Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Kisi-Kisi Ajaran Ahlusunah Wal Jamaah

Kisi-Kisi Ajaran Ahlusunah Wal Jamaah

Ratings: (0)|Views: 10 |Likes:
Published by Abdi Hannani

More info:

Published by: Abdi Hannani on Jun 30, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as RTF, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/29/2013

pdf

text

original

 
Materi Akidah
Ikatan Santri Sidogiri
Pesantren Ramadhan
Pondok Pesantren Sidogiri
AJARAN POKOK Ahlussunah Wal Jamaah
Sangat logis bahwa yang paling pantas menafsiri al-Quran adalah orang yang membawa al-Quran itu sendiri, Nabi Muhammad . Beliaulah yang paling memahami apa yang dimaksuddalam al-Quran. Jelas.Dan sangat rasional bahwa yang paling mengerti pada apa yang dikehendaki Nabi adalahpara sahabatnya. Mereka paham betul pada kondisi saat itu, karakter lawan bicara dalam tekshadis, dan hal-hal lain yang tak tertulis dalam teks. Selain itu, mereka juga memiliki karakterbahasa Arab yang masih murni, sehingga lebih kuat dalam memahami nash al-Quran danHadis. Saksi sejarah jelas lebih paham dari sekadar peneliti sejarah.Dalam sebuah Hadis sahih Rasulullah bersabda, “Sebaik-baik manusia adalah zamanku, laluorang-orang setelahnya, lalu orang-orang setelahnya. Kemudian datanglah golongan-golonganyang persaksiannya mendahului sumpahnya, dan sumpahnya mendahului persaksiannya”
1
. Tiga generasi awal itulah yang disebut dengan salaf, yaitu masa Rasulullah beserta sahabat,masa tabiin, dan masa tabi tabiin. Merekalah golongan yang dipastikan baik oleh Rasulullah .Sehingga golongan manapun yang berusaha untuk sama dengan mereka, juga akan beradadalam kebaikan seperti mereka.
2
 Aswaja adalah paham untuk meniru ajaran Rasulullah dan para sahabatnya. Di mana ajaranitu mencakup semua aspek kehidupan beliau dan para sahabat yang dipahami oleh generasitabiin serta para ulama selanjutnya.Secara umum, ideologi dan perilaku Aswaja dapat terangkum dalam tiga ajaran pokok, yaituIman, Islam, dan Ihsan. Iman terwujud dengan meyakini semua hal yang telah diajarkan olehRasulullah . Islam dapat terwujud dengan melaksanakan hukum dan aturan fikih yang telahditetapkan oleh al-Quran dan Hadis dengan berbagai perangkat pemahamannya. SedangkanIhsan dapat terwujud dengan menghayati hidup dan bertasawuf mengharap ridha Allahseperti yang dilakukan oleh Rasulullah dan para sahabat dalam kehidupan mereka sehari-hari. Untuk itu berikut jabaran dari ketiga ajaran tersebut:
3
1.
Iman
Iman adalah keyakinan hati seorang mukmin terhadap kebenaran ajaran-ajaran Islam, baik itumeliputi hal-hal tentang ketuhanan, tentang kenabian, dan tentang hal-hal gaib yang telahdijelaskan dalam al-Quran dan Hadis.a.Keyakinan tentang ketuhananSecara umum, rangkuman keyakinan tentang Tuhan ini adalah untuk memproteksiseorang mukmin agar tidak meyakini salah tentang Tuhan dengan mengetahui ciri-ciri Tuhan itu sendiri. Dalam karyanya
Umm al-Barahin
, ad-Dasuqi mendefinisikan Tuhandengan sangat gamblang, beliau menyatakan: Tuhan adalah dzat yang tidak butuhpada apapun dan segala sesuatu selain dia butuh pada-Nya. Untuk itu, harus diyakinibahwa Tuhan maha sempurna. Segala kekurangan dan ketidak-layakan tidak bolehdisandarkan pada-Nya. Misalnya, Tuhan itu berubah menjadi manusia (keyakinan
1
Hadis ini diriwayatkan oleh Muhammad bin Katsir bercerita padanya Sufyan dari Mansur dari Ibrahimdari Abidah dari Abdullah dari Nabi (2652, Shahih Bukhari), oleh Hasan bin Ali al-Hulwani berceritapadanya Azhar bin Said as-Samman dari Ibnu Aun dari Ibrahim dari Abidah dari Abdullah dari Nabi(6635, Shahih Muslim).
2
Sesuai dengan keterangan dalam al-Quran at-Thur ayat 21: “Dan orang-orang yang beriman yangketurunan mereka mengikuti mereka dengan iman, Kami akan temukan dengan mereka keturunanmereka.”
3
Keterangan berikut adalah disarikan dari
Tanwir al-Qulub fi Mu’amalah ‘Allam al-Ghuyub
, MuhammadAmin bin Fath Zadah al-Kurdi.
1 | Page
 
