Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
1Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Poligami Dalam Hukum Keluarga Islam Di Indonesia

Poligami Dalam Hukum Keluarga Islam Di Indonesia

Ratings: (0)|Views: 144|Likes:
Published by Habil Idris

More info:

Published by: Habil Idris on Jun 28, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOCX, TXT or read online from Scribd
See More
See less

01/27/2014

pdf

text

original

 
PENDAHULUANPoligami telah dikenal oleh masyarakat manusia, dengan jumlah yang tidak sedikit dari perempuan yang berhak digauli. Dalam perjanjian lama misalnya, disebutkan bahwa NabiSulaiman as. memiliki tujuh ratus istri bangsawan dan tiga ratus gundik (perjanjian lama, Raja-raja I-11-4). Poligami meluas, disamping dalam masyarakat Arab Jahiliyyah, juga pada bangsaIbrani dan Sicilia yang kemudian melahirkan sebagian bangsa besar lainnya seperti Rusia,Lithuania, Polandia dan lain-lain. Gereja di Eropa pun mengakui poligami hingga akhir abad ke-17 atau awal abad ke-18. Hal ini menunjukan bahwa poligami dikenal oleh seluruh masyarakatmanusia.
1
 Sebenarnya sistem poligami sudah meluas berlaku pada banyak bangsa sebelum Islamsendiri datang. Tidak benar bahwa, jika dikatakan Islamlah yang mula-mula membawa sistem poligami. Sistem poligami hingga dewasa ini masih tetap tersebar pada beberapa bangsa yangtidak beragama Islam seperti orang-orang Afrika, Hindu India, Cina dan Jepang. Sehingga tidak  benar jika dikatakan bahwa sistem ini hanya beredar di kalangan bangsa-bangsa yang beragamaIslam saja.
2
 
1
Quraish Shihab, Perempuan. (Tanggerang: Lentera Hati, 2010), h, 177.
2
Sayyid Sabiq, Fiqih Sunnah. (Bandung: Al-Maarif, 1993), jilid 6, h.169.
 
A.
 
Pergertian Dan Dasar Hukum PoligamiPoligami terdiri dari kata poli dan gami, yang artinya secara etimologi poli artinya banyak, gami artinya istri. Jadi poligami artinya banyak istri, secara terminology seorang priayang mempunyai lebih banyak dari satu orang istri .
3
 Dasar hukum poligami terdapat dalam QS. An-
 Nisa’ ayat 3
 
      
 Artinya : Dan jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil terhadap (hak-hak) perempuan yang yatim (bilamana kamu mengawininya), Maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi : dua, tiga atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil, Maka(kawinilah) seorang saja, atau budak-budak yang kamu miliki. yang demikian itu adalah lebihdekat kepada tidak berbuat aniaya.
Yang di maksud berlaku adil ialah perlakuan yang adil dalam meladani istri seperti pakaian, tempat, giliran dan lain-lain yang besifat lahiriyah. Isalm memperoleh poligami dengansyarat-syarat tertentu. Sebelom turun ayat ini poligami sudah ada, dan pernah pula dijalankanoleh Para Nabi sebelum Nabi Muhammad S.A.W ayat ini membatasi poligami sampai empatorang saja.Perlu digarisbawahi bahwa ayat poligami ini tidak membuat peraturan baru tentang poligami karena poligami telah dikenal dan dilaksanakan oleh penganut berbagai syariah agamadan adat istiadat masyarakat sebelumnya turunnya a
yat ini. Ayat ini tidak juga “menganjurkan”apalagi “mewajibkan” poligami, tetapi ia hanya berbicara tentang bolehnya poligami dan itu pun
3
Ghazali Abd rahman, Fiqh Munakahat, (cet. 2; Jakarta : Prenanda Media, 2006), hlm. 129
 
merupakan pintu kecil yang hanya dapat dilalui oleh siapa yang sangat amat membutuhkan dandengan syarat yang tidak ringan.
4
 Islam adalah agama yang fitrah agama yang sejalan denagnwatak dan sifat manusia.Dengan melihat kenyataan ini kemudian mengaturnya agar sesuai dengan nilai-nilai keutamaan.Karena pembawaan individu yang satu denagn yang lain berbeda-beda .Poligami adalah system yang sangat dominan swbelum datangnya islam, kemudiandatanglah isalam yang membolehkan poligami ketika poligami itu merupakan sisitem yangsangat kuat dalam kehidupan masyarakat Arab, yang merupakan konsekwensi dari tabiat biologisdan realita social mereka.
B.
 
Syarat Poligami
Penetapan berlakunya poligami oleh umat Islam beserta dengan batasan-batasan tertentudengan syarat-syaratnya sendiri, sebenarnya mempunyai tujuan jangka panjang yaitu untuk meratakan kesejahteraan keluarga dan untuk menjaga ketinggian nilai di kalangan masyarakatIslam seterusnya meningkatkan budi pekerti kaum Muslim. Berikut adalah syarat-syarat
 berpoligami yang telah digariskan syara’, yaitu :[10]
 a. Pembatasan Jumlah IsteriAllah SWT Yang Maha Bijaksana memperbolehkan untuk menikah satu, dua sampaiempat dengan sayrat dia mampu berlaku adil. Allah telah membataskan jumlah maksimum untuk  berpoligami adalah empat orang saja. Penambahan jumlah yang melebihi empat adalah dilarang
syara’. Hal ini diperjelas di dalam al
-
Qur’an pada kata “mathna” yang berarti dua, kata “tsulatsa”yang berarti tiga dan kata “ruba” berate empat. Seperti firman Allah SWT :
Segala puji bagi Allah Pencipta langit dan bumi, yang menjadikan Malaikat sebagaiutusan-utusan (untuk mengurus berbagai macam urusan) yang mempunyai sayap, masing-masing (ada yang) dua, tiga dan empat. Allah menambahkan pada ciptaan-Nya apa yang dikehendaki-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.
4
Ibid, h,184.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->