Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Linguistik Bahasa Jepang

Linguistik Bahasa Jepang

Ratings:

5.0

(1)
|Views: 681 |Likes:
Published by Alex Candra
japanese
japanese

More info:

Published by: Alex Candra on Jul 03, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/04/2014

pdf

text

original

 
Sekilas Tentang Linguistik Bahasa Jepang
 
Linguistik 
atau tata bahasa adalah
 
ilmu yang mempelajari tentang seluk-belukbahasa. Ada tiga hal penting yang sangat mendasar yang menjadi pokokpembahasan dalam linguistik.
Fonologi 
, yang mengupas bahasa dari sisi bagaimana bunyi bahasa dihasilkan, alat
 
ucap yang digunakan serta bagimana cara pengucapan suatu bahasa ditinjau darisudut pemakai aslinya (
native speaker 
).
Gramatika,
 
yang membahas bahasa dari segi urutan atau susunan bahasanya.Seperti menurut pendapat Iwabuchi Tadasu yang menyatakan bahwa
gramatika adalah aturan-aturan mengenai bagaimana menggunakan dan menyusun kata- kata hingga menjadi suatu kalimat 
.”
 
Sintaksis,
 
sisi bidang linguistik yang membahas bahasa dari sudut maknanya.Sintaksis memiliki ikatan yang sangat erat dengan Antropologi, karena analisismakna sebuah bahasa dapat menyajikan klasifikasi praktis tentang kehidupanbudaya pemakainya, selain itu untuk menganalisis atau memahami suatu bahasatidaklah cukup hanya dengan memandang bahasa dari sudut gramatika danfonologinya saja. Banyak hal-hal lain yang bisa menjadi penentu makna yangterkandung dalam suatu bahasa. Seperti, makna secara
denotatif, konotatif,idiomatik, sinonimi, hiponimi, antonimi 
dan sebaginya.Dari uraian di atas jelas bahwa
Linguistik 
atau dalam hal ini
Linguistik Bahasa 
 
Jepang 
tentunya sangatlah penting untuk mereka yang bergulat dalam bidangbahasa Jepang, khususnya bagi mereka yang sedang mempelajari bahasa Jepang.Karena dengan memahami
Linguistik Bahasa
 
Jepang 
, siapa pun akan mampumemahami bahasa yang sedang dipelajarinya jauh lebih dalam.Selain itu juga akan mampu memahami bagaimana bahasa Jepang digunakan. Baikdari segi cara pengucapannya, istilah-istilah bahasa Jepang dalam alat ucap yangdigunakannya, cara penyusunan kata dan satauan-satuan gramatikanya sampaipencarian makna yang tepat yang terkandung dalam sebuah wacana ditinjau darisisi lain seperti dari sisi kebiasaan (budaya) si pengguna aslinya (
native speaker 
)dalam memahami suatu wacana atau kalimat dan cara-cara lainnya seperti telahdijelaskan di atas.
 
Linguistik sebagai ilmu yang spesifik ialah ilmu yang mempelajari bahasa secaralisan/ tulisan dan termasuk dalam kebudayaan berdasarkan struktur dan bahasa yang dikajisecara metode ilmiah,
 
Istilah linguistik dalam bahasa jepang disebut dengan
 gengogaku.
 Sedangkan Linguistik bahasa Jepang disebut dengan
 Nihongo-gaku.
Kata nihonggo-gaku bisaditerjemahkan dengan
 Ilmu Bahasa Jepang.
 Dalam linguistik, yang dikaji bisa berupa kalimat, kosakata, atau bunyi ujaran bahkansampai pada bagaimana bahasa diperoleh, serta bagaimana sosio-kultural yangmempengaruhi masyarakat pengguna bahasa tersebut.Ada beberapa cabang ilmu linguistik yang bisa dipelajari sebagai ilmu, ialah sebagai berikut:·
 
Fonetik (onseigaku), yaitu ilmu yang mengkaji tentang bagaimana bunyi bahasa dihasilkan, bagaimana bunyi tersebut bisa sampai pada telinga seseorang serta bagaimana orang tersebutmemahaminya.·
 
Fonologi (oninron), yaitu ilmu yang mengkaji tentang fonem-fonem dan aksen suatu bahasa.·
 
Morfologi (keitairon), yaitu ilmu yang mengkaji tentang jenis-jenis dan proses pembentukankata dalam suatu bahasa.·
 
Sintaksis (tougoron/ sintakusu), yaitu ilmu yang mengkaji tentang struktur kalimat ataukaidah-kaidah yang mengatur suatu kalimat dalam suatu bahasa.·
 
Semantic (imiron), yaitu ilmu yang mengkaji tentang makna kata, frasa, dan klausa dalamsuatu kalimat.·
 
Pragmatic (goyouron), yaitu ilmu yang mengkaji makna bahasa dihubungkan dengan situasidan kondisi pada saat bahasa tersebut digunakan.·
 
Sosiolinguistik (shakaigengogaku), yaitu salah satu cabang linguistik yang mengkajihubungan antara bahasa dan masyarakat pemakai bahasa tersebut.Selain cabang-cabang di atas ada juga linguistik kognitif (ninchi gengogaku), psiko-linguistik (shinri gengogaku) dan sebagainya.Untuk menyampaikan bunyi bahasa jepang yang jumlahnya terbatas, digunakan 4macam huruf, yaitu: huruf hiragana, huruf katakana, huruf kanji dan huruf romaji.Huruf hiragana dan katakana sering disebut dengan huruf kana. Hiragana digunakanuntuk menulis kosakata bahasa jepang asli, apakah secara utuh atau digabungkan denganhuruf kanji. Huruf katakana digunakan untuk menulis kata serapan dari bahasa asing (selain bahasa cina) dalam telegram, atau ketika ingin menegaskan suatu kata dalam kalimat. Jumlahhuruf hiragana dan katakana masing-masing 46 huruf.
 
