Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Pelaporan Segmen Bab 10

Pelaporan Segmen Bab 10

Ratings: (0)|Views: 75 |Likes:
Published by Adiet Converge
segmen
segmen

More info:

Published by: Adiet Converge on Jul 01, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/12/2013

pdf

text

original

 
Nama : Aditiyas Pandu PerdanaNBI :220907702Pelaporan Segmen, Evaluasi Pusat Investasi, dan Penetapan Harga
 
Transfer
 
Disentralisasi dan pusat pertanggung jawabanSecara umum, sebuah perusahaan diatur menurut garis-garis pertanggung jawaban.Bagan organisasi tradisional dengan bentuk piramidanya mengilustrasikan garis pertanggung jawban yang mengalir dari CEO turun melewati wakil direktur menuju manajer madya danmanajer yang lebih rendah.Sistem akuntansi pertanggung jawaban (responsibility accounting system) adalah systemyang mengukur berbagai hasil yang dicapai pusat pertanggung jawaban menurut informasi yangdibutuhkan para manajer untuk mengoprasikan pusat pertanggung jawaban mereka. Idealnya,system akuntansi pertanggung jawabanmencerminkan dan mendukung struktur dari sebuahorganisasi.Perusahaan yang memiliki beberapa pusat biasanya memilih salah satu atau dua pendekatan pengambilan keputusan untuk mengelola kegiatan mereka yang rumit dan beragam.Tersentralisasi atau terdesentralisasi. Pada pada pengambilan keputusan tersentralisasi,keputusan dibuat pada tingkat manajemen puncak dan manajemen yang lebih rendah bertanggung jawab atas pengimplementasian keputusan-keputusan tersebut. Pengambilankeputusan terdesentralisassi memperkenankan manajer yang jrnjang lebih rendah untuk membuar dan mengimplementasikan keputusan-keputusan penting yang berkaitan wilayah pertanggung jawaban mereka.Alasan-alasan untuk melakukan DesentralisasiMengumpulakan dan menggunakan informasi localMemfokuskan manajemen pusatMelatih dan memotivasi para manajer Meningkatkan daya saing
 
Divisi-divisi perusahaan yang terdisentralisasiDisentralisasi biasanya diwujudkan melalui pembentukan unit-unit yang disebut divisi.Satu cara pembagian divisi adalah berdasarkan jenis barang atau jasa yang diproduksi. Divisi-divisi juga dapat diciptakan menurut garis geografis. Kehadiran divisi di suatu bentang atau beberapa wilayah menciptakan akan kebutuhan evaluasi kinerja yang mampumempertimabangkan perbedaan lingkungan devisi. Cara lainnya untuk membedakan devisiadalah berdasarkan jenis pertanggung jawaban yang dikenal sebagai pusat pertanggung jawabandan menugaskan manajer dibawahnya untuk menangani wilayah tersebut. Pusat pertanggung jawaban merupakan suatu segmen bisnis yang manajernya bertanggung jawab terhadapserangkaian kegiatan-kegiatan tertentu.hasil-hasil dari setiap pertanggung jawaban bias diukur  berdasarkan informasi yang dibutuhkan manajer untuk mengoprasikan pusat pertanggung jawabmereka. Berikut jenis-jenis pusat pertanggung jawaban:Pusat biaya (cost center)Pusat pendapatan (revenue center)Pusat laba (profit center)Pusat investasi (investment center)
Pengukuran Kinerja Pusat Investasi dengan Menggunakan Laporan Laba Rugi Variabeldan Absorpsi
 Dua metode perhitungan laba yang telah dikembangkan,yaitu berdasarkan perhitungan biaya variable dan yang lainnya berdasarkan perhitungan biaya penuh atau absorpsi.keduanyamerupakan metode perhitungan biaya karena bnerkaitan dengan cara menentukan biaya produk.Perhitungan biaya variable juga disebut dengan perhitungan biaya langsung. Hanyamembebankan biaya manufaktur variable ke produk; biaya-biaya yang meliputi bahan bakulangsung, tenaga kerja langsung, dan overhead variable.Perhitungan biaya absorpsi membebankan semua biaya manufaktur kepada produk.Bahan baku langsung, tenaga kerja langsung, overhead variable, dan overhead adalah biaya- biaya yang tetap sebagai biaya produk, bukan biaya periode. Dan overhead tetap biaya yangdapat diinvetarisasikan.
 
Laporan laba Rugi menggunakan Biaya variable dan biaya absorpsi
 Karena biaya pokok perunit merupakan dasar bagi perhitungan harga pokok penjualan,metode perhitungan biaya pokok variable dan absorpsi dapat mengakibatkan laba bersih yang berbeda. Perbedaan tersebut terjadi karena jumlah overhead tetap diakui sebagai beban padakedua metode tersebut.
Hubungan antara Produksi, Penjualan, dan Laba
 Hubungan antar laba menurut perhitungan biaya variable dan laba menurut perhitungan biaya absorpsi berubah ketika hubungan antara produksi dan penjualan berubah.jika barang yangterjual lebih banyak dari yang diroduksi, maka laba menurut perhitungan biaya variable akanlebih tinggi dari laba menurut perhitungan biaya absorpsi.Jika jumalah produksi, dan penjualan sama, maaka tidak aka nada perbedaan laba yangakan dilaporkan. Karena unit-unit yang diproduksi terjual seluruhnya, perhitungan biaya absorpsiseperti juga perhitungan biaya variabel akan mengakui total overhead tetap periose tersebut se
x
 bagai beban. Tidak ada overhead yang tetap masuk atau keluar dari persediaan.Peubahab dalam overhead tetap dalam persediaan adalah tepat sama dengan selisih diantarakedua laba. Perubahan ini dapat dihitung melalui tariff overhead tetap dengan perubahan totalunit persediaan awal dan akhir. Selisih antara laba oprasi menurut perhitungan biaya absorpsidan laba bersih menurut perhitungan biaya absorpsi dan laba bersih menurut perhitungan biayavariable dapat dinyatakan sebagai berikutLaba menurut perhitungan by absorpsi
 – 
laba menurut perhitungan by variable = tariff overhead tetap
X
(unit produksi
-
unit terjual)
Perlakuan Overhead Tetap pada Perhitungan Biaya Absorpsi
 Perbedaan antara perhitungan biaya absorpsi dan variable terletak pada pengakuan bebanyang berhubungan dengan overhead tetap. Menurut perhitungan absorpsi, overhead tetap harusdibebankan pada unit yang diproduksi. Hal ini menimbulkan masalah yang belum kita bahassecara eksplisit. Pertama, bagaimana cara mengonversikan overhead pabrik yang dibebankan berdasarkan jam kerja tenaga langsung atau jam mesin terhadap overhead pabrik yang ditetapkanuntuk unit-unit yang diproduksi.? Kedua, apa yang dilakukan jika overhead pabrik yang actualtidak sama dengan overhead pabrik yang dibebankan?

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->