Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
MAKALAH RG PISANG VAKSIN HEPATITIS IDHAM K.docx

MAKALAH RG PISANG VAKSIN HEPATITIS IDHAM K.docx

Ratings: (0)|Views: 22 |Likes:
Published by Idham Khalid

More info:

Published by: Idham Khalid on Jun 29, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/21/2014

pdf

text

original

 
s
MakalahMata Kuliah Rekayasa Genetika
 
APLIKASI REKAYASA GENETIKA DALAM PEMBUATAN VAKSIN HEPATITISDENGAN MENGGUNAKAN BAKTERI
Saccharomyces cereviciae 
UNTUKMENCEGAH INFEKSI VIRUS HEPATITIS B
OLEH :IDHAM KHALID1209200120014
JURUSAN MAGISTER KESEHATAN MASYARAKAT VETERINERPROGRAM PASCA SARJANA UNIVERSITAS SYIAH KUALABANDA ACEH 2012
 
PENDAHULUAN
Salah satu dari perkembangan IPTEK dewasa ini adalah Rekayasa genetika dalam berbagai proses dan produknya yang akhir-akhir ini mengalami perkembangan yang cukupdrastis dan meminta perhatian serius.Kemajuan dan perkembangan bioteknologi tidak dapat terlepas dari kemajuan dandukungan ilmu-ilmu dasar seperti: mikrobiologi, biokimia, biologi molekuler, dan genetika.Kompetensi menguasai bioteknologi tersebut dapat tercapai manakala pembinaan sumber dayamanusia diorientasikan pada kompetensi meneliti dan menerapkan metode-metode mutakhir  bioteknologi. Kemampuan menguasai dan mengaplikasikan metode-metode mutakhir  bioteknologi (current methods of biotecnology) seperti: kultur jaringan, rekayasa genetik,hibridoma, kloning, dan polymerase chains reaction (PCR) secara prospektif telah mampumenghasilkan produk-produk penemuan baru.Sejak vaksin diperkenalkan Edward Jenner 1796, vaksinasi sering dilakukan untuk melindungi manusia dan hewan terhadap infeksi virus. Keberhasilan vaksinasi tercermin dari berkurangnya penyakit-penyakit infeksi pada manusia dan hewan ternak. Puncak keberhasilanini terwujud dengan adanya vaksinasi smallpox masal. Vaksinasi smallpox dilakukanmenggllnakan vaksin virus cowpox yaitu virus vaccinia. Produksi vaksin ini relatif mudah danstabilitasnya dapat dipertahankan dengan membuat sediaan freeze-dried, sehingga dapat dikirimkeseluruh dunia tanpa pendinginan. Selain itu vaksinasi mudah dilakukan dan tidak memerlukan peralatan yang mahal. Vaksinasi sekarang menjadi istilah umum untuk pemaparan antigenterhadap manusia atau binatang dalam membangkitkan respon kekebalan. Vaksin potensiilmerupakan syarat utama untuk tujuan ini sehingga dapat mengontrol penyakit secara efektif.Inovasi bioteknologi terutama rekombinan DNA telah membuka kemungkinan baruuntuk memproduksi vaksin hidup dengan mudah. Untuk melakukan itu dibutuhkan organismevektor yang sesuai, dan virus vaccinia merupakan vektor yang paling terkenal saat ini disampingcytomegalovirus sebagai calon vektor potensiil.
 
Virus vaccinia sudah lama dikenal dan digunakan untuk vaksinasi smallpox. Selamadigunakan, sudah tak diragukan lagi keefektifannya dan relatif aman, stabil, serta mudah cara pemberiannya. Virus vaccinia mempunyai beberapa karakteristik yang khas sehingga terpilihsebagai vektor untuk menghasilkan vaksin rekombinan hidup. la merupakan virus DNA,manipulasi genetik dapat dilakukan relatip mudah, ia mempunyai genome yang dapat menerima banyak DNA asing, mudah ditumbuhkan dan dimurnikan serta mempunyai range host yanglebar pada manusia dan hewan.Sifat virus vaccinia memungkinkan dilakukan rekayasa genetika dan mampumengekspresikan informasi antigen asing dari berbagai patogen. Bila vaksin hidup hasilrekombinan ini digunakan untuk vaksinasi binatang maka binatang tersebut akanmemperlihatkan respon imunologis terhadap antigen patogenik yang dimaksud. Beberapalaporan percobaan telah memperlihatkan vaksinasi binatang percobaan dengan virus rekombinan berhasil melindungi binatang ini terhadap penyakit yang berhubungan. Beberapa laporan telahmengekspresikan berbagai penyakit, seperti herpes simplex virus glycoprotein, influenza virushemagglutinin, hepatitis B virus surface antigen, rabies virus glycoprotein, plasmodium knowlesisporozoite antigen dan sebagainya. Rekombinan ini telah memperlihatkan reaksi kekebalanterhadap patogen-patogen tersebut.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->