Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Pemuliaan Tanaman Pada Sorgum

Pemuliaan Tanaman Pada Sorgum

Ratings: (0)|Views: 22 |Likes:
Published by Kartika Dhewii M
Sorgum (Sorghum bicolor L.) merupakan tanaman biji-bijian (serealia) yang banyak dibudidayakan di daerah beriklim panas dan kering. Sorgum bukan merupakan tanaman asli Indonesia tapi berasal dari wilayah sekitar sungai Niger di Afrika. Domestikasi sorgum dari Etiopia ke Mesir dilaporkan telah terjadi sekitar 3000 tahun sebelum masehi.
Sorgum (Sorghum bicolor L.) merupakan tanaman biji-bijian (serealia) yang banyak dibudidayakan di daerah beriklim panas dan kering. Sorgum bukan merupakan tanaman asli Indonesia tapi berasal dari wilayah sekitar sungai Niger di Afrika. Domestikasi sorgum dari Etiopia ke Mesir dilaporkan telah terjadi sekitar 3000 tahun sebelum masehi.

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Kartika Dhewii M on Jun 28, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/16/2013

pdf

text

original

 
Tugas Mata Kuliah Pemuliaan Tanaman
“Pemuliaan Tanaman Pada Sorgum”
 
Disusun Oleh:1.
 
Gunawan Setyo Budi (H0711047)2.
 
Himawan Joko R (H0711048)3.
 
Isni Wiyati (H0711050)4.
 
Kartika Dewi M (H0711051)
PROGRAM STUDI AGROTEKNOLOGIFAKULTAS PERTANIANUNIVERSITAS SEBELAS MARETSURAKARTA2013
 
A.
 
PENDAHULUAN
Pemuliaan tanaman adalah suatu seni dari ilmu pengetahuan untuk menciptakan tanaman yang lebih baik melalui perbaiakan genetik. Selain itu pemuliaan tanaman merupakan suatu metode yang secara sistematik merakitkeragaman genetik menjadi suatu bentuk yang bermanfaat bagi kehidupanmanusia, hasil dari kegiatan pemuliaan tanaman yaitu berupa tanaman unggul.Tujuan dari pemuliaan tanaman adalah meningkatkan hasil tanaman,meningkatkan kualitas, meningkatkan resistensi terhadap hama dan penyakit, perbaiakan adaptasi atau toleransi terhadap tekanan lingkungan dan efisiensidalam pengguanaan input (sarana produksi).Secara garis besar, tahap tahap pemuliaan tanaman mencakup pembentukan populasi, seleksi, dan pengujian. Pemuliaan tanaman dalamrangka merakit varietas unggul dapat di tempuh secara konvensional maupundengan bantuan bioteknologi/rekayasa genetika. Produktivitas tanaman dapatdi tingkatkan melalui manipulasi atu perbaikan genetik maupun perbaikanlingkungan tumbuh. Manipulasi lingkungan tumbuh meliputi perbaikan fisik dan kimia tanah. Mutu benih, ketersediaan air, pengendalian organisme, penggangu tanaman, dan teknologi panen dan pasca panen. Manipulasi genetik meliputi penggunaan varietas unggul yang di rakit melalui kegiaatn pemuliaantanaman.Kegiatan agrikulural ini diawali dengan upaya meningkatkan variasigenetik yang dilanjutkan dengan seleksi pada keturunan terbaik. Ada beberapacara untuk meningkatkan variasi genetik. Cara yang konvensional adalahmenggunakan metode introduksi, persilangan, dan manipulasi genom.Sementara proses modern yang seringkali disebut sebagai bioteknologi, adalahmanipulasi gen atau bagian kromosom serta transfer gen.Introduksi berarti mendatangkan bahan baku tanaman dari tempat yang berbeda. Ini merupakan pemuliaan tanaman yang paling sederhana. Introduksi
diilhami oleh teori “pusat keanekaragaman” yang diperkenalkan oleh ahli
 botani Rusia, N.I. Vavilov. Metode introduksi mendatangkan berbagai varietastanaman dari tempat yang berbeda-beda, lalu dikembangbiakkan secara
 
vegetatif. Ada beberapa tanaman yang telah dimuliakan dengan cara ini, diantaranya ketela pohon dan jarak pagar.Persilangan adalah cara kedua yang paling populer untuk meningkatkanvariasi tanaman. Sebagai contoh, menyilangkan tanaman gandum supaya tahanterhadap tanah dengan kadar garam yang tinggi. Bahkan, semua tanaman padi, jagung, dan kedelai, yang ditanam sebagai tanaman komoditi di negeri inimerupakan hasil persilangan. Bila diamati secara mendalam, sebenarnya persilangan telah memanfaatkan ilmu manipulasi komposisi gen. Bukansekadar mengawinkan dua varietas tanaman yang berbeda. Persilangan banyak dipilih sebagai metode perbanyakan variasi karena murah, efektif, efisien, danmudah dilakukan.Manipulasi genom merupakan proses mengubah susunan genmenggunakan manipulasi ploidi, baik penggandaan set kromosom maupun perubahan jumlah kromosom. Sebagai contoh, semangka tanpa biji. Semangkaini sebenarnya merupakan persilangan antara semangka tetraploid dengansemangka diploid. Sejatinya, dalam manipulasi genom, masih diperlukan persilangan untuk menghasilkan individu baru yang lebih unggul.Manipulasi gen merupakan metode pemuliaan tanaman denganmenggunakan penerapan genetika molekuler dan juga mutasi gen. Teknik yangdilakukan, di antaranya
tilling 
, teknologi antisense,
 gene silencing 
, teknologiRNAi, rekayasa gen, hingga
over-expression
. Dalam skala laboratorium,teknik-teknik tersebut telah berhasil dibuktikan. Namun, hingga saat ini, belumada varietas baru yang dihasilkan, khususnya untuk kebutuhan komersil.Transfer Gen, nama lain metode ini adalah transformasi DNA. Caranya,dengan menyisipkan gen dari organisme lain ke dalam DNA tanaman untuk tujuan tertentu. Tanaman yang dihasilkan biasanya mendapat sebutan tanamantransgenik. Sebagai contoh, gen
 Agrobacterium tumefaciens
yang disisipkan kedalam tanaman tembakau mampu membuat tanaman tersebut tahan terhadapantibotik tertentu.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->