Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword or section
Like this
1Activity
P. 1
05. B. Salinan Lampiran Permendikbud No. 67 Th 2013 Ttg Kurikulum SD

05. B. Salinan Lampiran Permendikbud No. 67 Th 2013 Ttg Kurikulum SD

Ratings: (0)|Views: 40 |Likes:
05. B. Salinan Lampiran Permendikbud No. 67 Th 2013 Ttg Kurikulum SD
05. B. Salinan Lampiran Permendikbud No. 67 Th 2013 Ttg Kurikulum SD

More info:

Categories:Types, Brochures
Published by: ZULFAWARDI AL AHSANY on Jul 09, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/09/2013

pdf

text

original

 
-1-SALINANLAMPIRANPERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAANNOMOR 67 TAHUN 2013 TENTANGKERANGKA DASAR DAN STRUKTUR KURIKULUMSEKOLAH DASAR/MADRASAH IBTIDAIYAHKERANGKA DASAR DAN STRUKTUR KURIKULUMSEKOLAH DASAR/MADRASAH IBTIDAIYAHI.
 
PENDAHULUANA.
 
Latar Belakang1.
 
Pengertian KurikulumUndang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem PendidikanNasional menyebutkan bahwa kurikulum adalah seperangkatrencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaranserta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraankegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu.Berdasarkan pengertian tersebut, ada dua dimensi kurikulum, yangpertama adalah rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, danbahan pelajaran, sedangkan yang kedua adalah cara yangdigunakan untuk kegiatan pembelajaran.Kurikulum 2013 yang diberlakukan mulai tahun ajaran 2013/2014memenuhi kedua dimensi tersebut.2.
 
Rasional Pengembangan Kurikulum 2013Kurikulum 2013 dikembangkan berdasarkan faktor-faktor sebagaiberikut:a.
 
 Tantangan Internal Tantangan internal antara lain terkait dengan kondisi pendidikandikaitkan dengan tuntutan pendidikan yang mengacu kepada 8(delapan) Standar Nasional Pendidikan yang meliputi standar isi,standar proses, standar kompetensi lulusan, standar pendidikdan tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana,standar pengelolaan, standar pembiayaan, dan standar penilaianpendidikan. Tantangan internal lainnya terkait dengan perkembanganpenduduk Indonesia dilihat dari pertumbuhan penduduk usiaproduktif. Saat ini jumlah penduduk Indonesia usia produktif (15-64 tahun) lebih banyak dari usia tidak produktif (anak-anakberusia 0-14 tahun dan orang tua berusia 65 tahun ke atas). Jumlah penduduk usia produktif ini akan mencapai puncaknyapada tahun 2020-2035 pada saat angkanya mencapai 70%. Oleh
 
-2-sebab itu tantangan besar yang dihadapi adalah bagaimanamengupayakan agar sumberdaya manusia usia produktif yangmelimpah ini dapat ditransformasikan menjadi sumberdayamanusia yang memiliki kompetensi dan keterampilan melaluipendidikan agar tidak menjadi beban.b.
 
 Tantangan Eksternal Tantangan eksternal antara lain terkait dengan arus globalisasidan berbagai isu yang terkait dengan masalah lingkungan hidup,kemajuan teknologi dan informasi, kebangkitan industri kreatif dan budaya, dan perkembangan pendidikan di tingkatinternasional. Arus globalisasi akan menggeser pola hidupmasyarakat dari agraris dan perniagaan tradisional menjadimasyarakat industri dan perdagangan modern seperti dapatterlihat di
World Trade Organization 
(WTO),
Association of Southeast Asian Nations 
(ASEAN) Community,
Asia-Pacific Economic Cooperation 
(APEC), dan
ASEAN Free Trade Area 
 (AFTA). Tantangan eksternal juga terkait dengan pergeserankekuatan ekonomi dunia, pengaruh dan imbas teknosains sertamutu, investasi, dan transformasi bidang pendidikan.Keikutsertaan Indonesia di dalam studi International
Trends in International Mathematics and Science Study 
(TIMSS) dan
Program  for International Student Assessment 
(PISA) sejak tahun 1999 juga menunjukkan bahwa capaian anak-anak Indonesia tidakmenggembirakan dalam beberapa kali laporan yang dikeluarkan TIMSS dan PISA. Hal ini disebabkan antara lain banyaknyamateri uji yang ditanyakan di TIMSS dan PISA tidak terdapatdalam kurikulum Indonesia.c.
 
