutnya dapat melaksnakandengan benar suatu pekerjaan berdasarkan ilmu pengetahuan. Untuk dapat mengerti Edward de Bono (1987: 15-32) menyatakan ada lima cara, yaitu :1) L-1 Deskripsi sederhana; artinya secara sederhana memberikan penjelasan tentang sesuatu yangterjadi/dilihat.2) L-2 Kata-kata bubur; maksudnya memberi gagasan yang belum berbetuk secara pasti, namun membuatorang bereaksi dengan cara yang riil.3) L-3 Beri dia nama; setelah diberi nama/menentukan secara tepat, maka selanjutnya dapat mengetahui apayang akan dilakukan.4) L-4 Cara kerjanya; dalam upaya mengerti cara kerja sesuatu kita berusaha menemukan sebab untuk akibat yang diamati.5) L-5 Rincian lengkap; artinya memberikan penjelasan-penjelasan secara rinci.Dicontohkannya dari lima cara tersebut misalnya : Sebuah mobil meluncur di jalan raya dan ada orang yangduduk di dalamnya (deskripsi sederhana); ada suatu mekanisme yang membuat mobil bergerak dengansendirinya (kata-kata bubur); mobil itu digerakkan dengan bensin (beri dia nama); energi yang diberikanoleh gas yang memuai di dalam mesin diteruskan ke roda dan memutar roda, sehingga mendorong mobilmaju (cara kerjanya), dan bensin yang dibawa di dalam tangki yang dapat diisi kembali diponpa melaluisebuah saluran pengumpan ke kabulator dan disini bensin itu dicampur dengan udara yang diisap melaluipipa semprot yang halus, yang selanjutnya dapat menggerakkan mesin …… dst. (rincian lengkap).Dari pendapat tersebut diatas, bahwa untuk dapat mengerti dalam arti paham terhadap sesuatu, makarangsangan yang timbul selanjutnya perlu persepsi diri, diidentifikasi secara tepat untuk ditetapkan secarapasti, dan selajutnya dianalisis bagaimana kerjanya, apa sebab dan akibatnya, sehingga orang dapatmengerti/memahami benar terhadap obyek rangsangan yang terjadi untuk direspon secara benar.
 
Banyak teori untuk pemecahan masalah (problem solving), seperti analisis Kurt Lewin, analisis SWOT,analisis I….. Rate of Retent (IRR), analisis melalui berbagai rumus statistik, dan lain-lain, yang semua ituperlu penerapan sesuai dengan permasalahan yang akan dipecahkannya. Masing-masing memiliki kelebihanuntuk dapat digunakan dalam rangka mendapatkan kesimpulan yang sebaik-baiknya sesuai kebutuhan.2. Kelebihan Kegiatan Sosialisasi, Pemantapan Bagi Petugas TeknisAda pilihan lain untuk peningkatan kompetensi petugas melalui kegiatan sosialisasi atau pemantapan tugas.Kegiatan sosialisasi biasanya terhadap obyek atau hal-hal tertentu yang masih baru dan perlu dipahami olehorang lain yang terkait dalam pekerjaannya. Demikian juga pemantapan merupakan upaya untuk meningkatkan kompetensi seseorang berkaitan dengan tugasnya. Sosialisasi adalah proses pengembanganpribadi dan penanaman nilai serta norma sosial kepada anak ke dalam masyarakat (GlosariumKesejahteraan Sosial, 2005). Apabila kegiatan sosialisasi dilaksanakan dengan maksud agar peserta dapatmemahami sesuai yang baru (misalnya : Sosialisasi Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentangPerlindungan Anak), maka hanya masalah tersebut yang dibahas dalam suatu pertemuan. Sedangkanpemantapan dari kata “mantap” yang artinya memiliki bobot. Dengan demikian pemantapan bertujuan agarperserta dapat menjalankan tugasnya dengan lebih berbobot (berhasil). Keduanya terbatas pada bidangtugas tertentu, sehingga kegiatan ini mempunyai kelebihan sebagai berikut :a. Kegiatan sosialisasi dan/atau pemantapan petugas dapat dilakukan pada obyek yang terbatas.b. SDM sebagai petugas sosialisasi/pemantapan cukup satu/dua orang.c. Jangka waktu yang relatif singkap.d. Biaya relatif murah.
