Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
perilaku kesehatan

perilaku kesehatan

Ratings: (0)|Views: 338|Likes:
Published by Arif Nst
Faktor determinan Perilaku
Faktor determinan Perilaku

More info:

Published by: Arif Nst on Jul 17, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/07/2013

pdf

text

original

 
1
BAB 1PENDAHULUAN1.1
 
Latar Belakang
Dari segi biologis, perilaku adalah suatu kegiatan atau aktivitas organisme(makhluk hidup) yang bersangkutan. Oleh sebab itu, dari sudut pandang biologissemua makhluk hidup mulai dari tumbuh-tumbuhan, binatang sampai denganmanusia itu berperilaku, karena mereka mempunyai aktivitas masing-masing.Sehingga yang dimaksud dengan perilaku manusia, pada hakikatnya adalahtindakan atau aktivitasnya dari manusia itu sendiri yang mempunyai bentanganyang sangat luas antara lain: berjalan, berbicara, menagis, tertawa, bekerja, kuliah,menulis, membaca, dan sebagainya. Dari uraian ini dapat disimpulkan bahwayang dimaksud perilaku (manusia) adalah semua kegiatan atau aktivitas manusia, baik yang dapat diamati langsung, maupun yang tidak dapat diamati oleh pihak luar.
1,2,4
 Faktor penentu atau determinan perilaku manusia sulit untuk dibatasikarena perilaku merupakan resultan dari berbagai faktor, baik internal maupuneksternal (lingkungan). Secara garis besar perilaku manusia dapat dilihat dari tigaaspek, yakni aspek fisik, psikis, dan sosial. Akan tetapi dari ketiga aspek tersebutsulit untuk ditarik garis yang tegas batas-batasnya. Secara lebih terinci, perilakumanusia sebenarnya merupakan refleksi dari berbagai gejala kejiwaan, seperti pengetahuan, keinginan, kehendak, minat, motivasi persepsi, sikap dansebagainya.
1.3
  Namun demikian, pada realitasnya sulit dibedakan atau dideteksi gejalakejiwaan yang menentukan perilaku seseorang. Apabila ditelusuri lebih lanjut,gejala kejiwaan tersebut ditentukan atau dipengaruhi oleh berbagai faktor lain, diantaranya adalah faktor pengalaman, keyakinan, sarana fisik, sosio-budayamasyarakat.
1,3
 
 
2
1.2
 
Tujuan
Tujuan dari pembuatan makalah ini adalah untuk lebih mengerti danmemahami tentang faktor determinan perilaku dan untuk memenuhi persyaratandalam mengikuti kegiatan Kepaniteraan Klinik Senior (KKS) di Departemen IlmuKesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara.
1.3
 
Manfaat
Makalah ini diharapkan dapat memberikan manfaat kepada penulis dan pembaca khususnya agar dapat lebih mengetahui dan memahami lebih dalammengenai faktor determinan perilaku.
 
3
BAB 2TINJAUAN PUSTAKA2.1 Perilaku Kesehatan
Perilaku kesehatan adalah suatu respons seseorang terhadap stimulus atauobjek yang berkaitan dengan sakit dan penyakit, sistem pelayan kesehatan,makanan minuman serta lingkungan. Dari batasan ini, perilaku kesehatan dapatdiklasifikasikan menjadi 3 kelompok:
1,5
 1.
 
Perilaku pemeliharaan kesehatan
(Health maintenance)
 Adalah perilaku atau usaha-usaha seseorang untuk memelihara ataumenjaga kesehatan agar tidak sakit dan usaha untuk penyembuhan bilamanasakit.
1
 2.
 
Perilaku pencarian dan penggunaan sistem atau fasilitas pelayanan kesehatan.Perilaku ini adalah menyangkut upaya atau tindakan seseorang pada saatmenderita penyakit dan atau kecelakaan. Tindakan atau perilaku ini dimulai darimengobati sendiri sampai mencari pengobatan keluar negeri.
1
 3.
 
Perilaku kesehatan lingkunganBagaimana seseorang merespons lingkungan, baik lingkungan fisik maupun sosial budaya, dan sebagainya, sehingga lingkungan tersebut tidak dipengaruhi kesehatannya. Dengan perkataan lain, bagaimana seseorangmengelola lingkungannya sehingga tidak mengganggu kesehatannya sendiri,keluarga, atau masyarakatnya.
1
 
2.2 Domain Perilaku
Benyamin Bloom (1908) seorang ahli psikologi pendidikan membagi perilaku manusia ke dalam 3 domain/ranah/kawasan yakni kognitif, afektif, dan psikomotor. Dalam perkembangannya teori Bloom ini dimodifikasikan untuk  pengukuran hasil pendidikan kesehatan yakni:
1.5
 

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->