Penyempurnaan Pola PikirKurikulum 2013 dikembangkan dengan penyempurnaan polapikir sebagai berikut:1)
 
pola pembelajaran yang berpusat pada guru menjadipembelajaran berpusat pada peserta didik. Peserta didikharus memiliki pilihan-pilihan terhadap materi yangdipelajari untuk memiliki kompetensi yang sama;2)
 
pola pembelajaran satu arah (interaksi guru-peserta didik)menjadi pembelajaran interaktif (interaktif guru-pesertadidik-masyarakat-lingkungan alam, sumber/ media lainnya);3)
 
pola pembelajaran terisolasi menjadi pembelajaran secara jejaring (peserta didik dapat menimba ilmu dari siapa sajadan dari mana saja yang dapat dihubungi serta diperolehmelalui internet);4)
 
pola pembelajaran pasif menjadi pembelajaran aktif-mencari(pembelajaran siswa aktif mencari semakin diperkuat denganmodel pembelajaran pendekatan sains);
 
-3-5)
 
pola belajar sendiri menjadi belajar kelompok (berbasis tim);6)
 
pola pembelajaran alat tunggal menjadi pembelajaranberbasis alat multimedia;7)
 
pola pembelajaran berbasis massal menjadi kebutuhanpelanggan (
users 
) dengan memperkuat pengembanganpotensi khusus yang dimiliki setiap peserta didik;8)
 
pola pembelajaran ilmu pengetahuan tunggal (
monodiscipline 
)menjadi pembelajaran ilmu pengetahuan jamak(
multidisciplines 
); dan9)
 
pola pembelajaran pasif menjadi pembelajaran kritis.d.
 
Penguatan Tata Kelola KurikulumPelaksanaan kurikulum selama ini telah menempatkankurikulum sebagai daftar matapelajaran. Pendekatan Kurikulum2013 untuk Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah diubah sesuaidengan kurikulum satuan pendidikan. Oleh karena itu dalamKurikulum 2013 dilakukan penguatan tata kelola sebagaiberikut:1)
 
tata kerja guru yang bersifat individual diubah menjadi tatakerja yang bersifat kolaboratif;2)
 
penguatan manajeman sekolah melalui penguatankemampuan manajemen kepala sekolah sebagai pimpinankependidikan (
educational leader 
); dan3)
 
penguatan sarana dan prasarana untuk kepentinganmanajemen dan proses pembelajaran.e.
 
Penguatan MateriPenguatan materi dilakukan dengan cara pendalaman danperluasan materi yang relevan bagi peserta didik.B.
 
Karakteristik Kurikulum 2013Kurikulum 2013 dirancang dengan karakteristik sebagai berikut:1.
 
mengembangkan keseimbangan antara pengembangan sikapspiritual dan sosial, rasa ingin tahu, kreativitas, kerja sama dengankemampuan intelektual dan psikomotorik;2.
 
sekolah merupakan bagian dari masyarakat yang memberikanpengalaman belajar terencana dimana peserta didik menerapkanapa yang dipelajari di sekolah ke masyarakat dan memanfaatkanmasyarakat sebagai sumber belajar;3.
 
mengembangkan sikap, pengetahuan, dan keterampilan sertamenerapkannya dalam berbagai situasi di sekolah dan masyarakat;4.
 
memberi waktu yang cukup leluasa untuk mengembangkanberbagai sikap, pengetahuan, dan keterampilan;5.
 
kompetensi dinyatakan dalam bentuk kompetensi inti kelas yangdirinci lebih lanjut dalam kompetensi dasar matapelajaran;

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->