Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
08MeityRolles

08MeityRolles

Ratings: (0)|Views: 24 |Likes:

More info:

Published by: DR.Rolles Nixon Palilingan,MS on May 12, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/14/2009

pdf

text

original

 
Seminar Nasional Ergonomi 2007, 26 Juli 2007 Biomechanic and Physiologi
80
 
EVALUASI BEBAN KERJA DAN STRAIN FISIOLOGISPADA AKTIVITAS PRAKTIKUM LAPANGANMAHASISWA FMIPA UNIMA
Meity Martina Pungus, Rolless Nixon Palilingan
Program Pascasarjana Peminatan Ergonomi Fisiologi KerjaFakultas Kedokteran Universitas Udayanameity_pungus@yahoo.com, rollespalilingan@yahoo.com
 Abstrak
 Aktivitas praktikum lapangan yang biasa dilakukan di alam terbuka sebagaiimplementasi kurikulum baru sejak tahun 2003, merupakan kegiatan rutin dan penting dalam kegiatan akademik di Jurusan Fisika FMIPA UNIMA. Aktivitas yang dilakukan selama ini, yang biasanya berlangsung 4 sampai 6 jam, jelas menunjukkan gejala-gejala yang mengharuskan perlu adanya evaluasitentang aktivitas yang dilakukan, khususnya dilihat dari beban kerja dankemungkinan terjadinya strain fisiologis. Gejala-gejela tersebut tergambar darikeluhan subyektif yang teramati langsung di lapangan seperti: haus, panas,gerah, lelah, pegal dan sakit belakang; dan juga dari ketidaksanggupan sebagianbesar mahasiswa untuk bertahan di arena praktikum sampai selesai. Pada setiapkelompok yang biasanya terdiri dari 3 sampai 5 orang, yang mampu bertahansampai selesai hanya 1 atau 2 orang. Oleh karena itu perlu dievaluasi secaraobyektif tentang beban kerja dan kemungkinan terjadinya strain fisiologis dalammelakukan aktivitas praktikum lapangan. Metode yang digunakan adalah metode observasional dengan pengamatanlangsung variabel denyut nadi dan suhu oral (suhu inti tubuh) untuk menentukanbeban kerja dan kemungkinan strain fisiologis. Pengukuran variabel denyut nadidan suhu oral dilakukan tiga kali sepanjang aktivitas praktikum lapangan:sebelum aktivitas, setelah dua unit praktikum dan setelah empat unit praktikum.Pengukuran denyut nadi pemulihan dilakukan pada 5 menit terakhir, dimanadenyut nadi diukur pada 30 detik di akhir setiap menit. Beban kerja dankemungkinan strain fisiologis dievaluasi berdasarkan klasifikasi beban kerjastandar yang telah ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja aktivitas praktikum lapangantergolong pada kategori ringan sampai sedang, demikian juga strain fisiologis yang dialami subyek tergolong pada kategori sedang. Akan tetapi strain fisiologis subyek ada kecenderungan terus meningkat bila lamanya pelaksanaanaktivtas diperpanjang. Karena ECPT>ECPM maka upaya-upaya intervensi untuk  perbaikan terhadap pelaksanaan aktivitas praktikum lapangan dapat diarahkan pada hal-hal yang berhubungan dengan iklim mikro setempat.
 Kata Kunci
: Praktikum Lapangan, Beban Kerja, Strain Fisiologi.
 
Seminar Nasional Ergonomi 2007, 26 Juli 2007 Biomechanic and Physiologi
81
 
1.
 
