Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Pengaruh Kepemimpinan Budaya Organisasi Dan Strategi Terhadap Kinerja Perusahaan

Pengaruh Kepemimpinan Budaya Organisasi Dan Strategi Terhadap Kinerja Perusahaan

Ratings: (0)|Views: 205 |Likes:
Published by galaksijoel
Pengaruh Kepemimpinan Budaya Organisasi Dan Strategi Terhadap Kinerja Perusahaan
Pengaruh Kepemimpinan Budaya Organisasi Dan Strategi Terhadap Kinerja Perusahaan

More info:

Published by: galaksijoel on Jul 03, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/19/2013

pdf

text

original

 
PEil
GARU
H
KEPEMI
ISPI
NAN,
BU
DAYA
ORGAIII|
SASI
DAN
STRATEGI
TERHADAPKIHERJAPERUSAHMI*IOleh
:
Yusrina*|Abstrak
Penelitian
ini
bertujuan
untuk
mengetahuipengaruhkepemimpinan,
budaya
organisasi
dan
strategi terhadap
kinerya
perusahaan.
Metodepenulisan
menggunakan
metode library
research.
Dari
hasil
pembahasandapat disimpulkanbahwakepemimpinandan budaya organisasibisa salingpengaruh
mempengaruhi;
kepemimpinanberpengaruh
terhadapstrategi
organisasi;
budaya
organisasiberpengaruhterhadap
strategiorganisasi;
kepemimpinan
dan
budayaorganisasi
brpengaruh
terhdap
strategiorganisasi;
kepmimpinan,
budayaorganisasi,
dan
strategiorganisasi berpengaruh
terhadapkineria karyawan.
Kata
kunci
:
kepemimpinan, budayaorganisasl,
sfiateg
dan
kine$a
1.
Pendahuluan
1.1.
Latar
Belaleng
Lingkungan
bisnis
dewasa
ini
yang
tumbuh
dan
berkembang
dengan
sanlatdinamis,sangat
memedukan
adanya
sistem
manajemen
yang
efektif
dan
efisien
artinya
dapat
dengan
mudah
berubah
atau
menyesuaikan
diri dan
dapat
mengakomodasikan
setiap
perubahan
baik
yang
sedang
dan
telah tefladidengan
cepat,
tepat dan
tenarah
serta
biaya
yang
murah.
hngan
demikian,organisasi
sudah tidak
lagi
dipandangsebagai
sistemtertutup
(closed-
sysfem) tetapi
organisasi merupakan
sistem
terbuka
{qper?edsysfern}
yang
harus
d4at
nerespon
dan
rrengakorodmikan
be$4ai
perubahan
ekstemaldengan
cepatdan efisien.
Krisisekonomi
yang
berdampak
pda
lesunya
iklim dunia
usaha
mengakibatkan
banyakperusahaan
harus
melakukan
upaya
perampingan
atau
konsolidasi
intemal
lainnya
sebagai upaya
penghematankeuangan
untuk
dapat
mempertahankan
kelangsungan
hidup(survrve)
dan
mencapaipertumbuhan
(growffr)
melalui
kine{ayang
efektif
dan
efisien.
Kelangsungan
hidup
dan
pertumbuhan
dari
suatu
perusahaan
bukan
hanya
ditentukan
dari
keberhasilan dalammengelola keuangan
yarybeldasakan
pada
kekuatan modal
ahu
uary
semata,
tetapi
juga
ditentukan
dari
keberhasilannya
mengelola
sumber
dayamanusia.
Fengeldaan
sumber
daya
manusia
yang
dimaksudkanadalah
bahwa
perusahaan
l
Dosen TetapYayasanAbulyatama
 