Huruf kanji yaitu huruf yangmerupakan lambing, ada yang berdiri sendiri ada juga yang harus digabung dengan huruf hiragana ketika digunakan untuk menunjukkan suatu kata.Bunyi bahasa timbul karena ada tiga hal, yaitu: aliran udara, articulator dan titik articulator.
 
Alat ucap manusia terdiri dari bibir, gigi, gusi, lidah, langit-langit, tenggorokan, pita suara dan lain-lain.Bunyi vocal terjadi karena aliran udara yang keluar dari paru-paru terus naik,sehingga menggetarkan pita suara.
 
Jenis bunyi vocal dalam bahasa jepang ditentukan olehlima hal berikut:1.
 
tinggi rendahnya posisi lidah.2.
 
 posisi lidah3.
 
 bulat tidaknya bentuk bibir 4.
 
 berhubungan tidaknya dengan rongga hidung5.
 
 bergetarnya pita suaraJenis konsonan ada 6, yaitu:·
 
konsonan letupan; yaitu t, d, z·
 
konsonan kontinen; m, b·
 
konsonan gesekan; s, z
 
·
 
konsonan sengau; ng·
 
konsonan sampingan·
 
konsonan kembar Menurut kualitas dan kuantitas jenis vocal terbagi 4 yaitu: vocal tinggi, vocal rendah,vocal tengah, vokal belakang.Istilah morfologi dalam bahasa jepang dikenal dengan sebutan keitaron, objek yangdipelajari yaitu tentang kata (go/ tango), dan morfem (ketaiso). Morfem (ketaiso) merupakansatuan bahasa terkecil yang memiliki makna dan tidak bisa dipecahkan lagi ke dalam satuanmakna yang lebih kecil lagi.Secara garis besar pembagian jenis kata (hinshi bunrui) dalam bahasa jepang adaenam macam seperti berikut:1.
 
 Nomina (meishi), yaitu kata benda yang bisa berfungsi sebagai subjek atau objek dalamkalimat.2.
 
Verba (doushi) yaitu kata kerja yang bisa berfungsi menjadi prediket dalam suatu kalimat,mengalami perubahan bentuk (katsyou) dan bisa berdiri sendiri.3.
 
Adjektiva (keiyoushi) yaitu kata sifat, mengalami perubahan bentuk dan bisa berdiri sendiri.4.
 
Adverbia (fukushi) yaitu kata keterangan, tidak mengalami perubahan bentuk.5.
 
kopula (jodoshi), yaitu kata kerja bantu, mengalami perubahan bentukdan tidak bisa berdirisendiri.6.
 
 partikel (joshi) yaitu kata bantu, tidak bisa berdiri sendiri dan tidak mengalami perubahan bentuk.Morfem isi (Naiyou keitaisho) adalah morfem yang menunjukkan makna aslinya,seperti nomina, adverbial dan gokan dari verba atau adjektiva, sedangkan morfem fungsi(kinou keitaisho) adalah morfem yang menunjukkan fungsi gramatikalnya, yakni partikel,gobi dari verba, adjektiva dan kopula.Proses pembentukan kata dalam bahasa jepang disebut dengan istilah gokeisei. Hasil pembentukkan kata dalam bahasa jepang sekurang-kurangnya ada empat macam yaitu: 1.haseigo, 2. fukugougo/ goseigo 3. karikomi/ shouryaku dan 4. toujigo.Kata yang terbentuk dari penggabungan naiyou-keitaiso dengan setsuji disebuthaseigo (kata kajian). Proses pembentukkannya: settouji (awalan) + morfem isi atau morfemisi + setsubiji (akhiran). Awalan o, go, su, ma, ka bisa digolongkan ke dalam settouji,sedangkan akhiran sa, mi, teki, suru termasuk ke dalam setsubiji.Contoh: O + nomina = o kurumaGo + nomina = go kazokuSu + nomina = su deMa + nomina = ma mizuKa + adjektiva = ka bosoiKu + adjektiva = ko urusaiFungsi settouji O dan Go yaitu sebagai penghalus dan digunakan hanya untuk oranglain. Fungsi settouji Su untuk menyatakan arti asli/ polos, sehingga pada kosakata Sude darikata Te berubah makna menjadi tangan kosong. Settouji Ma untuk menyatakan kemurnianatau ketulusan; settouji Ka untuk menyatakan arti sangat; dan Ko menyatakan arti agak/sedikit.Contoh perpaduan morfem isi + setsubiji:Gokan dari adjektiva + sa = samusaGokan dari adjektiva + mi = amami Nomina verba + suru = benkyousuru Nomina + teki = keizaitekiKata yang terbentuk sebagai hasil penggabungan beberapa morfem isi disebut denganfukugougo atau gouseigo (kata majemuk).

Activity (2)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->