Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Diagram Fishbone

Diagram Fishbone

Ratings: (0)|Views: 1,265 |Likes:
Published by feyzarezar

More info:

Published by: feyzarezar on Jul 03, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/31/2014

pdf

text

original

 
Diagram Fishbone: Pengertian, Konsep, Manfaat, Cara Membuat danContoh Bentuk dan Aplikasi Diagram Fishbone (Tulang Ikan)/ Causeand Effect (Sebab dan Akibat)/ Ishikawa
Oleh Hendra Poerwanto
Pengertian Dan Konsep Diagram Fishbone
 
(Tulang Ikan)/ Cause and Effect (Sebab danAkibat)/ Ishikawa
 Ada banyak metode untuk mengetahui akar penyebab dari masalah yang munculdiperusahaan. Metode
metode tersebut antara lain :
 
1.
 
Brainstorming2.
 
Bertanya Mengapa beberapakali (WHY
WHY)3.
 
Diagram Fishbone (Tulang Ikan)/ Cause and Effect (Sebab dan Akibat)/IshikawaPada kesempatan ini yang dibicarakan adalah poin yang ke 3 Diagram Fishbone (TulangIkan)/ Cause and Effect (Sebab dan Akibat)/ IshikawaDiagram tulang ikan atau fishbone diagram adalah salah satu metode / tool di dalammeningkatkan kualitas. Sering juga diagram ini disebut dengan diagram Sebab-Akibat ataucause effect diagram. Penemunya adalah seorang ilmuwan jepang pada tahun 60-an.Bernama Dr. Kaoru Ishikawa, ilmuwan kelahiran 1915 di Tikyo Jepang yang juga alumniteknik kimia Universitas Tokyo. Sehingga sering juga disebut dengan diagram ishikawa.Metode tersebut awalnya lebih banyak digunakan untuk manajemen kualitas. Yangmenggunakan data verbal (non-numerical) atau data kualitatif. Dr. Ishikawa juga ditengaraisebagai orang pertama yang memperkenalkan 7 alat atau metode pengendalian kualitas (7tools). Yakni fishbone diagram, control chart, run chart, histogram, scatter diagram, paretochart, dan flowchart.Dikatakan Diagram Fishbone (Tulang Ikan) karena memang berbentuk mirip dengantulang ikan yang moncong kepalanya menghadap ke kanan. Diagram ini akan menunjukkansebuah dampak atau akibat dari sebuah permasalahan, dengan berbagai penyebabnya. Efekatau akibat dituliskan sebagai moncong kepala. Sedangkan tulang ikan diisi oleh sebab-sebab sesuai dengan pendekatan permasalahannya. Dikatakan diagram Cause and Effect(Sebab dan Akibat) karena diagram tersebut menunjukkan hubungan antara sebab danakibat. Berkaitan dengan pengendalian proses statistikal, diagram sebab-akibatdipergunakan untuk untuk menunjukkan faktor-faktor penyebab (sebab) dan karakteristikkualitas (akibat) yang disebabkan oleh faktor-faktor penyebab itu.Diagram Fishbone (Tulang Ikan)/ Cause and Effect (Sebab dan Akibat)/ Ishikawa telah
 
