Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Analisis Risiko Kesehatan Terhadap Kontaminasi Arsen Pada Air Minum Di Daerah Buyat Sulawesi Utara

Analisis Risiko Kesehatan Terhadap Kontaminasi Arsen Pada Air Minum Di Daerah Buyat Sulawesi Utara

Ratings: (0)|Views: 110 |Likes:
Published by Trie Boy Hakie

More info:

Published by: Trie Boy Hakie on Jul 13, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/02/2014

pdf

text

original

 
1
Jurnal Kesehatan Masyarakat Madani, ISSN.1979-2287,Vol.02 No.03, Tahun 2009
ANALISIS RISIKO KESEHATAN TERHADAP KONTAMINASI ARSENPADA AIR MINUM DI DAERAH BUYAT SULAWESI UTARA.HEALTH RISK ASSESSMENT TO ARSENIC CONTAMINATIONAT DRINKING WATER IN BUYAT AREAS NORTH SULAWESI.
-------------------------------------------------------------------------------------------------
Anwar Daud
1
, Nur Nasry Noor 
2
, H.J. Mukono
3
, M. Sjahrul
4
1.Jurusan Kesehatan Lingkungan, FKM-UNHAS, Makassar 2.Jurusan Epidemiologi, FKM-UNHAS3.Jurusan Kesehatan Lingkungan FKM-UNAIR4.Jurusan Kimia Fakultas MIPA-UNHAS
 Abstrak : Kontaminasi air tanah, terutama kontaminasi arsen adalah sangat berbahaya bagi kesehatan manusia,bila air tersebut digunakan untuk keperluan rumah tangga. Di Asia telah dilaporkan bahwa di Banglades,China dan India, Kamboja, Myanmar, Pakistan, Thailand, Indonesia danLaos ada daerah-daerah di mana air tanah tercemar oleh arsen. Di Indonesiakhususnya di Buyat konsentrasi arsen yang tinggi telah pula ditemukan.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko kesehatan pencemaranarsen di Desa Buyat. Jenis penelitian adalah observasional dengan pendekatan Analisis Risiko Kesehatan Lingkungan (ARKL),dimana jumlahsumur diperiksa airnya25 buah, jumlah kasus 54 penduduk yang menderita keliainan kulit (keratosis atau hyperkeratosis). Hasil yang didapatkan, 90% air sumur tercemar di desa Buyat dengan konsentrasi minimum (0,0063 mg/l),maksimum (0,1040 mg/l) dan rata-rata±SD (0,040±0,030 mg/l). Risikokesehatan (RQ) telah melampaui angka 1, Duration time telah ditemukan 1,5 tahun,Cmax 
0,0082 mg/l,
dan laju konsumsi maksimum 53 ml/hari/orang dengan berat badan 35 kg.Kata kunci : Analisis risiko keshatan, Pencemaran arsen,Buyat  Abstract : Groundwater Contamination, especially arsenic isvery dangerousfor human health if water is used for domestic purposes. In Asia was report that in Bangladesh, China and India, Cambodia, Myanmar, Pakistan,Thailand, Indonesia and Laos are arsenic pollution areas.This study washealth risk assessment for arsenic pollution in Buyat Village, This study wasintended to examine risk factors of rice, drinking water, urinary, and blood arsenic levels to skin lesions at peoples in North Sulawesi.This wasobservational study with design Environmental Health Risk Assessment (EHRA) whereas 25 wells examined and cases (n=54) were peoplesuffering for skin lesion (keratosis or hyperkeratosis) living in Buyat Village(exposure areas). The result, 90% dig wells in Buyat Village were arsenic contamination with minimum (0,0063 mg/l), maximum (0,1040 mg/l) and mean ± SD (0,040±0,030 mg/l). Health risk (RQ) was over than value one,
 
2
duration times 1.5 years, Cmax.
0,0082 mg/l,
and exposure way (R)maximum 56 ml/day/man with 35 kg body weight.
 
3
Key words :Health Risk Assessment, Arsenic pollution, Buyat 
PENDAHULUAN
Sebelum memasuki abad ke-21, kontaminasi arsen air tanah sebelumnyadilaporkan di 20 negara, dari empat insiden utama berasal dari Asia. Jikadiurutkan berdasarkan keparahan, adalah Bangladesh, Bengal Barat (India),Mongolia (China) dan Taiwan. Setiap tahun, insiden kontaminasi arsen padaair-tanah dilaporkan dari negara-negara Asia. Sebagai contoh, beberapatempat di China baru-baru ini telah dilaporkan menjadi daerah masalah yangbaru. Kontaminasi arsen parah juga baru-baru ini telah dilaporkan dari VietnamdanIndonesia, dimana beberapa juta orang dikatakan berisiko tinggi untukmengalami keracunan arsen kronis (Rahman dkk, 1999, 2006, Daud dan Azis,2005, 2007).Laporan pertama tentang arsen di sumur-sumur bor, sumur gali dansumber mata air dilaporkan pada tahun 1976 di India. Tahun yang samadilaporkanbahwamasyarakatmeminumairterkontaminasiarsendiChandigarh dan beberapa perkampungan seperti Punjab, Haryana, HimachalPradesh di India bagian utara. Kandungan arsen yang tinggi ditemukan padahati mereka yang mengalami fibrosis portal non-sirosis (NCPF) dan meminumair yang terkontaminasi arsen. Kontaminasi arsen pada air-tanah di propinsiBengal Barat pertama kali ditemukan pada bulan Juli 1983. Pada tahun yangsama, ditemukan sekitar 16 pasien menglami lesi-lesi kulit akibat arsen,diidentifikasidarisalahsatukampungdalamdistrikParganasdimanamasyarakat meminum air terkontaminasi arsen dari sumur mereka di BengalBarat.(Chakraborty, 2003, Rahman, 2006).Konsentrasi arsen 545 µg/L telah ditemukan pada sampel air dari sumur pompa tangan di India. Lebih lanjut dilaporkan bahwa kandungan arsen tinggidalam hati lima dari sembilan pasien yang mengalami hipertensi portal non-sirosis (NCPH) yang telah meminum air yang terkontaminasi arsen, fibrosisporta non-sirosis (NCPF) dan obstruksi vena portal ekstrahepatik pada orangdewasa sangat umum di India dan menunjukkan bahwa konsumsi air yangterkontaminasi arsen bisa memiliki peranan dalam patogenesis penyakit”Laporan serupa menyatakan bahwa kondisipasien begitu parah sehingga

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->