Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Apa Itu Ilmu

Apa Itu Ilmu

Ratings: (0)|Views: 13 |Likes:
Pengertian Ilmu
Pengertian Ilmu

More info:

Published by: Muhammad Abdi Karyoga on Jul 14, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/16/2014

pdf

text

original

 
January 10th, 2010 • 
 
Filed Under  ## DEFINISI* Menurut kamus besar Bahasa Indonesia (Depdikbud 1988)* memiliki dua pengertian, yaitu :* 1. Ilmu diartikan sebagai suatu pengetahuan tentang suatu bidang yang disusun secara bersistem menurut metode-metode tertentu, yang dapat digunakan untuk menerapkan gejala-gejala tertentu dibidang (pengetahuan) tersebut, seperti ilmu hukum, ilmu pendidikan, ilmuekonomi dan sebagainya.* 2. Ilmu diartikan sebagai pengetahuan atau kepandaian, tentang soal duniawi, akhirat, lahir, bathin, dan sebagainya, seperti ilmu akhirat, ilmu akhlak, ilmu bathin, ilmu sihir, dansebagainya.* Dari pengertian diatas dapat disimpulkan :* Ilmu : merupakan kumpulan pengetahuan yang disusun secara sistematis, denganmenggunakan metode-metode tertentu.# Lanjutan . . . KARAKTERISTIK ILMU* Menurut Randall dan Buchker (1942) mengemukakan beberapa ciri umum ilmudiantaranya :o 1. Hasil ilmu bersifat akumulatif dan merupakan milik bersama.o 2. Hasil ilmu kebenarannya tidak mutlak dan bisa terjadi kekeliruan karena yangmenyelidiki adalah manusia.o 3. Ilmu bersifat obyektif, artinya prosedur kerja atau cara penggunaan metode ilmu tidak tergantung kepada yang menggunakan, tidak tergantung pada pemahaman secara pribadi.Menurut Ernest van den Haag (Harsojo, 1977), mengemukakan ciri-ciri ilmu, yaitu : 1.Bersifat rasional, karena hasil dari proses berpikir dengan menggunakan akal (rasio). 2.Bersifat empiris, karena ilmu diperoleh dari dan sekitar pengalaman oleh panca indera. 3.Bersifat umum, hasil ilmu dapat dipergunakan oleh manusia tanpa terkecuali. 4. Bersifatakumulatif, hasil ilmu dapat dipergunakan untuk dijadikan objek penelitian selanjutnya.# PERBEDAAN DAN PERSAMAAN ILMU DENGAN FILSAFAT* Perbedaan* Ilmu bersifat analisis dan hanya menggarap salah satu pengetahuan sebagai objek formalnya. filsafat bersifat pengetahuan sinopsis artinya melihat segala sesuatu dengan
 
