Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
II. Tinjauan Pustaka

II. Tinjauan Pustaka

Ratings: (0)|Views: 33 |Likes:
Published by Fitri Ayu Suryani
tinjauan pustaka laporan agroklimatologi acara 1
tinjauan pustaka laporan agroklimatologi acara 1

More info:

Published by: Fitri Ayu Suryani on Jun 30, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/02/2013

pdf

text

original

 
II. TINJAUAN PUSTAKAa.
 
Radiasi Surya
Radiasi matahari merupakan unsur yang sangat penting dalam bidang pertanian. Pertama, cahaya merupakan sumber energi bagi tanaman hijauyang memalui proses fotosintesa diubah menjadi tenaga kimia. Kedua, radiasimemegang peranan penting sebagai sumber energi dalam proses evaporasiyang menentukan kebutuhan air tanaman (Wisnubroto, 2005).Radiasi surya merupakan unsur iklim/cuaca utama yang akanmempengaruhi keadaan unsur iklim/cuaca lainnya. Perbedaan penerimaanradiasi surya antar tempat di permukaan bumi akan menciptakan pola anginyang selanjutnya akan berpengaruh terhadap kondisi curah hujan, suhu udara,kelembaban nisbi udara, dan lain-lain. Pengendali iklim suatu wilayah akansangat berbeda dari pengendali iklim di bumi secara menyeluruh.Pengendaliiklim bumi yang dikenal sebagai komponen iklim terdiri dari lingkunganatmosfer, hidrosfer, litester, kriosfer, dan biosfer. Dalam hal ini akan terjadihubungan interaksi dua arah di antara ke lima jenis lingkungan tersebutdengan unsur iklim/cuaca. Kondisi iklim/cuaca akan mempengaruhi proses- proses fisika, kimia, biologi, ekofisiologi, dan kesesuaian ekologi darikomponen lingkungan yang ada (LIPI,2008)Faktor yang mempengaruhi penerimaan radiasi surya di permukaan bumiada dua. Pertama jarak dari matahari kebumi. Bumi mengelilngi matahari(revolusi) dengan lintasan yang elips, perubahan jarak menimbulkan variasi penerimaan radiasi surya. Perihelion: radiasi maksimum 2.01 ly.min-1(3Januari jarak terdekat). Aphelion: radiasi minimum 1.88 ly.min -1 (Jarak terjauh 4 juli). Kedua Panjang hari dan sudut datang. Selain atmosfer  penerimaan radiasi surya disebabkan oleh sudut jatuh. Sinar jatuh dengan posisi miring, memberikan lebih sedikit energy radiasi karena lapisanatmosfer menjadi lebih tebal dan bayak sinar yang dipantulkan (Wallace,1995).
 
Lama penyinaran surya adalah lamanya surya bersinar cerah sampai ke permukaan bumi selama periode satu hari, diukur dalam jam. Periode satuhari disini lebih tepat disebut panjang hari yakni jangka waktu selama surya berada di atas horison. Halangan terhadap pancaran cahaya surya terutamaawan, kabut, aerosol atau benda-benda pengotor atmosfer lainnya. Lama penyinaran ditulis dalam satuan jam sampai nilai persepuluhan atau dalam persen terhadap panjang hari. Lama penyinaran surya dapat diukur dengan berbagai macam alat yang dapat merekam sinar yang mencapai di permukaan bumi sejak terbit hingga terbenam; mampu merekam dengan tepat sampainilai persepuluh jam (6menit). Terdapat empat macam/tipe alat perekam sinar surya, yaitu : Tipe Campbell Stokes, Tipe Jordan, Tipe Marvin, dan TipeFoster. Dari 4 tipe tersebut hanya tipe Tipe Campbell Stokes dan Tipe Jordansaja yang banyak dipakai di Indonesia (Sutiknjo. 2005).
 b.
 
Tekanan Udara
Tekanan udara merupakan tenaga yang bekerja untuk menggerakkanmassa udara dalam setiap satuan luas tertentu. Di ukur dengan menggunakan barometer. Garis-garis yang menghubungkan tempat yang sama tekananudaranya disebut isobar (Hendi, 2010)Faktor-faktor yang mempengaruhi sebaran tekanan udara antara laingaris lintang bumi, lautan dan daratan, untuk menggambarkan tekanan udaradisuatu daerah, ditarik garis-garis isobar. Garis ini menggambarkan sebarantekanan udara pada suatu periode tertentu. Tekanan udara selalu turun dengannaiknya ketinggian tempat (Tjasyono, 2004).Tekanan udara dibatasi oleh ruang dan waktu. Artinya pada tempat danwaktu yang berbeda, besarnya juga berbeda. Tekanan udara secara vertikalyaitu makin ke atas semakin menurun. Hal ini dipengaruhi oleh:1.
 
Komposisi gas penyusunnya makin ke atas makin berkurang.2.
 
Sifat udara yang dapat dimampatkan, kekuatan gravitasi makin ke atasmakin lemah.3.
 
Adanya variasi suhu secara vertikal di atas troposfer (>32 km) sehinggamakin tinggi tempat suhu makin naik (Leonheart,2009).
 
3.
 
Suhu Tanah dan Suhu Udara
Suhu dinyatakan sebagai derajat panas atau dingin yang diukur  berdasarkan skala tertentu dengan menggunakan termometer. Tanahmerupakan media utama dimana manusia bisa mendapatkan lahan pangan,sandang, pangan, tambang dan tempat dilaksanakannya beberapa aktifitas.Batas suhu yang layak bagi kehidupan makhluk hidup berkisar antara -35
0
 dan 75
0
C.akan tetapi kisaran suhu yang dikehendaki tanaman antara 15
0
C
 – 
 40
0
C. pada suhu dibawah atau diatas kisaran tersebut, pertumbuhan tanamansangat dihambat. Secara langsung, suhu mempengaruhi fotosintese, respirasi, permeabilitas dinding sel, kegiatan ensim, penyerapan air dan unsur hara,transpirasi dan koagulasi protein. Semua pengaruh ini tersimpul dalam
 pertumbuhan tanaman (Ma’shum, 2005).
 Mengingat pentingnya faktor suhu terhadap kehidupan dan aktifitasmanusia, menyebabkan pengamatan suhu udara yang dilakukan oleh stasiunmeteorology dan klimatologi memiliki kriteria diantaranya:a.
 
Suhu udara permukaan (suhu udara aktual, rata-rata, maksimum danminimum). b.
 
Suhu udara di beberapa ketinggia/ lapisan atmosfer c.
 
Suhu tanah di beberapa kedalaman tanah (hingga kedalaman 1 meter)d.
 
Suhu permukaan air dan suhu permukaan laut (Anonim, 2010).Suhu tanah dapat di ukur dengan menggunakan alat yang dinamakantermometer tanah selubung logam. Suhu tanah ditentukan oleh panasmatahari yang menyinari bumi. Intensitas panas tanah dipengaruhi olehkedudukan permukaan yang menentukan besar sudut datang, letak digarislintang utara dan selatan dan tinggi dari permukaan laut. Sejumlah sifat tanah juga menentukan suhu tanah antara lain intensitas warna tanah, komposisi, panasienis tanah, kemampuan dan kadar legas tanah (Anonim, 2010).
4.
 
Kelembapan Tanah dan Kelemebapan Udara
Kelembaban udara menggambarkan kandungan uap air di udara yangdapat dinyatakan sebagai kelembaban mutlak, kelembaban nisbi (relatif)maupun defisit tekanan uap air. Kelembaban mutlak adalah kandungan uap

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->