Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
FIQIH MUAMALAH

FIQIH MUAMALAH

Ratings: (0)|Views: 5 |Likes:
Published by zyrech
FM
FM

More info:

Published by: zyrech on Jul 17, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as TXT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/17/2014

pdf

text

original

 
Upload</upload-document>Log In <login>Sign Up <login><http://www.scribd.com/>Explore </explore>*Documents* </explore>Books - Fiction </explore/Books-Fiction>Books - Non-fiction</explore/Books-Nonfiction>Health & Medicine</explore/Health-Medicine>Brochures/Catalogs</explore/BrochuresCatalogs>Government Docs</explore/Government-Docs>How-To Guides/Manuals</explore/HowTo-GuidesManuals>Magazines/Newspapers</explore/MagazinesNewspapers>Recipes/Menus</explore/RecipesMenus>School Work </explore/School-Work>+ allcategories </explore>*Recent* </explore/Most-Recent>*Featured* </explore>*People* </community>Authors </community/authors>Students </community/students>Researchers</community/researchers>Publishers </community/publishers>Government &Nonprofits </community/government-%26-nonprofits>Businesses</community/businesses>Musicians </community/musicians>Artists &Designers </community/artists-%26-designers>Teachers</community/teachers>+ all categories </community>*Most Followed* </community>*Popular* </community?t=trending>×Language:<#>Choose the language in which you want to experience Scribd:* English</language?destination=http%3A%2F%2Fwww.scribd.com%2Fdoc%2F26929739%2FFIQIH-MUAMALAH&id=en>*
中文
</language?destination=http%3A%2F%2Fwww.scribd.com%2Fdoc%2F26929739%2FFIQIH-MUAMALAH&id=zh>* Español</language?destination=http%3A%2F%2Fwww.scribd.com%2Fdoc%2F26929739%2FFIQIH-MUAMALAH&id=es>*

</language?destination=http%3A%2F%2Fwww.scribd.com%2Fdoc%2F26929739%2FFIQIH-MUAMALAH&id=ar>* Português</language?destination=http%3A%2F%2Fwww.scribd.com%2Fdoc%2F26929739%2FFIQIH-MUAMALAH&id=pt-br>*
日本語
</language?destination=http%3A%2F%2Fwww.scribd.com%2Fdoc%2F26929739%2FFIQIH-MUAMALAH&id=ja>* Deutsch</language?destination=http%3A%2F%2Fwww.scribd.com%2Fdoc%2F26929739%2FFIQIH-MUAMALAH&id=de>* Français</language?destination=http%3A%2F%2Fwww.scribd.com%2Fdoc%2F26929739%2FFIQIH-MUAMALAH&id=fr>* Turkce</language?destination=http%3A%2F%2Fwww.scribd.com%2Fdoc%2F26929739%2FFIQIH-MUAMALAH&id=tr>* Русский язык</language?destination=http%3A%2F%2Fwww.scribd.com%2Fdoc%2F26929739%2FFIQIH-
 
MUAMALAH&id=ru>* Tiếng việt</language?destination=http%3A%2F%2Fwww.scribd.com%2Fdoc%2F26929739%2FFIQIH-MUAMALAH&id=vi>* Język polski</language?destination=http%3A%2F%2Fwww.scribd.com%2Fdoc%2F26929739%2FFIQIH-MUAMALAH&id=pl>* Bahasa indonesia</language?destination=http%3A%2F%2Fwww.scribd.com%2Fdoc%2F26929739%2FFIQIH-MUAMALAH&id=id>Download0Go BackCommentLinkEmbedof 00ReadcastTweet <https://twitter.com/share> FIQIH MUAMALAHDiajukan sebagai syarat untuk menikuti matakuliahPendidikan Agama Islam (PAI)DISUSUN OLEH :Nama : SamlaniMataKuliah: PAIDosen : PUDIN SAEPUDINSEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM (STAI)LAA-ROIBAUPT. PARUNGPANJANG – BOGOR C-20101 FIQIH MUAMALAHA. SEWA-MENYEWA DAN UPAH (IJARAH)Ijarah menurut syara' adalah perjanjian atau perikatan mengenaipemakaian dan pemungutan hasil dari manusia, benda atau binatang. Dalambahasa arab ijarahadalah sewa-menyewa.Ijarah merupakan perjanjian yangbersifat kosensual, mempunyai kekuatanhukum yaitu pada saat sewa-menyewaberlangsung, setiap yang dapat di ambilmanfaatnya serta setiapkeadaannya adalah sah untuk di persewakan. Dalamkehidupan sehari-hariyang demikian ini merupakan pengetahuan bagi manusiadalam melakukan haltersebut yang secara muthlak persewaan itu adalah bayar dimuka, kecualidisyaratkan bayar belakang. Dan dalam peristilahan sehari-hari pihakyang menggadaikan di sebut dengan "pemberi gadai" dan yang menerimagadaidinamakan "penerima atau pemegang gadai" maka dari itu pengertiangadaiyang ada dalam syari'at Islam agak berbeda dengan pengertian gadaiyangada dalam hukum positif kita sekarang ini, sebab pengertian gadaidalam hukum positif kita sekarang ini, cenderung dengan pengertian yangada dalam kitabUndang-Undang Hukum Perdata (KUH. Perdata).a.PengertianSebelum dijelaskan arti sewa-menyewa dan upah atau ijarah,terlebih dahuluakan dikemukakan mengenai makna operasional ijarah itusendiri. Idris ahmaddalam bukunya yang berjudul Fiqih Syafi'iberpendapat bahwa ijarah adalahupah-mengupah. Hal ini terlihat ketikabeliau menerangkan rukun dan syaratupah-mengupah, yaitu mu'jir danmusta'jir (yang memberikan upah dan yangmenerima upah), sedangkanKamaluddin A. Marzuki sebagai penerjemah FiqhSunnah karya Sayyid Sabiqmenjelaskan makna ijarah dengan sewa menyewa.2 Dari dua buku tersebut ada perbedaan terjemahan kata ijarah dari bahasaArabkedalam bahasa Indonesia. Antara sewa dengan upah ada perbedaanmaknaoperasional, sewa biasanya digukan untuk benda, seperti "seorangmahasiswamenyewa kamar untuk tempat tinggal selama kuliah", sedangkanupahdigunakan untuk tenaga, seperti "para karyawan bekerja di pabrikdibayar gajinya (upahnya) satu kali dalam seminggu. Dalam bahasa Arabupah dan sewadi sebut ijarah. Al-Ijarah berasal dari kata al-ajru yang
 
