Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Laporan Pemuliaan Tanaman

Laporan Pemuliaan Tanaman

Ratings: (0)|Views: 306 |Likes:
Pemuliaan Tanaman merupakan seni dan ilmu pengetahuan perbaikan genetik tanaman ehingga dapat memperbaiki kehidupan umat manusia.
Pemuliaan Tanaman merupakan seni dan ilmu pengetahuan perbaikan genetik tanaman ehingga dapat memperbaiki kehidupan umat manusia.

More info:

Categories:Types, Research
Published by: Fanny Amelia Part II on Jul 01, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/20/2014

pdf

text

original

 
1
I. PENDAHULUAN
1.1
 
Latar BelakangPemuliaan tanaman didefinisikan sebagai perpaduan seni dan ilmu pengetahuanyangmempelajari bagaimana memperbaiki genotipe tanaman dalam populasi sehingga lebih bermanfaat bagi manusia. Pada awal perkembangan pemuliaan tanaman hanya didasarkan pada
 seni
saja. Pemuliaan tanaman dapat didefinisikan sebagai ilmu tentang perubahan
 – 
  perubahan susuna genetika sehingga diperole tanaman yang menguntungkan manusia.
 Hayes, Immer, dan Smith (1955)
menyimpulkan bahwa tujuan dari pemuliaan tanaman adalah untuk memperoleh varietas atau hibrida agar lebih efisien dalam penggunaan unsur hara sehinggamemberikan hasil yang tertinggi per satuan luasnya serta tahan pada lingkungan yang ekstrimseperti kekeringan, serangan hama dan penyakit, dan sebagainya.Pemuliaan tanaman telah lahir sejak dikenalnya bahan pertanian, yaitu sejak manusiahidup dengan cara mengumpulkan bahan makanan dari alam, berpidah-pindah menjadimenetap sambil bertanam dan beternak. Pada waktu itu orang
memilih
 jernis tanaman atauvariasi antar tanaman yang lebih berguna. Pemilihan dalam populasi tanaman didasarkan atas perasaan, keterampilan, kemampuan serta petunjuk yang terlihat pada tanaman. Tanamanyang terpilih selanjutnya dikembangbiakkan untuk dapat memenuhi kebutuhan petani.Jadi memilih (seleksi) dan memelihara (domestikasi) merupakan metode pemuliaantanaman yang lahir pertama kali. Walaupun didasarkan atas seni, namun hasil pemuliaantanaman di jaman dahulu cukup menakjubkan. Sejak lahirnya teori Seleksi Alam dan Evolusiyang dikemukakan oleh Darwin (1858), dan diketemukannya prinsip-prinsip penurunan sifat pada organisme oleh Gregor Mendel (1866), para ahli banyak melakukan penelitian untuk mendapatkan varietas baru, berdasarkan atas seleksi keturunan. Dengaan dukungan ilmu-ilmulain seperti: Botani, Fisiologi, Morfologi, Taksonomi, Sistimatik, Hama dam Penyakit,Statistik, Biokimia dan lain-lain, pemuliaan tanaman senbagai
ilmu
 berkembang dengan pesat.Mulai abad ke XX telah banyak dibangun pusat-pusat/ lembaga penelitian pemuliaantanaman, banyaknya terbit majalah tenang pemuliaan tanaman, dan ilmu pemuliaan tanaman banyak diajarkan di Perguruan tinggi. Pemuliaan tanaman sebagai
ilmu
telah berkembang berdasarkan teori-teori dan hasil riset yang disusun dengan baik. Akhirnya pemuliaantanaman didifinisikan sebagai suatu metode yang secara sistematik merakit keragamangenetic menjadi suatu bentuk yang lebih bermanfaat bagi manusia. Seleksi yang artinya
 
