Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
2Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Perkembangan Kurikulum Di Indonesia

Perkembangan Kurikulum Di Indonesia

Ratings: (0)|Views: 361|Likes:
Published by Unyil

More info:

Published by: Unyil on Jul 10, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

11/12/2013

pdf

text

original

 
 1
BAB I
 
PENDAHULUAN
 
A.
 
Latar Belakang
Pendidikan adalah suatu sistem yang melibatkan banyak unsur dalam proses pelaksanaannya. Semua unsur tersebut saling berkaitan hinggaterbentuk suatu kesatuan sistem yang menentukan keberhasilan dalam pencapaian tujuan pendidikan yang telah di tetapkan. Masing-masing unsur  pendidikan memiliki peranan tersendiri dalam prosesnya. Salah satu unsur  penting dalam pendidikan adalah kurikulum.Kurikulum adalah sejumlah mata ajaran yang harus ditempuh dandipelajarai oleh siswa untuk memperoleh sejumlah pengetahuan (Hamalik,2003: 16). Menurut nasution (1999: 5) kurikulum adalah segala usaha sekolahuntuk mempengaruhi anak belajar apakah dalam ruangan kelas, dihalamansekolahataupun diluar sekolah termsuk kurikulum.Menurut saya dari setiap perubahan kurikulum pendidikan telahmenunjukkan perbaikan dari kurikulum-kurikulum sebelumnya. Namun hal itutidak dibarengi dengan kemajuan kompetensi siswa yang dimiliki. Hal initerbukti dari posisi negara kita dalam tingkat kemajuan pendidikan masih kalah jauh dengan negara tetangga yang secara geografis negara kita lebih luas.Logikanya semakin luas, jumlah penduduk pun semakin banyak, otomatis bannyak bakat-bakat yang terdapat dalam setiap individu-individu bangsaIndonesia. Menurut Okta (2007), Secara peringkat. Berdasarkan dalam laporanBadan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk bidang pendidikan, United Nation Educational, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO), yangdirilis pada Kamis (29/11/07) menunjukkan, peringkat Indonesia dalam hal pendidikan turun dari 58 menjadi 62 di antara 130 negara di dunia. Mau tidak mau, itu menggambarkan bahwa kualitas pendidikan kita pun semakindipertanyakan. Sebab, tingkat pendidikan Indonesia kian melorot. Kurikulum
 
 2
di Indonesia mengalami perubahan sebanyak 7 kali yaitu pada tahun 1947,1952, 1968, 1975, 1984, 1994, 2004, 2006.B.
 
Rumusan Masalah
 1.
 
Bagaimana perkembangan kurikulum di Indonesia ?2.
 
Ciri-ciri kurikulum tahun 1947 sampai tahun 2006 di Indonesia ?3.
 
Kelebihan dan kekurangan kurikulum tahun 1947 sampai tahun 2006Indonesia ?C.
 
Tujuan
Setelah membaca makalah ini diharapkan dapat mengetahui dan memahami:1.
 
Perkembangan kurikulum di Indonesia2.
 
Ciri-ciri kurikulum tahun 1947 sampai tahun 20063.
 
Kelebihan dan kekurangan kurikulum tahun 1947 sampai tahun 2006
 
 3
BAB II
 
PEMBAHASAN
 Di Indonesia mengalami perubahan kurikulum sebanyak 7 kali yaitu padatahun 1947, 1952, 1968, 1975, 1984, 1994, 2004, 2006. Menurut (dari di internet)
negeri kita hanya mampu menjadi bangsa “penjual” tenaga kerja murah
di negeriorang. Disimpulkan betapa gagalnya dunia pendidikan di negara kita ini yangtelah gagal dalam melahirkan tenaga-tenaga yang berkualitas yang mampu bersaing dalam dunia kerja, walaupun kurikulum telah mengalami perubahansebanyak 7 kali, atau bisa disebut berkali-kali.Hal ini juga diungkapkan oleh Prof. Aleks Maryunus guru besar 
Universitas Negeri Padang menyebutkan bahwa “selama ini sibuk mengurusi danmembenahi dokumen tetulisnya saja”. Menurutnya perubahan kurikulum di
negara kita lebih menitikberatkan pada perubahan konsep tertulisnya saja berupa buku-buku pelajaran dan silabus saja tanpa mau memperbaiki proses pelaksanaannya di tingkat sekolah. Sedangkan proses dan hasilnya tak pernahmampu dijawab oleh kurikulum pendidikan kita.
A.
 
Kurikulum 1975
 Kurikulum 1975 sebagai pengganti kurikulum 1968 yangmelatarbelakangi adalah pengaruh konsep di bidang manajemen. MenurutMudjito (dalam Dwitagama: 2008) Zaman ini dikenal dengan istilah satuan pelajaran yaitu pelajaran setiap satuan bahasan.Ciri-ciri kurikulum 1975 :Metode materi dirinci pada Prosedur Pengembangan Sistem Instruksi (PPSI).Setiap satuan dirinci lagi: petunjuk umum, tujuan intruksional khusus (TIK),materi pelajaran, alat pelajaran, kegiatan belajar-mengajar, dan evaluasi.Kelebihan dari kurikulum 1975 :Menekankan pada tujuan agar pendidikan lebih efisien dan efektif.Menekankan kepada efisiensi dan efektivitas dalam hal daya dan waktu.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->