PENDAHULUAN
Aktivitas praktikum lapangan yangdilakukan di alam terbuka, merupakanaktivitas akademis yang rutin dilakukandalam kegiatan Belajar Mengajar diJurusan Fisika FMIPA UNIMA, sebagaiimpimentasi kurikulum berbasiskompetensi yang sudah diberlakukansejak tahun 2003.Aktivitas ini dilakukan olehmahasiswa yang memilih konsentrasiFisika Lingkungan dan Kebumian, setelahmemilih dari beberapa konsentrasi yangtersedia.Berdasarkan pengalaman dalamaktivitas praktikum lapangan yangdilakukan selama ini (Tengko dkk.
[1]
),menunjukkan bahwa aktivitas iniberpotensi menyebabkan bahaya yangterekspresi pada keluhan-keluhan secarafisik maupun secara psikis. Praktikumyang biasa dilakukan secara berkelompok 3 sampai 5 orang, yang mampu bertahandi arena praktikum sampai selesai hanya 1atau 2 orang. Kenyataan dari pengalamantersebut terbukti dari hasil penelitianPalilingan dan Pungus
[2]
yangmenunjukkan bahwa skor kelelahanmahasiswa meningkat secara signifikansetelah bekerja sekitar 2 jam di arenapraktikum. Demikian juga suhu orangyang dapat menggambarkan suhu intitubuh terjadi peningkatan yang signifikansetelah bekerja selama sekitar 2 jammaupun 4 jam di arena.Berdasarkan kenyataan tersebut diatas maka dipandang perlu untuk mengadakan evaluasi secara objektif tentang besarnya beban kerja dalammelakukan aktivitas praktikum lapangankemungkinan terjadinya strain fisiologis.
2.
 
BAHAN DAN METODE
Sampel yang digunakan dalampenelitian ini adalah sebanyak 8 orang,yang merupakan mahasiswa semester VIJurusan Fisika FMIPA UNIMA tahunakademik 2006-2007.Metode yang digunakan adalahmetode observasional yang dilakukandengan cara mengamati langsungvariabel-variabel yang digunakan dalampenentuan beban kerja dan strainfisiologis, yaitu variabel denyut nadi danvariabel suhu oral yang mewakili suhuinti tubuh.Pengamatan variabel denyut nadi dansuhu oral dilakukan secara serentak kepada sampel sebanyak tiga kali yaitusebelum aktivitas praktikum dilakukanyaitu pada pukul 08.15, setelah dua unitpraktikum dilakukan (unit 1, KelembabanLingkungan; unit 2, Interaksi Dua
 
Seminar Nasional Ergonomi 2007, 26 Juli 2007 Biomechanic and Physiologi
82
 Variabel Fisis Fungsi Harmonik), yaitupada pukul 11.34 dan setelah empat unitpraktikum dilakukan (unit 3, Efek Peredaman Medium Terhadap PenyinaranMatahari; dan unit 4, TransferAtmosferik), yaitu pada pukul 13.30.Variabel denyut nadi diukur dengancara meraba arteri radialis padapergelangan tangan kiri, kemudianmenghiutng jumlah denyut nadi selamasatu detik. Variabel suhu oral diukurdengan menggunakan termometer klinik digital.Untuk melihat perubahan rata-ratavariabel denyut nadi dan suhu oral padapengukuran I, pengukuran II danpengukuran III digunakan uji t pada taraf signifikansi 5%.Untuk mengevaluasi beban kerjadalam melakukan praktikum lapangandidasarkan pada kriteria beban kerjamenurut Grandjean
[3]
sebagaimana dalamTabel 1.Tabel 3. Kategori beban kerjaberdasarkan denyut nadi
[3]
.
No.Kategori BebanKerjaDenyut Nadi Kerja(denyut per menit)1 Sangat ringan 60-702 Ringan 75 -1003 Sedang 100 -1254 Berat 125-1505 Sangat berat 150-1756 Ekstrim > 175
Untuk mengevaluasi apakah bebankerja yang dilakukan dalam aktivitaspraktikum lapangan adalah akibataktivitas yang dilakukan atau akibat darilingkungan kerja (iklim mikro setempat)maka dilakukan perhitungan ECPT (
extracalorie due to peripheral temperature
)dan ECPM (
extra calorie due to peripheral metabolism
)
[4,5]
.ECPT dan ECPM ditentukan melaluipengukuran denyut nadi yang dilakukanpada lima menit terakhir setelah bekerjadan dihitung dengan menggunakanrumus:P3 + P4 + P5ECPT = - P03danP3 + P4 + P5ECPM = (P1+P2-P3) -3 dimana P0 adalah denyut nadi istirahat,dan P1, P2,
Ρ
3, P4, P5 adalah denyut nadipemulihan menit ke-1, 2, 3, 4, dan 5.Berdasarkan nilai ECPT dan ECPMmaka
[4,5]
:a)
 
Bila nilai ECPT > ECPM, berartibahwa faktor lingkungan lebihdominan sehingga memberikan bebankerja tambahan kepada subjek. Dalamupaya perbaikan maka aspek 

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->