Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Teori Kepribadian Sigmund Freud

Teori Kepribadian Sigmund Freud

Ratings: (0)|Views: 30 |Likes:
Published by Sul Sul Ca'en

More info:

Published by: Sul Sul Ca'en on Jun 28, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/13/2013

pdf

text

original

 
TEORI KEPRIBADIAN ALIRAN PSIKOANALISASIGMUND FREUD
DEFINISI KEPRIBADIAN
 Kepribadian merupakan terjemahan dari bahasa inggris, yaitu
 personality
.Kata
personality
sendiri berasal dari bahasa latin
 persona
, yang berarti topeng yang digunakanoleh para aktor dalam suatu permainan atau pertunjukan. Pada saat pertunjukan para aktor tidak menampilkan kepribadian yang sesungguhnya melainkan menyembunyikan kepribadiaannyayang asli, dan menampilkan dirinya sesuai dari topeng yang digunakannya.Dalam kehidupan sehari-hari, kata kepribadian digunakan untuk menggambarkan1.
 
I
dentitas diri, jati diri seseorang, seperti: “Saya seorang yang pandai bergaul dengan siapasaja”, atau “Saya seorang pendiam”,
 2.
 
esan seseorang tentang diri anda atau orang lain, seperti “Dia agresif”, atau “Dia jujur”,
dan3.
 
Fungsi-fungsi kepribadian yang s
ehat atau bermasalah, seperti: “Dia baik”, atau “Dia pendendam”.
 Banyak istilah yang digunakan yang memiliki kedekatan arti dengan istilah kepribadian,seperti karakter, watak, temperamen, ciri-ciri, dan kebiasaan. Ada istilah lain yang dapatdigunakan :
 
 Personality
(kepribadian): penggambaran tingkah laku secara deskriptif tanpa memberi nilai(devaluative).
 
Character 
(karakter): penggambaran tingkah laku dengan menonjolkan nilai (benar-salah, baik-buruk) baik secara eksplisit maupun implisit.
 
 Dispotition
(watak): karakter yang telah lama dimiliki dan sampai sekarang belum berubah.
 
Temperamen
(temperamen): kepribadian yang berkaitan erat dengan determinan biologik atau fisiologik, disposisi hereditas.
 
Traits
(sifat): respon yang senada (sama) terhadap sekelompok stimuli yang mirip, berlangsung dalam kurun waktu yang (relatif) lama.
 
 
Type
 – 
attribute
(ciri): mirip dengan sifat, namun dalam kelompok stimuli yang lebihterbatas.
 
 Habit 
: kebiasaan respon yang sama cenderung berulang untuk stimulus yang sama pula.
Teori Kepribadian, Id, Ego, Superego Menurut Sigmund Freud
 Menurut teori
 
 psikoanalitik Sigmund Freud
,
kepribadian terdiri dari tiga elemen. Ketigaunsur kepribadian itu dikenal sebagai Id, Ego, dan Superego, yang bekerja sama untuk menciptakan perilaku manusia yang kompleks.1.
 
IdId adalah satu-satunya komponen kepribadian yang hadir sejak lahir atau sistemdasar kepribadian. Aspek kepribadian sepenuhnya sadar dan termasuk dari perilakunaluriah dan primitif. Menurut Freud, id adalah sumber segala energi psikis, sehinggakomponen utama kepribadian.Id didorong oleh prinsip kesenangan, yang berusaha untuk kepuasan segera dari semua keinginan, keinginan, dan kebutuhan. Jika kebutuhan initidak puas langsung, hasilnya adalah kecemasan atau ketegangan.Sebagai contoh, peningkatan rasa lapar atau haus harus menghasilkan upayasegera untuk makan atau minum. id ini sangat penting awal dalam hidup, karena itumemastikan bahwa kebutuhan bayi terpenuhi. Jika bayi lapar atau tidak nyaman, ia akanmenangis sampai tuntutan id terpenuhi.Dorongan-dorongan dari Id dapat dipusatkan melalui proses primer yang dapatdiperoleh dengan tiga cara:a.
 
Perbuatan b.
 
Seorang bayi yang sedang timbul dorongan primitifnya,misalnya menangis karenaingin menyusui ibunya. Bayi akan berhenti menangis ketika ia menemukan putting susu ibunya dan mulai menyusun.c.
 
Fungsi kognitif Yaitu kemampuan individu untuk membayangkan atau mengingat hal-hal yangmemuaskan yang pernah dialami dan diperoleh. Dalam kasus ini individu akan berhayal terhadap hal-hal yang nikmat atau menyenangkan.d.
 
Ekspresi dari Afek atau Emosi
 
Yaitu dengan memperhatikan emosi tertentu akan terjadi penguranganterhadap dorongan-dorongan premitifnya. Namun, segera memuaskan kebutuhan ini tidak selalu realistis atau bahkanmungkin. Jika kita diperintah seluruhnya oleh prinsip kesenangan, kita mungkinmenemukan diri kita meraih hal-hal yang kita inginkan dari tangan orang lainuntuk memuaskan keinginan kita sendiri. Perilaku semacam ini akan baik mengganggu dan sosial tidak dapat diterima. Menurut Freud, id mencoba untuk menyelesaikan ketegangan yang diciptakan oleh prinsip kesenangan melalui proses utama, yang melibatkan pembentukan citra mental dari objek yangdiinginkan sebagai cara untuk memuaskan kebutuhan.2.
 
EgoEgo adalah dibawa sejak lahir, tetapi berkembang seiring dengan hubunganindividu dengan lingkungan. Prinsipnya realitas atau kenyataan. Untuk bisa bertahanhidup,individu tidak bisa semata-mata bertindak sekedar mengikuti impuls-impuls ataudorongan-dorongan,individu harus belajar menghadapi realitas.sebagai ilustrasi dari
 pernyataan ini,”seorang anak harus belajar bahwa dia tidak bisa mengambil makanankarena terdorong secara impulsif ketika dia melihat makanan”. Jika ia mengambil
makanan itu dari orang yang lebih besar,maka ia akan kena pukul. Ia harus memahamirealita sebelum bertindak. Bagian dari jiwa atau struktur kepribadian yang menundaimpuls secara langsung dan memahami realita seperti ini disebut ego.Menurut Freud, ego adalah struktur kepribadian yang berurusan dengan tuntutanrealita,berisi penalaran dan pemahaman yang tepat. Ego berusaha menahan tindakansampai dia memiliki kesempatan untuk memahami realitas secara akurat,memahami apayang sudah terjadi didalam situasi yang berupa dimasa lalu,dan membuat rencana yangrealistik dimasa depan. Tujuan ego adalah menemukan cara yang realistis dalam rangkamemuaskan Id.Ego mempunyai beberapa fungsi diantaranya:a)
 
Menahan menyalurkan dorongan b)
 
Mengatur desakan dorongan-dorongan yang sampai pada kesdaran

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->