Welcome to Scribd. Sign in or start your free trial to enjoy unlimited e-books, audiobooks & documents.Find out more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
21Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
malaria depkes

malaria depkes

Ratings: (0)|Views: 1,160|Likes:
Published by Ruslan Muchtar

More info:

Published by: Ruslan Muchtar on May 09, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/30/2013

pdf

text

original

 
Malaria
Key facts
 
Malaria adalah penyakit yang mengancam keselamatan jiwa yang disebabkanoleh parasit yang ditularkan ke manusia melalui gigitan nyamuk yang terinfeksi.
 
Setiap 30 detik seorang anak meninggal akibat malaria.
 
Terdapat 247 juta kasus malaria tahun 2006, dan setidaknya 1 juta meninggal,yang sebagian besar merupakan anak-anak Afrika.
 
Malaria dapat dicegah dan disembuhkan.
 
Sekitar separuh penduduk dunia memiliki resiko terhadap malaria, terutama padaNegara berpenghasilan rendah.
 
Orang yang bepergian dari wilayah bebas malaria menuju “hot spots” penyakitamat rentan untuk terinfeksi.
 
Malaria menyebabkan Negara dengan tingkat penyakit malaria tinggi mengalamipenurunan angka pertumbuhan ekonomi hingga 1,3%.Malaria disebabkan parasit jenis
Plasmodium
. Parasit ini ditularkan kepada manusiamelalui gigitan nyamuk yang terinfeksi.Ada 4 jenis malaria pada manusia:
 
Plasmodium falciparum
 
 
Plasmodium vivax
 
 
Plasmodium malariae
 
 
Plasmodium ovale.
 
Plasmodium falciparum
dan
Plasmodium vivax
merupakan jenis yang paling seringdijumpain, namun yang paling mematikan adalah jenis
Plasmodium falciparum
.
Penularan
Tingkat penularan malaria dapat berbeda tergantung pada faktor setempat, seperti polacurah air hujan (nyamuk berkembang biak pada lokasi basah), kedekatan antara lokasiperkembangbiakan nyamuk dengan manusia, dan jenis nyamuk di wilayah tersebut.Beberapa daerah memililki angka kasus yang cenderung tetap sepanjang tahun – Negaratersebut digolongkan sebagai "endemis malaria ". Di daerah lain, ada “musim malaria”yang biasanya berhubungan dengan musim hujan.Epidemik yang luas dan berbahaya dapat terjadi ketika parasit yang bersumber darinyamuk masuk ke wilayah di mana masyaratnya memiliki kontak dengan parasit namun
 
memiliki sedikit atau bahkan sama sekali tidak memiliki kekebalan terhadapa malaria.Atau, ketika orang dengan tingkat kekebalan rendah pindah ke wilayah yang memilikikasus malaria tetap. Epidemik ini dapat dipicu dengan kondisi iklim basah dan banjir,atau perpindahan masyarakat akibat konflik.
Gejala
Gejala awal yang sering – demam, sakit kepala, mual dan muntah – biasanya muncul 10sampai 15 hari setelah terinfeksi. Bila tidak mendapatkan pengobatan yang tepat, malariadapat menyebabkan keseriusan dan sering berakhir dengan kematian.
Siapa yang beresiko?
Sebagian besar kasus dan kematian terjadi di sub sahara Afrika. Selain itu, Asia, AmerikaLatin, Timur Tengah dan sebagian wilayah Eropa juga terinfeksi. Tahun 2006, malariamenyerang 109 negara dan kepulauan.Resiko khusus.
 
Orang dengan sedikit atau tanpa kekebalan tubuh yang pindah dari wilayah bebasmalaria menuju wilayah dengan tingkat penyakit malaria tinggi rentan terhadappenyakit tersebut.
 
Wanita hamil tanpa kekebalan sangat beresiko terhadap malaria. Kesakitannyadapat berakibat pada tingginya tingkat kelahiran premature dan menyebabkan10% kematian ibu maternal (meningkat 50% pada kasus penyakit parah) setiaptahun.
 