arti menurut bahasa ialahal-'iwadh yang arti bahasa Indonesianya ialahganti dan upah.B. ISTIHSANIstihsanOrang yang menetapkan hukumberdasarkan istihsan tidak boleh berdasarkanrasa dan keinginannyyasemata, akan tetapi haruslah berdasarkan hal-hal yangdiketahui bahwahukum itu sesuai dengan tujuan Allah SWT menciptakan syara'dan sesuaipula dengan kaidah-kaidah syara' yang umum"1. PengertianIstihsan menurutbahasa berarti menganggap baik atau mencari yang baik.Menurut ulamaushul fiqh, ialah meninggalkan hukum yang telah ditetapkan pada suatuperistiwa atau kejadian yang ditetapkan berdasar dalil syara',menuju(menetapkan) hukum lain dari peristiwa atau kejadian itu juga,karena ada suatudalil syara' yang mengharuskan untuk meninggalkannya.Dalil yang terakhir disebut sandaran istihsan.Qiyas berbeda denganistihsan. Pada qiyas ada dua peristiwa atau kejadian.Peristiwa ataukejadian pertama belum ditetapkan hukumnya karena tidak adanash yangdapat dijadikan dasarnya. Untuk menetapkan hukumnya dicari peristiwaatau kejadian yang lain yang telah ditetapkan hukumnya berdasarkannashdan mempunyai persamaan 'illat dengan peristiwa pertama.Berdasarkan persamaan 'illat itu ditetapkanlah hukum peristiwa pertamasama dengan hukum peristiwa kedua. Sedang pada istihsan hanya ada satuperistiwa atau kejadian.3 Mula-mula peristiwa atau kejadian itu telah ditetapkan hukumnyaberdasar nash. Kemudian ditemukan nash yang lain yang mengharuskanuntuk meninggalkan hukum dari peristiwa atau kejadian yang telahditetapkan itu, pindah kepada hukum lain, sekalipun dalil pertamadianggap kuat, tetapikepentingan menghendaki perpindahan hukumitu.Dengan perkataan lain bahwa pada qiyas yang dicari seorang mujtahidialah persamaan 'illat dari dua peristiwa atau kejadian, sedang padaistihsan yangdicari ialah dalil mana yang paling tepat digunakan untukmenetapkan hukumdari satu peristiwa.2. Dasar hukum istihsanYangberpegang dengan dalil istihsan ialah Madzhab Hanafi, menurutmerekaistihsan sebenarnya semacam qiyas, yaitu memenangkan qiyas khafiatas qiyas jali atau mengubah hukum yang telah ditetapkan pada suatuperistiwa ataukejadian yang ditetapkan berdasar ketentuan umum kepadaketentuan khususkarena ada suatu kepentingan yang membolehkannya.Menurut mereka jikadibolehkan menetapkan hukum berdasarkan qiyas jaliatau maslahat mursalah,tentulah melakukan istihsan karena kedua hal itupada hakekatnya adalah sama,hanya namanya saja yang berlainan. DisampingMadzhab Hanafi, golongan lainyang menggunakan istihsan ialah sebagianMadzhab Maliki dan sebagianMadzhab Hambali.Yang menentang istihsan dantidak menjadikannya sebagai dasar hujjah ialahMadzhab Syafi'i. Istihsanmenurut mereka adalah menetapkan hukum syara' berdasarkan keinginan hawanafsu. Imam Syafi'i berkata: "Siapa yang berhujjahdengan istihsanberarti ia telah menetapkan sendiri hukum syara' berdasarkankeinginanhawa nafsunya, sedang yang berhak menetapkan hukum syara'hanyalah AllahSWT." Dalam buku Risalah Ushuliyah karangan beliau,dinyatakan:"Perumpamaan orang yang melakukan istihsan adalah seperti orangyangmelakukan shalat yang menghadap ke suatu arah yang menurut istihsan4 bahwa arah itu adalah arah Ka'bah, tanpa ada dalil yang diciptakanpembuatsyara' untuk menentukan arah Ka'bah itu."Jika diperhatikanalasan-alasan yang dikemukakan kedua pendapat itu serta pengertianistihsan menurut mereka masing-masing, akan jelas bahwa istihsanmenurutpendapat Madzhab Hanafi berbeda dari istihsan menurut pendapatMadzhabSyafi'i. Menurut Madzhab Hanafi istihsan itu semacam qiyas,dilakukankarena ada suatu kepentingan, bukan berdasarkan hawa nafsu,sedangmenurut Madzhab Syafi'i, istihsan itu timbul karena rasa kurangenak, kemudian pindah kepada rasa yang lebih enak. Seandainya istihsanitu diperbincangkandengan baik, kemudian ditetapkan pengertian yangdisepakati, tentulah perbedaan pendapat itu dapat dikurangi. Karena itu

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->