Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
0Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Penghantar Ilmu Hukum

Penghantar Ilmu Hukum

Ratings: (0)|Views: 83|Likes:
Published by Zendy Aja
Makalah
Makalah

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Zendy Aja on Jul 11, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOCX, TXT or read online from Scribd
See More
See less

07/11/2013

pdf

text

original

 
MAKALAH TENTANG UU PENGHANTAR ILMU HUKUM
A.
 
PENDAHULUAN
 
1.
 
Latar Belakang.
 Makalah ini saya buat untuk memenuhi tugas dalam mata kuliah PENGANTAR ILMUHUKUM, makalah ini dibuat untuk memaparkan 3 nilai dasar hukum dengan mengambil contoh penegakan hukum yang berkembang yang menimbulkan kerisauan di masyarakat.Hukum adalah seperangkat aturan tertulis atau tidak tertulis yang memberikan sebuahkeadilan untuk masyarakat.Hukum itu bersifat mengatur dan memaksa.Bicara tentang hukumadalah membicarakan hubungan antar manusia .membicarakan hubungan antar manusia adalahmembicarakan keadilan. Dengan demikian setiap pembicaraan mengenai hukum, jelas atausamar samar , senantiasa merupakan pembicaraan mengenai keadilan pula. Kita tidak dapatmembicarakan hukum hanya sampai kepada wujudnya sebagai suatu bangunan yang formal.Kita juga perlu melihatnya sebagai ekspresi dari cita cita keadilan masyarakatnya.Dengan masalah yang berkembang dan terjadi dimasyarakat ,kita bisa mengetahuimasalah-masalah yang kita anggap sebagai hal yang tidak sesuai dengan penjelasan hukum itusendiri. Hukum itu dibuat untuk mensejahterakan masyarakatnya bukan untuk menyensarakanmasyarakatnya.Setiap permasalahan yang muncul pasti akan menimbulkan sebuah konflik satudengan yang lain maka dari itu konflik akan diselesaikan dengan jalan hukum.Sesuai Undang-Undang Dasar 1945 pasal 27 ayat 1 tentang segala warga negara bersamaan kedudukannya didalam hukum dan pemerintahan dan wajib menjunjung hukum dan pemerintahan itu dengantidak kecualinya.Dari penjabaran itu maka dapat disimpulkan tidak orang yang kebal akan hukum danharus tunduk kepada hukum.Tapi ironisnya hukum yang berkembang di Indonesia dapatdipermainkan oleh orang-orang yang berkerah putih. Dengan menghalalkan berbagai cara untuk mendapatkan kemenangan, para elite-elite tersebut dapat melakukan hal yang dia inginkanasalkan uang yang berbicara. Orang
 – 
orang kecil yang tidak mengerti tentang hukum ketikatersandung masalah hukum akan ditindas. Itu terbukti dalam kasus pencurian sandal jepitmaupun kasus mbah minah yang mengambil kakao yang tuntutan hukuman sama dengan parakoruptor yang merampas dan mencuri uang rakyat bermilyar-milyaran.Pasal 1 UUD 1945 jelasmengatakan bahwa negara Indonesia adalah negara hukum, sehingga konsekuensi yang timbulmenyebabkan Indonesia memiliki aturan-aturan tertulis yang digunakan untuk mengatur dan
 
