Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Contoh Proposal Penelitian Skripsi PROGRAM STUDI FISIKA 19-9-2007

Contoh Proposal Penelitian Skripsi PROGRAM STUDI FISIKA 19-9-2007

Ratings: (0)|Views: 51 |Likes:
ilmu
ilmu

More info:

Published by: Mei Rahmat Sanusi Legger on Jul 03, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/08/2013

pdf

text

original

 
Contoh Proposal Penelitian Skripsi
RANCANG BANGUNSISTEM RANGKAIAN ANALOGINSTRUMENTASI MAGNETO TELURIK 
Proposal Penelitian SkripsiDiajukan oleh :Muhamad Qomarudin NPM. DIC73001LATAR BELAKANG PENELITIANMagneto Telurik merupakan salah satu metode Geofisika dalam rumpun MetodeElektromagnetik yang memanfaatkan medan elektromagnetik alamiah. Medan inidihasilkan oleh interaksi yang sangat komplek antara sinar matahari dengan lapisanionesfir, dan aktifitas meteorology. Daerah frekuensinya dari 10
-8
Hz sampai dengan10
4
Hz. Intensitas medan tersebut sangat kecil sedangkan sumber deraunya sangat beragamyang boleh jadi lebih besar daripada sinyal yang akan diukur. Hal ini menuntut adanya peralatan yang sangat canggih dan kompleks.Peralatan Magneto Telurik ini masih merupakan peralatan yang langka, bahkan pulikasi ilmiah yang menyangkut instrumentasi ini telah absen selama lebih dari 10 tahunterakhir ini. Kesulitan dalam pengembangan peralatan ini terletak kepada kecilnya sinyalyang akan diolah, lebarnya daerah frekuensi dan karakteristik sinyal Magneto Telurik yang berubah-ubah dengan sangat drastis. Disatu pihak ahli istrumentasi yang memahami prilaku rangkaian dengan baik, umumnya tidak memahami karakteristik sinyal MagnetoTelurik, dilain pihak ahli giofisik yang telah memahami karakteristik sinyal MagnetoTelurik umumnya mengerti elektronika dan instrumentasi. Itulah sebabnya peralatan yangsudah dibuat oleh perusahaan instrumentasi berkaliber internasional pun masih banyak mengandung kelemahan. Diantara kelemahan yang bias digolongkan sangat serius adalahtidak adanya fasilitas untuk mengetahui kualitas sinyal,sehingga boleh jadi yang diolahdalam program prangkat lunaknya hanyalah derau. Kiranya hal inilah yang merupakan penyebab utama dari rendahnya kualitas data Magneto Telurik saat ini.Berdasarkan peralatan yang telah diproduksi saat ini, kegiatan di lapanganumumnya hanyalah merupakan kegiatan pengambilan data yang diolah secara otomatissehingga diperoleh hasil lahan dalam jelajah waktu. Interferensinya harus dilakukan di“Pusat perhitungan” menggunakan komputer besar.akbatnya jika data tidak mencukupiuntuk keperluan interpretasi, maka untuk melengkapinya kita harus kembali ke lapangan.Hal ini dapat menimbulkan banyak kegunaan material dan waktu.Seperti sistem instrumentasi pada umumnya, sistem instrumentasi Magneto Telurik terdiri dari sub sistem analog, numerik, sensor, dan sub sistem satu daya. Sub sistemanalog merupakan perangkat keras yang merupakan penguat instrumentasi yang dilengkapidengan penyaring dan pembatas sinyal dalam berbagai pita frekuensi. Sub sistem numerik terdiri dari perangkat keras berbantuan mikroprosesor atau komputer dan perangkat lunak untuk akuisisi data. Akan dikembangkan pula berbagai program untuk mengolah data danmenterjemahkan hasil. Sedangkan sub sistem sensor diperlukan untuk menangkapkomponen horizontal sinyal listrik dan komponen sinyal magnetik baik dalam arahhorizontal maupun vertikal. Jika seluruh tahapan ini telah dilakukan, diharapkan akantercipta peralatan Magneto Telurik yang dapat mengambil dan mengolah data berikutinterpretasinya secara in situ.Peralatan ini sangat penting dalam giofisika ekplorasi dan penelitian giologi,karena Magneto Telurik yang di Indonesia baru dikenal ini dapat meraba struktur bawah permukaan sampai ke dalaman beberapa puluh kilometer. Hal ini hanya bias ditandingi
 
