Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
0Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
pupuk__jadi

pupuk__jadi

Ratings: (0)|Views: 82|Likes:
Published by Selvi Indah

More info:

Published by: Selvi Indah on Jul 15, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOCX, TXT or read online from Scribd
See More
See less

07/15/2013

pdf

text

original

 
LIMBAH CAIR VINASSE
 
LATAR BELAKANG
 
Industri ETANOL (alkohol) merupakan industri yang saat ini sangat berkembang, hal inidisebabkan karena penggunaan alkohol selain sebagai media pelarut, farmasi jugadipergunakan sebagai bahan bakar. Kebutuhan alkohol yang terus meningkat menjadipendorong peningkatan kapasitas produksi alkohol.Pada industri alkohol akan dihasilkan limbah cair pada proses pemisahan (distilasi)yang disebut sebagai vinasse atau stilage, sebutan limbah ini tergantung dari bahanbaku yang dipergunakan dalam produksi alkohol.
Limbah vinasse pada industri alkohol cukup melimpah tergantung kapasitas produksialkoholnya, 1 liter alkohol dapat menghasilkan limbah vinasse kurang lebih 5-10 liter.Limbah ini masih menjadi permasalahan
CUKUP SERIUS
pada industri alkohol.
KUALITAS LIMBAH VINASSE
 
Berdasarkan data dari berbagai literatur diketahui kualitas limbah vinasse sepertiberikut :pH : 4,43
 
Organic carbon : 3,10%
 
Organic Matter : 6,2 %
 
Fulvic Acid : 0,83 %
 
Humic acid : 0,32 %
 
Total N : 1204 mg/L
 
NH4 : 87,6 mg/L
 
NO3 : 182,4 mg/L
 
Total P : 423 mg/L
 
Total K : 0,6 %
 
Total Ca : 0,54 %
 
Total Mg : 0,27 %
 
SO4 : 0,6 %
 
Total solid : 90,0 gram/L
 
COD : 100 gram/L
 
BOD : 39 gram/L
 
Berdasarkan data kualitas limbah cair vinasse yang ada, maka limbah cair vinasse inidapat dipergunakan sebagai PUPUK CAIR.
 
 
KEGUNAAN DALAM LAHAN PERTANIAN
Kegunaan limbah vinasse dalam lahan pertanian yaitu :1. Sebagai sumber ion P yang dibutuhkan oleh lahan pertanian
 
2. Sebagai sumber ion K yang dibutuhkan oleh lahan pertanian
 
3. Sebagai sumber ion Ca yang dibutuhkan oleh lahan pertanian
 
4. Sebagai sumber ion Mg yang dibutuhkan oleh lahan pertanian
 
Pemakaian limbah cair vinasse pada lahan pertanian dilakukan denganmenyemprotkan langsung limbah vinasse pada lahan pertanian, lahan pertanian yangbaik untuk pupuk ini adalah lahan pertanian dengan tanah bersifat BASA.
PENGELOLAAN LIMBAH VINASSE INDUSTRI ETANOL
PENGELOLAAN LIMBAH VINASSEINDUSTRI ETANOL
 
Ketut Sumada
 
Dosen Teknik Kimia
 
UPN "Veteran" Jawa Timur 
 
email : ketutaditya@yahoo.com
 
Definisi :
 
Limbah cair pada industri etanol atau alkohol dibedakan antara limbah cair VINASSEDAN STILLAGE.Limbah cair industri etanol disebut VINASSE jika bahan bakunya adalah
 juice, greensyrup, cane molasses dan beet molasses, disebut STILLAGE jika bahan bakunya adalahwheat, barley, corn substrat, whole grain dan starch.
Karakteristik
 
1. Limbah ini tidak mempunyai nilai ekonomi
 
2. Limbah ini berupa cairan
 
 
3. Kandungan gulanya sangat rendah
 
4. Sangat sulit dibuang ke lingkungan karena COD dan BOD nya sangat tinggi
 Komposisi Limbah Vinasse
 Secara fisik kualitas limbah cair industri etanol vinasse ini adalah :1. Cairan kurang lebih 85 - 89 %2. Padatan kurang lebih 11 - 15 %Padatan yang terkandung dalam limbah cair vinasse 11-15 % ini terdiri atas :a.
Padatan tersuspensi : 1 - 2 %
 
b. Padatan berupa garam : 2 - 3 %
 
c. Bahan organik yang mempunyai nilai ekonomi seperti : 4 - 5 %
 
d. Bahan-bahan lainnya : 4 - 5 %
 
PENGELOLAAN LIMBAH CAIR VINASSE :
 
a. Kandungan Air 
Kandungan air limbah vinasse ini mencapai 85-89%, pengelolaan nya dilakukan untukmenghasilkan air . Air yang diambil dapat dipergunakan kembali sebagai air prosesdalam industri etanol.Pengambilan air dapat dilakukan dengan proses :
 
1. Evaporasi
 
2. Nanofiltrasi
 
3. Reverse osmosis
 
4. Membran-bioreactor 
 
b. Padatan Tersuspensi
 
Padatan tersuspensi dalam limbah cair vinasse ini mencapai 1-2 %, pengelolaan yangdilakukan adalah mengambil padatan tersuspensi untuk dipergunakan sebagai pakanternak (animal feed).Pengambilan padatan tersuspensi ini dapat dilakukan dengan proses :1. Klarifikasi2. Filtrasi
c. Garam-garam
 
Kandungan garam-garam dalam limbah cair vinasse ini mencapai 2-3 %, pengelolaanyang dilakukan adalah mengambil garam-garam tersebut untuk menghasilkan pupukProses pengambilan garam untuk menjadi pupuk dilakukan dengan proses kristalisasi
d. Bahan Organik Valuable 
Bahan-bahan organik yang terkandung dalam limbah cair vinasse ini mencapai 4-5 %,pengelolaan yang dilakukan adalah untuk mengambil bahan organik seperti : Betaine,

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->