2
memilih dilakukan pada setiap tahap program pemuliaan, seperti: memilih plasma nutfahyang akan dijadikan tetua, memilih metode pemuliaan yang tepat, memilih genotipe yangakan diuji, memilih metode pengujian yang tepat, dan memilih galur yang akan dilepassebagai varietas.Seleksi dapat dilakukan secara efektif pada populasi tergantung pada tempat danwaktu. Perbaikan tanaman pada dasarnya tergantung dari penyusun suatu populasi yangterdiri dari individu-individu dengan genetik berbeda. Seleksi pada umumnya dilakukanuntuk memilih tanaman sebagai tetua/ parental, dan mencegah tanaman lain yang berpenampilan kurang baik sebagai tetua. Strategi perbaikan populasi ini terdiri dari dua pekerjaan yang berlawanan, yaitu: a). pengumpulan atau mempertahankan keragaman didalam populasi, dan b). seleksi yang mengarah pada pengurangan keragaman.Selama beberapa tahun terakhir, seterategi pemuliaan telah berubah dari pendekatangenetika klasik ke pendekatan baru. Pendekatan klasik dimaksudkan sebagai usahamemindahkan gen-gen pengatur sifat tertentu dari beberapa plasma nutfah, ke dalangalur/varietas yang ingin diperbaiki. Pendekatan baru dimaksudkan sebagai pemuliaan populasi, dimana seluruh populasi tanaman dipandang sebagai satuan pemuliaan, dan bukanindividu-individu tanaman. Varietas unggul baru dihasilkan dari komponen populasi asalyang beraneka. Perndekatan baru merupakan evolusi terarah, yang tidak hanya memanfaatkan pengaruh gen major saja, tetapi juga gen minor.Dengan pendekatan populasi, pemuliaan tanaman didifinisikan sebagai penguranganfrekuensi gen jelek dan peningkatan prekuensi gen baik. Suatu keputusan penting yang pertama diambil dalam setiap program pemuliaan adalah pemilihan plasma nutfah. Plasmanutfah dimaksudkan sebagai suatu substansi yang terdapat dalam setiap kelompok mahluk hidup dan merupakan sifat keturunan yang dapat dimanfaatkan dan dikembangkan ataudirakit untuk menciptakan jenis unggul atau kultivar baru. Plasma nutfah meliputi segalakultivar unggul masa kini atau masa lampau, kultivar primitive, jenis yang sudahdimanfaatkan tetapi belum dibudidayakan, kerabat liar, jenis budidaya atau jenis piaraan.Apabila program pemuliaan tanaman mempunyai tujuan yang luas, maka plasmanutfah yang diinginkan mempunyai keragaman genetik, adaptasi luas, relative tahan terhadaphama dan penyakit tertentu. Tetapi bila program pemuliaan tanaman mempunyai tujuankhusus, informasi yang diperlukan adalah potensi hasil relative dari masing-masing plasmanutfah. Pemilihan yang bijaksana terhadap plasma nutfah permulaan merupakan faktor  penting untuk keberhasilan program itu.
 
3
Pemilihan metode pemuliaan juga merupakan tanggung jawab penting dari pemuliatanaman. Suatu metode telah diketahui efisien baik dengan percobaan atau teoritis untuk tanaman tertentu, mngkin tidak berlaku untuk semua situasi. Effisiensi suatu metode dapat di pengaruhi oleh
linkage
, intensitas seleksi, besarnya populasi, heritabilitas, dan peran gen (
 genaction
). Waktu yang dibutuhkan untuk setiap siklus pemuliaan harus diperhitungkan.Misalnya di daerah tropika, mungkin diperoleh dua atau tiga generasi setiap tahun, sedang didaerah beriklim sedang mungkin hanya satu kali setahun.Pemulia perlu memiliki pengetahuan dasar yang amat penting untuk melaksanakan program pemuliaan tanaman, yaitu
 genetika
dan
 sitogenetika.
Sifat tanaman yang akandiperbaiki, konsumen, perhitungan statistik untuk menganalisis hasil seleksi, uji galur atau populasi. Mengingat sangat pentingnya tanaman, maka tidak heran jika manusia selalu berusaha untuk memperoleh hasil se-optimal mungkin dari tanaman yang diusahakannya.Cara
 – 
cara tersebut diantaranya adalah dengan menggunakan teknik bercocok tanam yang baik dan peningkatan kemampuan produksi tanaman. Peningkatan kemampuan produksitanaman dapat diartikan sebagai suatu usaha untuk merubah sifat tanaman agar diperolehtanaman yang lebih unggul dari pada jenis atau varietas yang sudah ada, usaha yang demikian biasa disebut sebagai pemuliaan tanamanManipulasi gen serta genotipe merupakan proses yang terjadi dalam memperolehvarietas tanaman yang diharapkan. Selain itu, mekanisme menurunnya sifat dari generasi kegenerasi juga merupakan hal yang penting dalam pemuliaan tanaman. Beberapa proses yang perlu di tempuh ketika kita akan memuliakan tanaman:1. Penentuan tujuan pemuliaan. Untuk menentukannya, para pemulia perlu mengetahuimasalah serta harapan produsen dan konsumen, serta gagasan pemulia sendiri2. Penyediaan materi pemuliaan. Suatu tanaman dapat dimuliakan jika terdapat keragaman pada tanaman tersebut. Oleh karena itu, para pemulia arus dapat membuat atau menambahkankeragaman yang ada pada tanaman yang akan dimiliki.3. Penilaian genotipe atau populasi untuk dijadika populasi. Penilaian ini dilakukan denganmelakukan seleksi. Penggunaan metode seleksi yang efektif sangat terganjung dari jenistanaman yang akan dimuliakan. Pada tahapan seleksi ini juga sebaiknya diperhatikankemampuan tanaman untuk bertahan pada lingkungan yang ekstrim.4. Pengujian. Sebelum suatu galur harapan dilepas menjadi varietas, perlu lebih dahuludiadakan pengujian atau adaptasi diberbagai lokasi, musim, dan tahun. Tujuan dari pengujianini adalah untuk meliat kemampuan tanaman teradap lingkungan dibandingkan denganvarietas unggul yang sudah ada sebelumnya.

Activity (2)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->