Welcome to Scribd. Sign in or start your free trial to enjoy unlimited e-books, audiobooks & documents.Find out more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
bahsa cerpen

bahsa cerpen

Ratings: (0)|Views: 2|Likes:

More info:

Published by: Muhammad Dawam Anshori on Jul 09, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/21/2014

pdf

text

original

 
Untuk sebagian orang hal ini merupakan halusinasi belaka, tapi sebagian orangpula hal ini sudah menjadi biasa.Sebut saja namaku Rio, ini adalah hari pertama aku kembali bersekolah,bukan sebagai siswa baru, tapi sebagai siswa lama yang mendapat kelas baru.Berbedanya disini aku melihat teman baru, ada beberapa teman lama tapi tak begituakrab lagi.Beberapa hari berada di kelas tersebut, sering membuatku merasa taknyaman. Hingga suatu hari kami dapati, teman kami mengalami hal yang sudah lamatak kulihat, tampaknya dia kerasukan. Hampir sebagian kelas merasa khawatirdengan hal itu, dalam pikirku siapa dia ? apa harus diselesaikan masalah ini ?Bersama teman-teman yang lain, kami berusaha menetralkan keadaannya.Masalah hari itu pun berlalu, kami kembali ke aktivitas sebelumnya. Beberapateman masih trauma dengan hal itu. Pikirku, apa yang dia cari ? Kemudian kamiterbentuk dalam sebuah komunitas yang tampak seperti seorang pelacak terdiridari Aku, Abdi, dan Prakoso. Lembar demi lembar kami dapatkan dari penjagasekolah yang sudah lama bekerja di sekolah tersebut, bukan hal yang baru buatpenjaga sekolah tersebut, bila ada yang kerasukan.Setelah diselidiki ternyata sekolah tersebut memiliki hal mistis yangtersembunyi. Dari data yang kami kumpulkan, kami dapat menyimpulkan bahwa acara yang setiap 4 tahun sekali dilaksanakan, selalu meminta korban. Semua dari kamiterkejut, ketika kami mulai merincikan nama-nama korban dan kami dapatmemprediksikan beberapa nama korbannya, tapi kami tahu kami bukan TUHAN yangbisa mengatur kematian seseorang.Berstatus sebagai siswa biasa, aku diajak hadiri di acara tersebut, akumengiyakan untuk menghadiri acara tersebut.Di tengah kegelapan malam, Aku dan Abdi ditugaskan menjaga piket, ditemaniCaze. Dia adalah teman sekelas yang pada suatu hari lalu mengalami kerasukan.Ditengah hangatnya perbincangan, di bawah alam sadarnya dia mengatakan merekamenunggu kalian keesokan harinya. Aku dan Abdi tampak terkejut, jujur sempattakut karena mereka adalah bangsa yang tak biasa.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->