3.
Pertimbangan Utama Pemilihan Kebutuhan Diklat
 Permasalahan yang kadangkala terjadi adalah masih belum dipahami manfaatnya oleh instansi/unit kerjatentang pemilihan kebutuhan diklat. Suatu kegiatan yang semestinya harus dilaksanakan dengan penyelenggaraan diklat ternyata diselenggarakan melalui sosialisasi atau pemantapan petugas lapangan. Disini  peranan perencana suatu instsnsi atau unit kerja sangat menentukan. Artinya, perencana harus mampumemahami dan memilah mana saja kegaiatan yang mesti harus dilaksanakan melalui penyelenggaraan diklat, serta kegiatan apa saja yang dapat dilaksanakan dengan sosialisasi atau pemantapan petugas. Apabila pertimbangannya hanya terfokus pada anggaran atau waktu yang tersedia, hal ini menjadi kurang efektif dalammeningkatkan kompetensi peserta. Kebutuhan diklat mutlak didasarkan pada asesmen kebutuhan diklat (Trainning Need Assesment/TNA), karena pelaksanaan diklat mengandung banyak aspek yang harusdipertimbangkan terutama dalam rangka pencapaian kompetensi peserta diklat. Kompetensi dalam diklat selalu diarahkan pada peningkatan kemampuan kognitif (cognitive), keterampilan-keterampilan (skills), dan pemahaman kaidah nilai dan norma (affective). Kegiatan seperti diklat untuk tenagabendaharawan atau tim pengadaan barang dan jasa tidak cukup dengan dilaksanakan melalui sosialisasi atau pemantapan petugas bendaharawan. Apabila hal ini terjadi dapat merugikan instansi/unit kerja terkait, yang dikarenakan antara lain peserta hanya mendapatkan ilmu yang terbatas pada apa yang disampaikan oleh nara sumber. Sebaliknya kegiatan menyebarluaskan suatu peraturan perundang-undangan atau Petunjuk Teknis(Juknis) tidak perlu diselenggarakan melalui diklat, akan tetapi cukup melalui kegiatan sosialisasi. Pada kegiatan pendidikan dan pelatihan (diklat) selain diberikan berbagai materi oleh banyak fasilitator, jugadilatih menyelesaikan berbagai permasalahan yang terkait meteri yang diberikan melalui diskusi kelompok, simulasi, praktek lapangan dan lain sebagainya. Penyampaian materi pada diklat selalu menggunakan metodeandragogi dengan memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada peserta untuk mengembangkankompetensinya. Kelebihan metode andragogi antara lain peserta diklat diberikan kebebasan untuk mengembangkan potensi dirinya melalui berbagai kesempatan diklat di dalam kelas mapun di dalam orientasi lapangan. Selain itu ditinjau dari peserta diklat sangat diperhatikan tentang sifat-sifat, nilai dan budaya yang mereka bawadari daerah masing-masing. Terutama sifat-sifat individu berdasarkan perilaku mereka menjadi perhatian penyelenggara dan fasilitator, dengan tujuan untuk mempermudah peserta menerima materi yang disampaikan. Rokh (jiwa) subyektif yang terkadung dalam masing-masing individu sebagai sistem nilai mengandung enamnilai kebudayaan, yang oleh Spranger dinyatakan sebagai berikut :

Activity (24)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Nuraini Paduka liked this
Herman Baene Carles added this note
gimana cara downloadny dong ???????????
arkonin_cl liked this
ljessie76 liked this
matsahudi liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->