oleh metode Seismik refleksi. Pilihan atas Magneto Telurik akan bersandar kepada biayaoperasional di lapangan yang sangat murah, yaitu tidak mencapai 10 % dari biaya metodeSeismik refeksi.Penelitian ini menjadi sangat penting dan mendesak mengingat bahwa alat tersebut belum dimiliki oleh satu lembaga atau instansi pun di Indonesia. Di samping langka,harganya pun sangat mahal (lebih dari 200.000 USD). Lagi pula pembelian alat tersebutdapat mengakibatkan ketergantungan kepada pihak penjual (Luar negeri).
PERMASALAHAN
Berdasarkan latar belakang di atas, maka permasalahan yang muncul adalah:-Bagaimana system analog yang dapat mengakomodasi sinyal dalam pita yang sangatlebar dapat diciptakan. Di samping itu system analog ini juga harus dapat menyaringderau dari sinyal.-Bagaimana perangkat keras sub system numerik berbantuan mikroprosesor yangmemiliki resolusi dan kecepatan tinggi dapat diciptakan.-Bagaimana perangkat lunak darai sub system numerik mulai dari akuisisi data, pengolahan data sampai dengan permodelan dapat disusun secara terintegrasi.-Bagaimana dapat diciptakan suatu sensor medan listrik dan medan magnet taterpolarisasi dan memiliki faktor konversi yang stabil untuk daerah frekuensi yangsangat lebar.
PERTANYAAN PENELITIAN
Penelitian ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan : “ Bagaimana system analogyang dapat mengakomodasi sinyal dalam pita yang sangat lebar, yang dapat menyaringderau dari sinyal dapat diciptakan”.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat prototip sub sistem analog peralatan Magneto Telurik.
DESAIN PENELITIAN
Desain peralatan yang diharapkan dihasilkan dari penelitian ini memiliki karakteristik :
Daerah frekuensi dari system instrumentasi ini dibatasi anatar 1 milihertz sampai 1kilohertz dengan pertimbangan :-Secara operasional sehari dapat menyelesaikan satu stasiun-Model gelombang datar masih relevan sehingga permodelannya sederhana-Mampu mendeteksi struktur bahwa permukaan sampai kedalaman beberapa puluh Km.
Daerah frekuensitersebut dibagi-bagi menjadi beberap pita yang dapat diatur agar :-Pengolahan sinyal tidak memerlukan komputer besar -Perubahan sinyal yang terlalu brutal dapat dihindari-Sinyal-sinyal kecil tidak terselimuti oleh yang lebih besar.
Karakteristik lain dari rangkaian analog ini adalah-mempunyai S/N ratio tinggi-mempunyai nilai penguatan yang dapat diatur (1 – 10
5
)-mampu menyaring derau yang bias dikenali penybabnya.-Pengambilan data dilakukan dalam pita frekuensi yang dapat diatur Untuk merealisasikan rangkaian tersebut dirancang :
 
-Penguatan tiga tahap, dengan nilai penguatan pada masing-masing tahapandapat diseleksi melalui suatu tombol.-Penyaringan dilakukan dua tahap, yang petama low pass filter, dan yang keduaadalah high pass filter, frekuensi potong pada masing-masing penyaring dapatdiseleksi melalui suatu tombol.Pengujian rangkaian :-Pengujian terlepas pada masing-masing tahapan.-Pengujian terintegrasi setelah semua rangkaian disatukan.
WAKTU DAN TEMPAT PENELITIAN
Penelitian tersebut dilaksanakan dilaboratorium Instrumentasi jurusan Fisika FMIPAUnpad selama 10 bulan dengan jadual kegiatan sebagai berikut :Tabel-1 : Jadual Kegiatan
NoKegiatan Bulan789101112131415161Perancangan Rangkaianxxxx2Penyusunan Rangkaianxxxx3Pengujian Rangkaianxx4Penyempurnaan Rangkaianxxx5Karakterisasi Rangkaianxx6Penyusuna Laporanxxx
.
PERKIRAAN BIAYA
Komponen penunjangRp. 200 000,-Pengadaan barangRp. 5000 000,-Sewa peralatan Rp. 600 000,-Biaya perjalananRp. 200 000,-Total BiayaRp. 6000 000,-Biaya tersebut ditanggung oleh Lembaga Penelitian Universitas Padjadjaran dalam program kerjasama nomor sekian tanggal sekian.Bandung, 13 Juni 2001 

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->