menciptakan ide cemerlang yang dapat membantu dan memampukan setiap orang atauorganisasi/perusahaan dalam menyelesaikan masalah dengan tuntas sampai ke akarnya.Kebiasaan untuk mengumpulkan beberapa orang yang mempunyai pengalaman dankeahlian memadai menyangkut problem yang dihadapi oleh perusahaan Semua anggota timmemberikan pandangan dan pendapat dalam mengidentifikasi semua pertimbanganmengapa masalah tersebut terjadi. Kebersamaan sangat diperlukan di sini, juga kebebasanmemberikan pendapat dan pandangan setiap individu. Jadi sebenarnya dengan adanyadiagram ini sangatlah bermanfaat bagi perusahaan, tidak hanya dapat menyelesaikanmasalah sampai akarnya namun bisa mengasah kemampuan berpendapat bagi orang
 orang yang masuk dalam tim identifikasi masalah perusahaan yang dalam mencari sebabmasalah menggunakan diagram tulang ikan.
Manfaat Diagram Fishbone (Tulang Ikan)/ Cause and Effect (Sebab dan Akibat)/ Ishikawa
 Fungsi dasar diagram Fishbone (Tulang Ikan)/ Cause and Effect (Sebab dan Akibat)/Ishikawa adalah untuk mengidentifikasi dan mengorganisasi penyebab-penyebab yangmungkin timbul dari suatu efek spesifik dan kemudian memisahkan akar penyebabnya .Sering dijumpai or
ang mengatakan “penyebab yang mungkin” dan dalam kebanyakan kasus
harus menguji apakah penyebab untuk hipotesa adalah nyata, dan apakah memperbesaratau menguranginya akan memberikan hasil yang diinginkan.Dengan adanya diagram Fishbone (Tulang Ikan)/ Cause and Effect (Sebab dan Akibat)/Ishikawa ini sebenarnya memberi banyak sekali keuntungan bagi dunia bisnis. Selainmemecahkan masalah kualitas yang menjadi perhatian penting perusahaan. Masalah
 masalah klasik lainnya juga terselesaikan. Masalah
masalah klasik yang ada di industrimanufaktur khusunya antara lain adalah :a) keterlambatan proses produksib) tingkat defect (cacat) produk yang tinggic) mesin produksi yang sering mengalami troubled) output lini produksi yang tidak stabil yang berakibat kacaunya plan produksie) produktivitas yang tidak mencapai targetf) complain pelanggan yang terus berulangPada dasarnya diagram Fishbone (Tulang Ikan)/ Cause and Effect (Sebab dan Akibat)/Ishikawa dapat dipergunakan untuk kebutuhan-kebutuhan berikut :a) Membantu mengidentifikasi akar penyebab dari suatu masalahb) Membantu membangkitkan ide-ide untuk solusi suatu masalahc) Membantu dalam penyelidikan atau pencarian fakta lebih lanjutd) Mengidentifikasi tindakan (bagaimana) untuk menciptakan hasil yang diinginkane) Membahas issue secara lengkap dan rapif) Menghasilkan pemikiran baru
 
  Jadi ditemukannya diagram Fishbone (Tulang Ikan)/ Cause and Effect (Sebab dan Akibat)/Ishikawa ini memberikan kemudahan dan menjadi bagian penting bagi penyelesaianmasalah yang mucul bagi perusahaan.Penerapan diagram Fishbone (Tulang Ikan)/ Cause and Effect (Sebab dan Akibat)/
Ishikawa ini dapat menolong kita untuk dapat menemukan akar “penyebab” terjadinya
masalah khususnya di industri manufaktur dimana prosesnya terkenal dengan banyaknya
ragam variabel yang berpotensi menyebabkan munculnya permasalahan. Apabila “masalah”dan “penyebab” sudah diketahui secara pasti, maka tindakan dan langkah perbaikan akan
lebih mudah dilakukan. Dengan diagram ini, semuanya menjadi lebih jelas dan
memungkinkan kita untuk dapat melihat semua kemungkinan “penyebab” dan mencari“akar” permasalahan sebenarnya.
 Apabila ingin menggunakan Diagram Fishbone (Tulang Ikan)/ Cause and Effect (Sebabdan Akibat)/ Ishikawa, kita terlebih dahulu harus melihat, di departemen, divisi dan jenisusaha apa diagram ini digunakan. Perbedaan departemen, divisi dan jenis usaha juga akanmempengaruhi sebab
sebab yang berpengaruh signifikan terhadap masalah yangmempengaruhi kualitas yang nantinya akan digunakan.
Cara Membuat Diagram Fishbone (Tulang Ikan)/ Cause and Effect (Sebab dan Akibat)/Ishikawa
 Dalam hal melakukan Analisis Fishbone, ada beberapa tahapan yang harus dilakukan,yakni1.
 
Menyiapkan sesi analisa tulang ikan .2.
 
Mengidentifikasi akibat atau masalah.3.
 
Mengidentifikasi berbagai kategori sebab utama.4.
 
Menemukan sebab-sebab potensial dengan cara sumbang saran.5.
 
Mengkaji kembali setiap kategori sebab utama6.
 
Mencapai kesepakatan atas sebab-sebab yang paling mungkinCara yang lain dalam menyusun Diagram Fishbone (Tulang Ikan)/ Cause and Effect(Sebab dan Akibat)/ Ishikawa dalam rangka mengidentifikasi penyebab suatu keadaan yangtidak diharap adalah sebagai berikut:
 
Mulai dengan pernyataan masalah-masalah utama penting dan mendesak untukdiselesaikan.
 
Tuliskan pernyataan masalah itu pada kepala ikan, yang merupakan akibat (effect).Tulislah pada sisi sebelah kanan dari kertas (kepala ikan), kemudian gambarkantulang belakang dari kiri ke kanan dan tempatkan pernyataan masalah itu dalamkotak.
 
Tuliskan faktor-faktor penyebab utama (sebab-sebab) yang mempengaruhi masalahkualitas sebagai tulang besar, juga ditempatkan dalam kotak. Faktor-faktor

Activity (2)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->