trinitas umat Kristen). Itu akan menyebabkan bahwa Tuhan – yang asalnya kuat (tanpakelemahan) – tiba-tiba menjadi lemah, butuh pada makanan dan minuman, butuh padaudara, dan lain sebagainya.Untuk itu, kita perlu mengetahui ciri-ciri (sifat) Tuhan Yang Maha Kuasa. Di mana sifat-sifat kesempurnaan-Nya terangkum dalam:-Meyakini bahwa Allah memiliki sifat-sifat mulia yang terangkum dalam 20 sifat wajibbagi Allah-Meyakini bahwa Allah tidak memiliki satupun sifat kekurangan yang terangkumdalam 20 sifat mustahil bagi Allah-Meyakini bahwa Allah dalam mentakdirkan dan menentukan sesuatu tanpaketerpaksaanb.Keyakinan tentang kenabian-Meyakini bahwa para nabi dan utusan Allah berperangai dengan sifat-sifat muliayang terangkum dalam 4 sifat wajib, dan tidak mungkin memiliki perangai burukyang terangkum dalam 4 sifat mustahil, sekaligus mereka berhak untuk melakukanperilaku manusiawi.-Meyakini kebenaran kitab-kitab Allah yang diturunkan kepada para nabi dan utusan-Meyakini kebenaran mukjizat-mukjizat para nabi dan utusanc.Keyakinan tentang hal-hal gaib-Meyakini bahwa Allah menciptakan makhluk gaib seperti dalam al-Quran dan Hadis,yaitu malaikat, setan, dan jin dengan segala sifat dan perilakunya-Meyakini bahwa hari kiamat dan hal-hal gaib setelahnya seperti kebangkitan darikubur, hisab, syafaat nabi, surga dan neraka adalah benar-Meyakini cerita al-Quran dan Hadis tentang peristiwa-peristiwa sebelum kiamatseperti Dajjal, Yakjuj Makjuj, dan turunnya Nabi Isa adalah benar2.
Fikih
Fikih adalah aturan yang ditetapkan Allah tentang segala perilaku mukmin. Aturan itudipahami dari al-Quran dan Hadis oleh para ulama yang memiliki kemampuan tentang ituyang terjabarkan dalam bentuk aliran fikih yang disebut madzhab. Untuk saat ini, dari sekianbanyak madzhab yang berkembang di masa awal Islam, hanya ada 4 madzhab yang sanggupbertahan untuk disampaikan dari generasi ke generasi, yaitu madzhab Hanafi, Maliki, Syafii,dan Hanbali. Sedangkan yang lain sudah tidak ada generasi yang meneruskan, makamadzhabnya tidak terjaga keasliannya.
4
Secara global cakupan fikih meliputi:a.Fikih ibadah, yaitu aturan fikih yang berkenaan dengan tata-cara beribadah kepadaAllah dan hal-hal terkaitb.Fikih muamalah, yaitu aturan fikih yang berkenaan dengan bersosial, melakukantransaksi, hukum perdata, dan hal-hal terkaitc.Fikih faraid, yaitu aturan fikih yang berkenaan dengan hukum warisand.Fikih munakahah, yaitu aturan fikih dalam pernikahan dan hal-hal terkaite.Fikih jinayah, yaitu aturan fikih yang berkenaan dengan politik, hukum pidana,perbudakan, dan hal-hal terkait
4
Keterangan lebih lengkap, baca:
Nadzrah Tarikhiyah fi Huduts al-Madzahib al-Fiqhiyah al-Arba’ah
,Ahmad Timur Basya, hal. 47-48, Dar al-Qadiri.
2 | Page

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->