Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
1Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Kooperatif Pekanbaru

Kooperatif Pekanbaru

Ratings: (0)|Views: 108|Likes:
Published by suhermi
Kooperatif
Kooperatif

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: suhermi on Jun 28, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

03/30/2014

pdf

text

original

 
INOVASI PEMBELAJARAN MELALUI IMPELEMENTASI MODELPEMBELAJARAN KOOPERATIF
Oleh:Muslimin IbrahimProgram Studi Pendidikan SainsProgram Pascasarjana UnesaMuslimin_ibrahim@yahoo.com
A.Pengenalan Model Pembelajaran Kooperati
Pembelajaran kooperatif merupakan suatu pembelajaran yangdidasarkan kepada paham konstruktivisme. Model pembelajaran inimemberi penekanan pada aspek sosial pembelajaran. Oleh karena itupembelajaran ini menggunakan kelompok-kelompok kecil yang terdiridari 4 5 orang mahasiswa/siswa. Kelompok koperatif ini disusunsedemikian rupa sehingga berkarakteristik heterogen dilihat dari jeniskelamin, latar belakang sosial ekonomi, maupun kemampuan (Slavin,1994).Eggen dan Kauchak (1993) mendefinisikan pembelajarankooperatif sebagai model pembelajaran yang digunakan olehdosen/guru agar siswa di dalam kelompok dapat saling membantu satusama lain di dalam mempelajari suatu materi pelajaran tertentu. Tidak semua format belajar kelompok dapat dogolongkansebagai pembelajaran kooperatif. Usur dasar yang harus dipenuhidalam pembelajaran kooperatif adalah: siswa di dalam kelompok harus(a) merasa bahwa mereka sehidup sepenanggungan bersama; (b)melihat bahwa semua mereka memiliki tujuan yang sama; (c) merekamemiliki tanggungjawab; (d) berbagi tugas tan tanggungjawab yangsama; (e) dikenakan evaluasi dan penghargaan; (f) dimintamempertanggungjawabkan tugasnya.
B.Ciri dan Tujuan Pembelajaran Kooperatif 
Model pembelajaran kooperatif ditandai dengan adanya strukturtugas, struktur tujuan, dan struktur penghargaan yang berbedadengan model pembelajaran kompetitif maupun individualistik(Arends, 1997). Struktur tugas mengacu kepada dua hal, yaitu carapembelajaran itu dilakukan dan jenis kegiatan yang dilakukan olehsiswa/mahasiswa di dalam kelas.Struktur tujuan di dalam pembelajaran kooperatif disebutstruktur tujuan kooperatif, ditandai dengan adanya salingketergantungan positif antar mahasiswa/siswa. Artinya keberhasilanseorang siswa hanya dan hanya jika siswa yang lain di dalamkelompoknya juga berhasil.
 
Struktur tujuan kooperatif berbeda sama sekali dengan strukturtujuan individualistik, di mana tidak terdapat saling ketergantunganantar siswa. Keberhasilan adalah murni hasil upaya siswa itu sendiri.Begitu pula dengan struktur tujuan kompetitif yang menghasilkansaling ketergantungan negatif. Pada struktur tujuan semacam iniseorang siswa berhasil jika siswa yang lain gagal mencapai tujuantersebut (Gambar 1a,b, dan c).(a) Struktur tujuan Kompetitif Saling ketergantungan negatif (
Negative dependency 
)Gambar 1 Struktur tujuan: Kompetitif (a), Individualistik (b)dan Kooperatif (c)Kebanyakan pembelajaran yang menggunakan model kooperatif dapat memiliki ciri sebagai berikut.(b) Struktur tujuan Individualistik Tidak ada saling ketergantungan(
Independency 
)(c) Struktur tujuan Kooperatif Saling ketergantungan positif (
Positive dependency 
)
 
1.Mahasiswa/siswa belajar di dalam kelompok koperatif untukmenuntaskan materi belajarnya.2.Kelompok kooperatif dibentuk dari mahasiswa/siswa darikemampuan tinggi, sedang, dan rendah.3.Bila mungkin anggauta kelompok berasal dari jenis kelamin, ras,suku, budaya yang berbeda-beda.4.Penghargaan lebih beorientasi kelompok ketimbang individu.Dari hasil penelitian yang telah dilakukan oleh para pakar,ditemukan bahwa pembelajaran kooperatif bermanfaat untukmencapai tujuan antara lain:1.Meningkatkan pencurahan waktu terhadap tugas2.Meningkatkan rasa harga diri3.Memperbaiki sikap terhadap IPA dan sekolah4.Memperbaiki kehadiran siswa5.Menurunkan angka putus sekolah6.Penerimaan terhadap perbedaan individu7.Mengurangi perilaku mengganggu pada siswa8.Mengurangi sikap apatis9.Meningkatkan pemahaman terhadap materi pelajaran.10.Meningkatkan motivasi belajar11.Meningkatkan retensi12.Meningkatkan hasil belajar13.Meningkatkan budi pekerti, kepekaan, dan toleransiBerdasarkan hasil penelitian tersebut, ada tiga kelompok tujuanpembelajaran dan hasil belajar yang dapat dicapai lewat pmbelajarankooperatif, yaitu (a) Hasil belajar akademik, (b) Penerimaan terhadapperbedaan individu, dan (c) pengembangan keterampilan sosial.
C.Sintaks Pembelajaran Kooperati
Secara umum langkah-langkah pembelajaran kooperatif menurutArends (1997) terdiri dari 5 (lima) tahap, yaitu: (1) Menyampaikantujuan dan memotivasi peserta didik, (2) Menyajikan informasi,misalnya lewat bacaan atau demonstrasi; (3) Mengorganisasi siswa kedalam kelompok belajar; (4) membimbing kelompok bekerja danbelajar; (5) melakukan evaluasi; (6) Memberi penghargaan.1. Menyampaikan tujuan dan memotivasi peserta didik.Sebagian pakar berpendapat bahwa memberitahu tujuan padaawal pembelajaran tidak harus dilakukan, namun demikian karenabelajar adalah proses internal, maka jika siswa atau mahasiswamengetahui tujuan pembelajaran yang akan dilakukannya, merekadapat mengarahkan proses internal sehingga memudahkanpencapaian tujuan.Memberitahu tujuan tidak harus dilakukan secara formal denganredaksi seperti yang tertulis dalam rencana pelaksanaan

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->