menekankan secara keseluruhan, karena keseluruhan memiliki sifat tersendiri yang tidak ada pada bagian
 – 
bagiannya.* Ilmu bersifat deskritif tentang objeknya agar dapat menemukan fakta
 – 
fakta, netral dalamarti tidak memihak pada etnik tertentu. Filsafat tidak hanya menggambarkan sesuatu,melainkan membantu manusia untuk mengambil putusan
 – 
putusan tentang tujuan, nilai
 – 
nilai, dari tentang apa
 – 
apa yang harus diperbuat manusia. Filfat tidak netral, karena faktor 
 – 
 faktor subjektif memegang peranan yang penting dalam berfilsafat.* Ilmu mengawali kerjanya dengan bertolak dari suatu asumsi yang tidak perlu diuji, sudahdiakui dan diyakini kebenarannya. Filsafat bisa merenungkan kembali asumsi
 – 
asumsi yangtelah ada untuk dikaji ulang tentang kebenaran asumsi.* Ilmu menggunakan eksperimentasi terkontrol sebagai metode yang khas. Verifikasiterhadap teori dilakukan dengan jalan menguji dalam praktik berdasarkan metode
 – 
metodeilmu yang empiris. Selain menghasilkan suatu konsep atau teori, filsafat juga menggunakanhasil
 – 
hasil ilmu, dilakukan dengan menggunakan akal pikiran yang didasarkan pada semua pengalaman insani,sehingga dengan demikian filsafat dapat menelaah yang tidak dicarikan penyelesaianya oleh ilmu# Lanjutan . . .* Persamaan* 1. Filsafat dan ilmu, keduanya menggunakan metode berpikir reflektif ( refflectife thinking) dalam menghadapi fakta-fakta dunia dan hidup.2. Filsafat dan ilmu, keduanya tertarik terhadap pengetahuan yang terorganisasi dan tersusunsecara sistematis. 3. Ilmu membantu filsafat dalam mengembangkan sejumlah bahan- bahandeskriktif dan faktual serta esensial bagi pemikiran filsafat. 4. Ilmu mengoreksi filsafatdengan jalan menghilangkan sejumlah ide-ide yang bertentangan dengan pengetahuan ilmiah5. Filsafat merangkum pengetahuan yang terpotong-potong, yang menjadikan beranekamacam ilmu dan yang berbeda serta menyusun bahan-bahan tersebut kedalam suatu pandangan tentang hidup dan dunia dan menyeluruh dan terpadu.# HUBUNGAN ILMU DENGAN FILSAFAT* Dasar manusia mencari dan menggali ilmu pengetahuan bersumber kepada tiga pertanyaan.Sementara filsafat ,memepelajari masalah ini sedalam-dalamnya dan hasil pengkajianyamerupakan dasar bagi eksistensi ilmu. Untuk mengingatkan ketiga pertanyaan itu adalah:* 1. Apa yang ingin kita ketahui? 2. Bagaimana cara kita memeperoleh pengetahuan?; dan 3.Apakah nilai (manfaat) pengetahua tersebut bagi kita?# P ertanyaan pertama di atas merupakan dasar pembahasan dalam filsafat dan biasa disebutdengan ONTOLOGI , pertanyaan kedua juga merupakan dasar lain dari filsafat, disebutdengan EPISTEMOLOGI dan pertanyaan terakhir merupakan landasan lain dari filsafat yangdisebut dengan AXIOLOGI. Ketiga hal di atas merupakan landasan bagi filsafat dalammembedah setiap jawaban dan seterusnya membawa kepada hakekat buah pemikirantersebut. Hal ini juga berlaku untuk ilmu pengetahuan, kita mempelajari ilmu ditinjau dari
 
titik tolak yang sama untuk mendapatkan gambaran yang sedalam-dalamnya. Lanjutan . . .# ASPEK PENINJAUAN ILMU* 1. ONTOLOGIS (MASALAH APA)* Apakah yang ingin kita ketahui? Atau apakah yang menjadi bidang telaah suatu ilmu ?# JENIS
 – 
JENIS ILMU* Menurut Aristoteles ilmu diklarifikasikan berdasarkan tujuan dan objeknya.* Berdasarkan tujuan ilmu dapat dibedakan menjadi 2 kelompok besar yaitu :* Ilmu
 – 
ilmu teoritis yang penyelidikannya bertujuan memperoleh pengetahuan tentangkenyataan.* 2. Ilmu
 – 
ilmu praktis atau produktif yang penyelidikannya bertujuan menjelaskan perbuatan yang berdasarkan pada pengetahuan.# ASPEK PENINJAUAN ILMU* 1. ONTOLOGIS (MASALAH APA)* Apakah yang ingin kita ketahui? Atau apakah yang menjadi bidang telaah suatu ilmu ?# Lanjutan . . .* Untuk memperoleh kebenaran, perlu dipelajari teori-teori kebenaran. Beberapa alat/toolsuntuk memperoleh atau mengukur kebenaran ilmu pengetahuan adalah sbb. :o Rationalism; Penalaran manusia yang merupakan alat utama untuk mencari kebenarano Empirism; alat untuk mencari kebenaran dengan mengandalkan pengalaman indera sebagai pemegang peranan utamao Logical Positivism; Menggunakan logika untuk menumbuhkan kesimpulan yang positif  benar o Pragmatism; Nilai akhir dari suatu ide atau kebenaran yang disepakati adalah kegunaannyauntuk menyelesaikan masalah-masalah praktis.Ilmu pengetahuan merupakan sesuatu yang dinamis , tersusun sebagai teori-teori yang salingmengeritik, mendukung dan bertumpu untuk mendekati kebenaran# Teori* Teori merupakan pengetahuan ilmiah mencakup penjelasan mengenai suatu sektor tertentudari suatu disiplin ilmu, dan dianggap benar * Teori biasanya terdiri dari hukum-hukum, yaitu : pernyataan ( statement ) yangmenjelaskan hubungan kausal antara dua variabel atau lebih

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->