menciptakan ketertiban bagi masyarakatnya.Itulah Indonesia, negara yang disebut negara hukumtapi tidak tahu akan hukum.Dalam masalah penegak hukum di Indonesia yang carut marut hingga masalah nilai-nilaidasar hukum yang harus dikaji.Kita dapat menarik sebuah perkataan yang pernah dijelaskan
kepada kita, “hukum bagaikan sarang laba
-laba hanya serangga kecil yang dapat terjebak tapi
 jika burung/makhluk yg lebih besar tidak akan bisa terjebak”.Dengan itu sangat pentingnya 3
nilai dasar hukum yang harus dipahami oleh setiap warga negara.
2. Penegakan hukum berdasarkan nilai keadilan, kepastian hukum dankemanfaatan
 Radbruch mengatakan bahwa hukum itu harus memenuhi berbagai karya disebut sebagainilai dasar dari hukum. Nilai dasar hukum tersebut adalah: keadilan, kegunaan dan kepastianhukum.. Sekalipun ketiga-tiganya itu merupakan nilai dasar dari hukum, namun di antara merekaterdapat suatu
Spannungsverhaltnis
(ketegangan), oleh karena di antara ketiga nilai dasar hukumtersebut masing-masing mempunyai tuntutan yang berbeda satu sama lainnya, sehinggaketiganya mempunyai potensi untuk saling bertentangan.Hukum sebagai pengemban nilai keadilan menurut Radbruch menjadi ukuran bagi adiltidak adilnya tata hukum.Tidak hanya itu, nilai keadilan juga menjadi dasar dari hukum sebagaihukum.Dengan demikian, keadilan memiliki sifat normatif sekaligus konstitutif bagihukum.Keadilan menjadi landasan moral hukum dan sekaligus tolok ukur sistem hukum positif.Kepada keadilan-lah hukum positif berpangkal.Sedangkan konstitutif, karena keadilanharus menjadi unsur mutlak bagi hukum sebagai hukum.Tanpa keadilan, sebuah aturan tidak  pantas menjadi hukum.Semua nilai-nilai dasar hukum tersebut saling berkaitan dan tidak bisa terpisahkan .jika hanyaterpenuhi nilai keadilan saja. Karena nilai keadilan tidak terikat dengan dengan nilai nilakegunaan maupun nilai kepastian .nilaikegunaan lebih mengutamakan manfaat yang didapatkandari sebuah hukum. Nilai kepastian hukum lebih mengarah kepada peraturan itu sendiri.Denganhal ini setiap penegakan hukum harus berdasarkan nilai-nilai tersebut.
 
3. Maka dari dari itu makalah saya mengangkat masalah suap yang terjadipada hakim ad hoc tipikor.
 Suap-menyuap (bribery) bukanlah suatu tindak pidana biasa. Dalam teori hukum pidana, perbuatan ini dikategorikan sama dengan tindak pidana pembunuhan, pemerkosaan, dan pencurian. Perbuatan suap merupakan mala per se atau mala in se dan bukan mala prohibita.Konsep mala per se yang dilandasi oleh pemikiran natural wrongs menganggap bahwakejahatan-kejahatan tertentu merupakan kejahatan yang berkaitan dengan hati nurani dandianggap tercela bukan karena peraturan perundang-undangan telah melarangnya.Tetapimemang sudah dengan sendirinya salah.Adapun konsep mala prohibita bertitik tolak dari pemikiran bahwa perbuatan dianggaptercela atau salah karena perundang-undangan telah melarangnya, sehingga disebut sebagairegulatory offenses.Contohnya ialah pelbagai peraturan tata tertib di pelbagai bidang kehidupanyang diperlukan dalam rangka untuk menegakkan tertibnya kehidupan modern.Tindak pidana suap merupakan mala per se karena penyuapan selalu mengisyaratkanadanya maksud untuk memengaruhi (influencing) agar yang disuap (misalnya menyangkut diriseorang pejabat) berbuat atau tidak berbuat yang bertentangan dengan kewajibannya.Atau jugakarena yang disuap telah melakukan sesuatu atau tidak melakukan sesuatu yang bertentangan
dengan kewajibannya. Para pelaku, baik „aktor intelektual‟ maupun „aktor pelakunya‟, telah
melakukan sesuatu yang bertentangan baik dengan norma hukum maupun norma-norma sosialyang lain (agama, kesusilaan, dan kesopanan)Dunia internasional mengkriminalisasikan suap-menyuap sebagai kejahatankorupsi.Menurut Muladi (2005), banyak sekali instrumen regional (misalnya EU, Inter-American, African Union, Southern African Development Community) ataupun organisasinya(misalnya OECD, GRECO) yang merumuskan untuk mencegah dan memberantas korupsitermasuk suap-menyuap. Dalam pertumbuhannya, instrumen-instrumen itu mengerucut dalam bentuk UN Convention Against Corruption, Vienna, 2003.Dalam Konvensi PBB, ruang lingkup bribery diperluas dan mencakup penyuapanterhadap pejabat publik, termasuk pejabat publik asing dan pejabat publik dari organisasiinternasional, baik aktif maupun pasif.Bahkan dianjurkan pula mengkriminalisasikan perbuatan suap di lingkungan swasta(bribery in the private sector) dalam kegiatan komersial, ekonomi, dan finansial, termasuk juga

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->