Wanita hamil dengan kekebalan tubuh kurang akan beresiko terhadap anemia danpertumbuhan janin yang tidak sempurna, walaupun mereka tidak menampakkantanda-tanda penyakit akut. Tiap tahun diperkirakan 200.000 bayi meninggalakibat malaria selama kehamilan.
 
Wanita hamil yang menderita HIV juga memiliki resiko tinggi.
Pengobatan
Pengobatan dini terhaap malaria akan mengurangi durasi pengobatan, mencegahkomplikasi dan kemungkinan kematian. Penanganan malaria menjadi bagian pentingpembangunan kesehatan dunia dikarenakan naik-turunnya kondisi kesehatan pada Negaraberpenghasilan rendah. Pengobatan lebih bertujuan menyembuhkan pasien dan bukanmengurangi jumlah parasit yang dibawa oleh penderita.Pengobatan terbaik yang ada, terutama untuk jenis Malaria
P. falciparum
malaria, adalahkombinasi obat-obatan yang biasa dikenal sebagai
artemisinin-based combinationtherapies
(ACTs). Namun, meningkatnya potensi resistensi parasit pada pengobatantersebut melemahkan upaya pengendalian malaria (lihat di bawah). Untuk pengobatanmalaria ini, tidak ada alternatif efektif mendapatkan artemisinin di pasar maupun saatmendekati akhir proses pengembangan obat.
 
Rekomendasi WHO:
 
Pengobatan untuk seluruh tahap penyakit (diusahakan bila memungkinkan dalamwaktu 24 sejak onset/gejala muncul);
 
Gunakan kelambu berinsektisida untuk menghindari gigitan nyamuk;
 
Bagi wanita hamil di area dengan endemis tinggi, sulfadoxine–pyrimethamine(IPT/SP) dengan dosis pencegahan diberikan secara berkala untuk membersihkanplasenta dari parasit;
 
Penyemprotan dalam ruang untuk membunuh nyamuk yang menempel padadinding dan atap rumah..WHO guidelines for the treatment of malaria [pdf 1.85Mb] 
Resistensi Obat
Resistensi obat terhadap seringnya penggunaan anti malaria telah berkembang dengancepat. Untuk mencegah kondisi ini, pengobatan sebaiknya digunakan secara kombinasisebagai ACTs (
 Artemisinin-based Combination Therapies
) dan bukan
artemisininmonotherapy
(penggunaan satu artemisinin berbeda dengan pil kombinasi yang lebihefektif). Pengobatan
single-drug
meningkatkan kemungkinan parasit berkembang danmenjadi kebal terhadap obat. Pengawasan intensif terhadap potensi obat pentingdilakukan sebagai pencegahan perkembangan strain malaria resistan ke belahan dunialain.WHO menyarankan dilakukannya pengawasan berkelanjutan dan saat ini sedangmendampingi beberapa negara untuk memperkuat upaya pengawasan obat.More information on resistance 
Pencegahan
Upaya pencegahan difokuskan pada pengurangan penularan penyakit dengan caramengendalikan nyamuk pembawa malaria. Dua intervensi uta,a untuk mengendalikanvector:
 
Gunakan kelambu dengan insektisida tahan lama, merupakan cara yang efektif dan murah;
 
Penyemprotan insektisida dalam ruangan.Upaya ini dapat didukung dengan metode pengendalian nyamuk lain (sebagai contoh,memusnahkan genangan air tempat nyamuk berkembang biak).
Resistan terhadap insektisida
Upaya pengendalian nyamuk sedang ditingkatkan di banyak wilayah, namun adabeberapa permasalahan, antara lain:

Activity (21)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Ichann Mukhtar liked this
derryherdhimas liked this
Tammy Pusphita R liked this
Maryo Feliks liked this
Rina Febriani liked this
Baim Wenk liked this
Samuel Christian liked this

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->