Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Lapkas Jiwa-untuk Riana

Lapkas Jiwa-untuk Riana

Ratings: (0)|Views: 1 |Likes:
hihihiihii
hihihiihii

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Sinde Nijucimi Sekai on Jul 07, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/30/2014

pdf

text

original

 
STATUS PENDERITAGANGGUAN JIWA
I.Data Identifikasi
 Nama: Tn. SHJenis Kelamin: Laki-lakiUsia: 34 tahunSuku Bangsa: MelayuAgama: IslamPendidikan Terakhir : Tamat SMPPekerjaan: Tidak BekerjaStatus Pernikahan: Belum menikahStatus rawat: Pasien ulanganRuang: EnggangMasuk RSK pertama kali: 18 Juni 1998Masuk RSK terakhir kali: 16 Agustus 2012 (rawat inap)
II.Data Psikiatri
A.Keluhan UtamaAutoanamnesis
Pasien sering keluar malam hari tanpa tujuan yang jelas.
Alloanamnesis
Keluarga mengaku pasien sering keluar malam hari tanpa tujuan yang jelas.
B.Riwayat Gangguan SekarangAutoanamnesis (tanggal 24 oktober 2012)
Pasien dibawa ke Rumah Sakit Khusus Alianyang karena sering keluar malam tanpa tujuan yang jelas. Sejak 28 hari sebelum pasien masuk ke rumahsakit, pasien merasa tidak betah berada di rumah, karena dia sering merasa1
 
terganggu dengan suara-suara cicak. Menurut pasien dikamarnya banyak cicak sehingga membuat pasien risih dan ingin keluar. Pasien jugamengatakan bahwa dia sering mendengarkan bisikan-bisikan yangmenyuruhnya untuk pergi keluar rumah. Pasien juga merasa terkadang diasering keluar malam karena tubuhnya dikendalikan oleh makhluk halus.Kakak pasien marah dengan pasien, karena sering keluar malam tanpa tujuanyang jelas. Kemudian pasien meminta untuk dibawa ke RSK karena pasienmerasa pikirannya sedang kacau. Pasien merasa minder dengan keluarga dansulit untuk berkomunikasi dengan keluarga. Hal ini membuat pasien seringmengurung diri di kamar. Pasien merasa tidak diperhatikan oleh kakak karenakakak juga harus memperhatikan suami dan anaknya, tidak selalumemperhatikan pasien. Pasien tidak mau bergaul dengan tetangga karenamerasa curiga tetangga sering membicarakan penyakit pasien.Sejak bulan puasa pasien mengaku tidak pernah lagi minum obat-obatanyang dia dapatkan dari RSK Alianyang. Pasien berhenti minum obat karena iamerasa ulu hati terasa nyeri jika ia meminum obat tersebut.Di RSK Alianyang Pasien curiga bahwa ada yang membicarakannya yaitutetangga-tetangganya di rumah. Dan saat pasien merasa sedang dibicarakanoleh tetangga, maka cicak-cicak akan bersuara “cit, cit, cit” yang diartikanoleh pasien bahwa cicak tersebut membenarkan pikirannya. Pasien jugamengartikan bahwa kokokan ayam yang didengarnya di pagi hari adalah“hidayat sakit, hidayat sakit”.Pasien percaya bahwa pasien memiliki kekuatan untuk menghidupkan ataumematikan lampu sesuai dengan keinginannya.Pasien mengatakan bahwa, jika pasien merasa sedih, maka cuaca akan berubah menjadi mendung dan turun hujan.Pasien mengatakan bahwa ia sering berbicara sendiri, tetapi tidak tahu berbicara dengan siapa.Pasien juga sering mendengarkan suara bisikan-bisikan yangmenyuruhnya untuk berjalan mondar-mandir di ruangan kamar tidur RSK Alianyang dan pasien mengikutinya.2
 
Pasien yakin bahwa tubuhnya dimasuki oleh seorang Ratu berambut panjang dengan mahkota di kepalanya dan Ratu tersebut bisa berbicaradengan pasien, “Dayat, saya ini adalah pelindungmu, jika ada orang-orangyang ingin berbuat jahat pada Dayat, maka orang tersebut tidak bisa melihatDayat”.Pasien mengatakan bahwa ia percaya para penunggu pohon akan marahdan mengamuk di dunia ini jika pasien meninggal.Pasien meyakini bahwa jika pasien tidak memiliki anak dan isteri maka pasien adalah rasul malaikat. Namun, jika pasien memiliki isteri dan anak,maka pasien adalah rasul, semacam wali Allah. Pasien mendapatkankeyakinan tersebut dari bisikan-bisikan.
Alloanamnesis (tanggal 24 oktober 2012)
Keluarga mengantar pasien ke RSK Alianyang karena pasien seringkeluar malam hari tanpa tujuan. Hal ini telah terjadi semenjak 28 harisebelum pasien masuk RSK Alianyang.Menurut keluarga, alasan pasien sering keluar rumah pada malam hariadalah karena pikirannya yang kacau. Sebelum ke RSK Alianyang, kakak  pasien memarahi pasien karena sering keluar pada malam hari, dan pasienmalah meminta dimasukkan ke RSK Alianyang karena merasa pikiran sudahkacau.Pasien tidak teratur minum obat setelah keluar dari RSK Alianyang bahkan semenjak bulan puasa pasien tidak minum obat sama sekali. Padahalsebelum bekerja kakak pasien selalu menyiapkan obatnya tetapi pasien tidak memakannya.Keluarga mengaku pasien sering mengurung diri di kamar dan tidak maumengobrol maupun bergaul dengan keluarga. Keluarga sadar bahwa pasienmerasa kurang diperhatikan padahal keluarga mengaku sangat perhatianterhadap pasien. Keluarga membenarkan pasien yang tidak mau bergauldengan tetangga karena merasa malu dengan penyakitnya.3

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->