Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
28Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Kerusakan Pantai Timur Lampung oleh Indra Gumay Yudha

Kerusakan Pantai Timur Lampung oleh Indra Gumay Yudha

Ratings:

5.0

(1)
|Views: 5,782|Likes:
Published by Indra Gumay Yudha
Kerusakan pantai timur Lampung, terutama kawasan mangrove, yang banyak diakibatkan oleh konversi lahan mangrove menjadi tambak udang
Kerusakan pantai timur Lampung, terutama kawasan mangrove, yang banyak diakibatkan oleh konversi lahan mangrove menjadi tambak udang

More info:

categoriesTypes, Research, Science
Published by: Indra Gumay Yudha on May 11, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

04/26/2013

pdf

text

original

 
KERUSAKAN WILAYAH PESISIR PANTAI TIMUR LAMPUNG
Oleh: Indra Gumay Yudha(staf pengajar PS Budidaya Perairan, FP Univ. Lampung)Email: indra_gumay@yahoo.com1. Gambaran Kerusakan
Pantai timur Provinsi Lampung yang mempunyai garis pantai sepanjang 270 kmmerupakan wilayah pesisir dengan beragam potensi yang dapat menunjangpembangunan. Saat ini pantai timur Lampung mengalami degradasi lingkungan yangcukup parah, terutama akibat adanya kerusakan habitat mangrove yang diperparahdengan terjadinya abrasi pantai. Kerusakan hutan mangrove sebagai
green belt 
diwilayah tersebut sudah menghilangkan fungsinya sebagai sarana mitigasi bencana diwilayah pesisir dan peranannya dalam menunjang produksi perikanan tangkap. Lebihdari 80% hutan mangrove telah hilang akibat berbagai aktivitas manusia, antara lainpertambakan, pemukiman, urbanisasi, pencemaran pesisir, pengambilan kayumangrove untuk berbagai kepentingan, dan lain-lain. Hal ini juga diperparah dengankurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya hutan mangrove sebagaipenyangga kehidupan daratan dan lautan, sehingga kerusakan terus berlangsunghingga saat ini. Selain itu, akibat tumpang tindihnya wewenang pengelolaan,kerusakan hutan bakau di pesisir pantai timur Lampung makin meluas. Sudah sejaklama pengelolaan wilayah pesisir menjadi tumpang tindih karena tidak jelasnyawewenang pengelolaan dan munculnya berbagai kepentingan. Menurut Keppres No.32 Tahun 1990 Dinas Kehutanan memiliki wewenang untuk menjaga konservasi hutanbakau. Namun di sisi lain, Dinas Kelautan dan Perikanan juga memiliki kepentinganuntuk mengelola wilayah pesisir menjadi tambak dalam rangka peningkatan ekonomi disektor perikanan.Kerusakan wilayah pantai timur Lampung yang membentang sepanjang pesisirKabupaten Tulang Bawang, Lampung Timur dan Lampung Selatan telah dimulai sejakberkembangnya pertambakan udang secara besar-besaran di wilayah tersebut padatahun 1990-an yang mengkonversi areal mangrove. Sejarah pertambakan udang yangberkembang di pantai timur Lampung telah dimulai sejak sebelum tahun 1960-an.Pada saat itu telah berkembang budidaya tambak ekstensif skala sangat kecil untuk
STATUS LINGKUNGAN HIDUP DAERAH PROVINSI LAMPUNG 2007
1
 
ikan bandeng, udang, dan kepiting liar di Kabupaten Tulang Bawang, Lampung Tengahdan Lampung Timur. Pada era tahun 1976 pembukaan lahan tambak yang pertamaterjadi di Muara Gading Mas (Kecamatan Labuhan Maringgai, Kabupaten LampungTimur) seluas 14 ha dan hingga tahun 1980 terjadi perluasan tambak udang yangsangat cepat di sepanjang pantai timur. Selanjutnya mulai tahun 1990-anperkembangan usaha tambak udang semakin pesat yang ditandai dengan konversisecara besar-besaran kawasan mangrove untuk lahan tambak hingga luasnyadiperkirakan mencapai lebih dari 60.000 ha. Selain tambak udang yang dimiliki olehmasyarakat, kawasan tambak udang intensif telah dikembangkan di pesisir timurdengan pola tambak inti rakyat oleh PT CPB dan PT DCD yang terletak di pesisirKabupaten Tulang Bawang.Areal pertambakan PT DCD menempati lahan seluas 16.250 ha yang terletak di antaraMuara Way Mesuji dan Muara Way Tulang Bawang di Kecamatan Rawajitu Timur;sedangkan areal pertambakan milik PT CPB terletak di lahan pesisir antara Muara WayTulang Bawang dan Way Seputih dengan alokasi lahan sekitar 23.900 ha yang terletakdi Kecamatan Dente Teladas.
 
Namun dalam perkembangannya, tidak semua lahanyang dialokasikan digunakan oleh PT CPB; lahan-lahan tersebut banyak yangdimanfaatkan oleh masyarakat untuk lahan pertanian, pemukiman, maupun tambakrakyat. Dalam pembangunan areal pertambakannya, PT DCD dan PT CPB telahmengalokasikan lahan yang berbatasan langsung dengan laut selebar 200 m sebagaikawasan
green belt 
yang ditumbuhi oleh vegetasi mangrove.Selain kedua perusahaan tersebut, di pesisir Tulang Bawang juga berkembang tambakrakyat dengan sistem tradisional yang menempati lahan lebih dari 2.000 ha. Tambak-tambak rakyat ini umumnya dibangun di lahan yang terdapat di sekitar muara-muarasungai hingga pesisir pantai dengan tidak menyisakan areal mangrove sebagai
green belt 
. Bahkan di beberapa tempat yang dialokasikan sebagai
green belt 
milik PT DCDdan PT CPB telah dijadikan tambak oleh masyarakat sejak tahun 1997 hinggasekarang. Kedua perusahaan tidak dapat bertindak mencegah perambahan tersebutkarena khawatir terjadi bentrokan, sehingga perambahan semakin meluas.
STATUS LINGKUNGAN HIDUP DAERAH PROVINSI LAMPUNG 2007
2
 
 
Gambar 2.7 Foto Satelit Areal Pertambakan PT DCD dan PT CPB
(Sumber: Google Earth, diakses September 2007)
Di Kabupaten Lampung Timur, tepatnya di sebelah selatan TN Way Kambas, kawasanpesisir di sepanjang garis pantai mulai dari Tanjung Penet hingga Ketapang telahdiubah seluruhnya dari rawa-rawa dan hutan mangrove menjadi lahan pertanian padidan sekarang menjadi tambak udang windu. Konversi lahan diawali dari pingir pantai,kemudian dilanjutkan semakin lebar ke arah daratan. Di sekitar Sungai Pisang lebarkawasan pertambakan ini mencapai 5 km ke arah daratan. Saat ini luas arealpertambakan dari Tanjung Penet hingga ke Ketapang diperkirakan lebih dari 12.000 ha.Rusaknya hutan bakau akibat pembukaan tambak di sepanjang pesisir timur Lampungmembuat abrasi pantai semakin parah. Sejumlah kecamatan di pesisir pantai timur ini
STATUS LINGKUNGAN HIDUP DAERAH PROVINSI LAMPUNG 2007
3

Activity (28)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Abdul Malik liked this
norysyaid2696 liked this
civeg09 liked this
Jamal Sipil liked this
Tumbur Sihaloho liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->