Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Erman Rajagukguk - Pengertian Keuangan Negara Dan Kerugian Negara

Erman Rajagukguk - Pengertian Keuangan Negara Dan Kerugian Negara

Ratings: (0)|Views: 13|Likes:
Published by m3gad3th

More info:

Published by: m3gad3th on Jul 11, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/17/2014

pdf

text

original

 
 1
PENGERTIAN KEUANGAN NEGARA DANKERUGIAN NEGARA
 
Oleh : Erman Rajagukguk 
∗∗
 Hukum tidak otomatis berperanan dalam pembangunan ekonomi. Untuk dapat mendorong pembangunan ekonomi hukum harus dapat menciptakan tigakwalitas : “predictability”, “stability”, dan “fairness”. Tidak adanyakeseragaman, adanya kerancuan dan salah pemahaman mengenai keuangannegara dan kerugian negara telah mendatangkan ketidakpastian hukum danakhirnya menghambat pembangunan ekonomi.Paling sedikit ada enam masalah mengenai kerancuan “keuangan negara”dan “kerugian negara” dalam usaha pemberantasan tindak pidana korupsidewasa ini, yaitu :1.
 
Apakah asset PT. BUMN (Persero) adalah termasuk keuangannegara?2.
 
Apakah kerugian dari satu transaksi dalam PT. BUMN (Persero) berarti kerugian PT. BUMN (persero) dan otomatis menjadi kerugiannegara?3.
 
Apakah ada upaya hukum bagi Pemerintah sebagai pemegang sahammenuntut Direksi atau Komisaris bila tindakan mereka dianggapmerugikan Pemerintah sebagai pemegang saham?4.
 
Apakah Pemerintah sebagai pemegang saham dalam PT. BUMN(Persero) dapat mengajukan tuntutan pidana kepada Direksi danKomisaris PT. BUMN (Persero) bila tindakan mereka dianggapmerugikan Pemerintah sebagai Pemegang Saham?5.
 
Apakah yang dimaksud dengan kerugian negara?6.
 
Langkah-langkah apakah yang perlu dilakukan untuk terciptanyasinkronisasi peraturan perundang-undangan dan pelaksanaannya?
Disampaikan pada Diskusi Publik “Pengertian Keuangan Negara Dalam Tindak Pidana Korupsi”Komisi Hukum Nasional (KHN) RI, Jakarta 26 Juli 2006.
∗∗
Mendapat Sarjana Hukum (SH) dari Universitas Indonesia (1974), LL.M dari UniversityWashington School of Law, Seattle (1984), Ph.D dari University Washington School of Law, Seattle (1988).Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Indonesia.
 
 
 2
1.
 
Apakah asset PT. BUMN (Persero) adalah termasuk keuangan negara?Pasal 1 ayat (2) UU No. 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negaramenyatakan bahwa Perusahaan Persero, yang selanjutnya disebut Persero,adalah BUMN yang berbentuk perseroan terbatas yang modalnya terbagidalam saham yang seluruh atau paling sedikit 51% (lima puluh satu persen)sahamnya dimiliki oleh Negara Republik Indonesia yang tujuan utamanyamengejar keuntungan. Selanjutnya Pasal 11 menyebutkan terhadap Persero berlaku segala ketentuan dan prinsip-prinsip yang berlaku bagi perseroanterbatas sebagaimana diatur dalam Undang-Undang No. 1 Tahun 1995 tentangPerseroan Terbatas.Karakteristik suatu badan hukum adalah pemisahan harta kekayaan badanhukum dari harta kekayaan pemilik dan pengurusnya. Dengan demikian suatuBadan Hukum yang berbentuk Perseroan Terbatas memiliki kekayaan yangterpisah dari kekayaan Direksi (sebagai pengurus), Komisaris (sebagai pengawas), dan Pemegang Saham (sebagai pemilik). Begitu juga kekayaanyayasan sebagai Badan Hukum terpisah dengan kekayaan Pengurus Yayasandan Anggota Yayasan, serta Pendiri Yayasan. Selanjutnya kekayaan Koperasisebagai Badan Hukum terpisah dari Kekayaan Pengurus dan AnggotaKoperasi.BUMN yang berbentuk Perum juga adalah Badan Hukum. Pasal 35 ayat (2)Undang-Undang No. 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negaramenyatakan, Perum memperoleh status Badan Hukum sejak diundangkannyaPeraturan Pemerintah tentang pendiriannya.Berdasarkan Pasal 7 ayat (6) Undang-Undang No. 1 Tahun 1995 tentangPerseroan Terbatas, BUMN Persero memperoleh status badan hukum setelahakte pendiriannya disahkan oleh Menteri Kehakiman (sekarang MenteriHukum dan HAM).Berdasarkan hal-hal tersebut di atas kekayaan BUMN Persero maupunkekayaan BUMN Perum sebagai badan hukum bukanlah kekayaan negara.Sebenarnya tidak ada yang salah dengan perumusan mengenai keuangannegara dalam penjelasan Undang-Undang No. 31 Tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi yang menyatakan :
 
 3
 “Keuangan negara yang dimaksud adalah seluruh kekayaan negara dalam bentuk apapun, yang dipisahkan atau yang tidak dipisahkan, termasuk didalamnya segala bagian kekayaan negara dan segala hak dan kewajibanyang timbul karena :(a)
 
 berada dalam penguasaan, pengurusan, dan pertanggung jawaban pejabat lembaga Negara, baik ditingkat pusat maupun di daerah;(b)
 
 berada dalam penguasaan, pengurusan, dan pertanggung jawabanBadan Usaha Milik Negara/Badan Usaha Milik Daerah, yayasan, badan hukum dan perusahaan yang menyertakan modal negara, atau perusahaan yang menyertakan modal pihak ketiga berdasarkan perjanjian dengan Negara.”“Kekayaan negara yang dipisahkan” dalam Badan Usaha Milik Negara(BUMN) secara fisik adalah berbentuk saham yang dipegang oleh negara, bukan harta kekayaan Badan Hukum Milik Negara (BUMN) itu.Seseorang baru dapat dikenakan tindak pidana korupsi menurut Undang-Undang bila seseorang dengan sengaja menggelapkan surat berharga dengan jalan menjual saham tersebut secara melawan hukum yang disimpannyakarena jabatannya atau membiarkan saham tersebut diambil atau digelapkanoleh orang lain atau membantu dalam melakukan perbuatan tersebut (Pasal 8Undang-Undang No. 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi). Namun dalam prakteknya sekarang ini tuduhan korupsi juga dikenakankepada tindakan-tidakan Direksi BUMN dalam transaksi-transaksi yangdidalilkan dapat merugikan keuangan negara. Dapat dikatakan telah terjadisalah pengertian dan penerapan apa yang dimaksud dengan keuangan negara.Begitu juga tidak ada yang salah dengan definisi keuangan negara dalamUndang-Undang No. 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara yangmenyatakan keuangan negara adalah semua hak dan kewajiban negara yangdapat dinilai dengan uang, serta segala sesuatu baik berupa uang maupun berupa barang yang dapat dijadikan milik negara berhubung dengan pelaksanaan hak dan kewajiban tersebut (Pasal 1 angka 1).Pasal 2 menyatakan Keuangan negara sebagaimana dimaksud dalamPasal 1 angka 1, meliputi, antara lain kekayaan negara/kekayaan daerah yangdikelola sendiri atau oleh pihak lain berupa uang, surat berharga, piutang,

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->