harus mampu untuk
menyatukanpersepsiatau
cara
pandangkaryawan
dan
pimpinan
perusahaan
dalam
rangka
mencapai
tujuan
perusahaan
antara
lain
melalui
pembentukan
mental
beke{a
yangbaik
dengan
dedikasi
dan
loyalitas
yang
tinggi
terhadap
pekerjaannya,
memberikan
rnotivasi
kerja,
bimbingan,
pengarahan
dan
koordinasi
yangbaik
dalam
bekerja
oleh
seorang
pmimpin
kepadabawahannya.
Grciner
menjelaskan
bahwa
masih
terjadi krisis
yaitu
kembali
padakrisis
yang
pertama
{krisis
kepernimpinan),
atau
yang
kedua{krisisotonomi), atauyangketiga
(krisis
pengedalian),
alau
yang
ke
empat
(red-tape),
atau
semua
kisis
bisa
brjadi
secara
simuhtan
yangseringkita
sebut
dengan multi krisis.
Dari
konsepGreiner
ini
dapat diambil
kesimpulan
sementara
bahwa setiap
orgnisasi
ihr
tidak
bpas
dari
permasalahan(krisis) yangdihadapi,
tidak
nampakadanya
kematian
yang
akan
tedadipada
organisasi,dan
yang
adahanyalahkrisis.
ldodel
yanglain
bagt
k
pertumbuhan
organisasi adalah model
dari
lchak
Adizes
{1988),
Konsep
pertumbuhan
organsasi
oleh
lchak
Adizes
memang
dipruntukkan
bagi
olganismi
bisnis sebagaimana
judul
fuku
yang
ia
tulis
.hrponte
Lifecydes:
How
and
Why
f,orporations Grcw
and Die
and
What
to
da
Abott
lt'.
Pada
fase
pertamadisebut
dengan
Fase
Courfship
yatfu
fase
dimana
organisasi
dihadapkan
pada
perEakuan
hukum
atas
keberadaanorganisasi.Organisasi bisnis
akan
bisahidup
manakala
organisasi bisnis
memiliki
keabsahan
secara
hukum{memiliki
legalitas
hukum).
Biia
orgnis*i
tidak
memiliki
legalitas
hukum,menurut
konsep
ini
disebut
Affan
adanya
organisasitersebut samadengan
tidak
adanya.
BilaFase
C*urt$ip ini
telah
dilalui,
maka
para
pendiri
atau
pemilik
memiliki
kewajiban mengelua*an
investasi
untuk
kegiatanorganisasibisnisyangtelah
didirikan,
fase
tersebutdisebutdengan Fase /nfanf.
Bila
para
petnilikataupunpendiri
tidak
marnpu
mewujudkan
investasibisnisnya
maka
organisasi
bisnis
akan matipada
masa
kanakkanak
atau
lnfant
Mortality.
Bila
organisasi
bisnis
tdah
rrrelewali
fe
lnfant,
maka
organisasi
bisnistumbuh,
mempruduksi
barang
dan
jasa
sesuai
dengan misi
dan
visi
mereka,
fase ini
disebut dengan
he
Go€o.
Fase
Go-Go
sangat nenrbahay*an
@i
perusahaanbilamana
pemiliksebagai
Fndiri
organisasi
(perusahaan)
telah
disibukkandenganu{usan lainyang
rengakibaftan
pendiri
lidak
mampu
mengkmwtraikan
perusahaannyayangsedangdihadapkan
pada
247
 
fenomena
persaingan
yangsangatserius,
atau
suksesiorganisasi
mengalami
kegagalan
(tidak
berhasil)dikarenakananggotakeluarga
pendiri
tidak
ada
yang
meneruskan
untuk
menggantikan
seniomya
rnengendalikanperusahaan.Bilaorganisasi
telah
melewatifase
Go-Go
maka
organisasi
masukpada
fase
Adalesence(dewasa)
pada
fase
ini
telah
muncul
pesaing
denganproduk
ataupunjasa
yang
memiliki
bentuk,
nilai
yangrelatif
sama
dengan
apayang
diproduksi
oleh
organisasi
bisnis
temebut.
Disini
pendiri
atau
pemilikperusahaanditantangoleh
jiwa
kewirausahaan,
dihadapkanpada
kehranian
untuk
mengambil
kepufusan
unfuk
melakukan
investasi,
melakukanpenelitian
dan
pengembar'gan.
dan
melakukanpenciptaanproduk
baru
(inovasi).
Bila
pemimpin
(pendiri
atau
pemilik)
perusahaan
tidak
berani
unfuk
mewujudkan
entrepreneunhipnya
maka
pesaing
akan
mendahuluinya
dan
kematian
akan
dijumpainya,
Bilafase
Adolescence
ini
telah
dilalui
maka
organisasibisnis masuk
pda
fase
Prinedan
akhimya
fase Sfable
Pda
fase
Stable
ini
pemimpindihadapkan
pada
daya
peka
(responsiveness)
terhadap
perubahan-
perubahan, pemimpin
harus
proactive
ridak
boleh
rdive.
Sekali
pemimpin
rnelakukan
reactive
terhadap
perubahan
danperkembangan
sekelilingnyamaka ia
dikatakr
masuk
pada
awal
fase
penurunan yang
disebr:
dengan
fasr.
Aristocracy.
Bilafase
Ansfocm'
ini
terus
berkelanjutan
maka
ia
masuk
parapada
fase Eatly
Bureaucracy,bilamasih
tene
berkelnajutan
maka
ia
masuk
pada
fase
Bureauaacy
dan
akhimyakematian
(Dea&
menjempufrya.
Fme
pertumbuhan
organisa
bisnis
menurut
lchak Adizes(1988)
dapa:
disimpulkan
bahwa
organisasi
bisnis
berdin
berlandaskan
landasah hukum
{Curtshipl
pertumbuhan
dan
perkembangan
organisasbisnisselaludibayangi
oleh
persaingan
usaha
yangketat
sehingga
organisasi
bisnh
rnernbutuhkan
adanya
konsentrasi
da
keseriusan
pada
diri
pendiri/pemilildpemimpn
terhadap
perjalanan
roda usaha. Satu halyarg
harus
dihindari
oleh
pendiri/pemiliUpemim$n
organisasibisnisyaifu
bureaucncy.
1.2.
TujuanPenelitian
Penelitian
ini
bertujuan
u
ntuk
mengetahui
pengaruh
kepemimpinan,
budaya
organisasi
dan
sfategi
terhd4
kirfierp
perusahaan.
28

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->