2
Tabel 1 Areal panen, produksi dan produktivitas kentang dunia serta lima negara penghasil terbesar1998 1999 2000 2001 2002Dunia A (ha) 18 838 439 19.663 237 20 080 053 19 654 138 19 287 909P (t) 300 750 210 300 912 662 329 024 643 312 435 128 311 359 672Y (t/ha) 15,96 15,30 16,39 15,90 16,14China A (ha) 4 064 030 4 420 703 4 725 366 4 720 527 4 671 667P (t) 64 618 163 56 141 097 66 325 167 64 596 119 66 573 331Y (t/ha) 15,90 12,70 14,04 13,68 14,25Russian Fed. A (ha) 3 235 600 3 226 700 3 229 060 3 216 200 3 198 110P (t) 31 418 370 31 343 850 33 979 460 34 965 160 32 870 840Y (t/ha) 9,71 9,71 10,52 10,87 10,28India A (ha) 1 206 000 1 320 500 1 340 000 1 211 300 1 410 000P (t) 17 648 100 23 610 700 24 713 200 22 488 400 24 082 000Y (t/ha) 14,63 17,88 18,44 18,57 17,08USA A (ha) 561 600 539 210 545 520 494 610 514 080P (t) 21 580 600 21 691 500 23 297 460 19 862 270 20 856 270Y (t/ha) 38,43 40,23 42,71 40,16 40,57Ukraine A (ha) 1 513 200 1 551 100 1 631 000 1 605 000 1 600 000P (t) 15 405 000 12 723 000 19 838 100 17 344 000 16 619 500Y (t/ha) 10,18 8,20 12,16 10,81 10,39Sumber: FAOSTAT
Tingkat pertumbuhan ini jauh melebihi rata-rata tingkat pertumbuhan kentang dunia dan negara majuyang masing-masing diproyeksikan sebesar 1,29% dan 0,34% per tahun. Data menunjukkan bahwapertumbuhan produksi kentang terus meningkat, bahkan melebihi peningkatan pertumbuhan tanamanpangan utama lainnya. Hal ini memberikan indikasi semakin meningkatnya kepentingan relatif kentangdiantara komoditas pangan lain, khususnya di Asia (CIP, 1998).
Tabel 2 Produksi, proyeksi dan tingkat pertumbuhan kentang 1993-2020ProduksiNegara1993(juta ton)2020(juta ton)Tingkat Pertumbuhan1993-2020(%/year)China 42,5 87,8 2,,72Negara-negara Asia Timur lainnya 2,4 3,3 1,18India 16,3 43,3 3,67Negara-negara Asia Selatan lainnya 3,5 7,7 2,98Asia Tenggara 1,3 2,3 2,08Amerika Latin 12,6 20,2 1,76Asia Barat dan Afrika Utara 13,0 23,4 2,21Sub-Sahara Afrika 2,6 6,0 3,06Negara berkembang 94,3 194,0 2,71Negara maju 191,0 209,5 0,34Dunia 285,3 403,5 1,29
Sumber: Scott, Rosegrant and Ringler (2000)