Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Spesifikasi Teknis Bangunan Gedung

Spesifikasi Teknis Bangunan Gedung

Ratings: (0)|Views: 123 |Likes:
Published by Roland Lamba
RKS
RKS

More info:

Categories:Types
Published by: Roland Lamba on Jul 19, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/15/2013

pdf

text

original

 
PEMBANGUNAN GEDUNG ASRAMA TAHAP III BALAI DIKLAT KEUANGAN MEDANSPESIFIKASI TEKNIK CV. ARISPA UTAMA
VI - 1
SPESIFIKASI TEKNIS
PASAL 1LAPANGAN PEKERJAAN
Lapangan pekerjaan dalam keadaan pada saat penawaran, termasuk segala sesuatu yang berada di lapangan, diserahkan tanggungjawabnya kepada Kontraktor dengan BeritaAcara Serah Terima.
PASAL 2LINGKUP UMUM PELAKSANAAN PEKERJAAN
2.1. Pada intinya pekerjaan yang harus dilaksanakan oleh Kontraktor adalah meliputisemua jenis pekerjaan yang secara tersendiri ataupun bersama-sama tercantumdalam :
Dokumen Kontrak Pelaksanaan.
2.2.
 
Secara teknis, pekerjaan yang harus dilaksanakan Kontraktor dalam
PEMBANGUNAN GEDUNG ASRAMA TAHAP III BALAI DIKLATKEUANGAN MEDAN
sebagai berikut :
 
Pekerjaan Persiapan
 
Pekerjaan Beton Bertulang
 
Pekerjaan Pasangan dan Plesteran
 
Pekerjaan Lantai, Keramik dan Tangga
 
Pekerjaan Pintu dan Jendela
 
Pekerjaan Handrail dan Tangga Besi
 
Pekerjaan Alat
 – 
Alat Sanitasi
 
Pekerjaan Plafond
 
Pekerjaan Listrik 
 
Pekerjaan Instalasi Televisi
 
Pekerjaan CatVolume pekerjaan tersebut dapat dilihat pada Bill of Quantity (terlampir).
PASAL 3LINGKUP PELAKSANAAN PEKERJAAN PERSIAPAN
Kontraktor sebelum memulai pekerjaan harus melakukan Pengadaan, Pengelolaan,mendatangkan, pengangkutan semua bahan, pengerahan tenaga kerja,mobilisasi/demobilisasi peralatan personil, papan nama proyek, pengukuran, dansebagainya yang pada umumnya langsung dan tidak langsung termasuk dalam usaha
 
PEMBANGUNAN GEDUNG ASRAMA TAHAP III BALAI DIKLAT KEUANGAN MEDANSPESIFIKASI TEKNIK CV. ARISPA UTAMA
VI - 2
menyelesaikan dan menyerahkan pekerjaan dengan baik, sempurna dan lengkap sesuaidengan gambar rencana, dilaksanakan sesuai dengan petunjuk Direksi.Untuk keperluan persiapan dan perlengkapan guna pelaksanaan pekerjaan, Kontraktor  berkewajiban :a)
 
Membersihkan lokasi pekerjaan. b)
 
Pengadaan sumber air kerja yang memenuhi syarat.c)
 
Mengadakan hal-hal lain yang diperlukan dalam pelaksanaan pekerjaan.Kontraktor wajib mentaati dan melaksanakan pekerjaan persiapan yang menjadi tanggung jawabnya berdasarkan Rencana Kerja dan Syarat-syarat (RKS).
PASAL 4PEMBERSIHAN LAPANGAN
4.1 Sebelum pengukuran dan dimulainya pelaksanaan pekerjaan, tapak proyek/lokasiharus dibersihkan dari segala sesuatu yang tidak diperlukan atau dapat mengganggu jalannya pekerjaan.4.2
 
Semua benda yang tercantum dalam pasal 4 ayat 1 diatas harus dikeluarkan daritapak proyek/lokasi proyek ke tempat yang telah disetujui Direksi atau KonsultanPengawas, selambat-lambatnya sebelum pekerjaan dimulai.
PASAL 5PENGUKURAN DAN PEMASANGAN BOWPLANK 
Kontraktor harus mengadakan pengukuran kembali terhadap tapak proyek/Lokasi yangakan dibangun/dikerjakan untuk mengetahui batas-batas tapak/lokasi, peil ketinggiantanah dan bangunan yang tidak dibongkar (jika ada) yang disaksikan olehDireksi/Konsultan Pengawas.Peralatan yang digunakan dalam pengukuran adalah Theodolit dan waterpass yangdisediakan oleh kontraktor.Jika terdapat perbedaan antara gambar rencana dengan keadaan lapangan yangsebenarnya, maka Konsultan Pengawas dan Direksi akan mengeluarkan keputusan tentanghal tersebut. Kontraktor wajib melaksanakan penggambaran kembali tapak proyek,lengkap dengan elevasi/peil ketinggian tanah, batas-batas dan sebagainya yang diperlukan.Ukuran
 – 
ukuran elevasi elevasi dari pekerjaan dapat dilihat pada gambar rencana. Ukuranyang tidak jelas atau tidak tercantum dapat dikonsultasikan dan dengan KonsultanPengawas/Direksi.Apabila dianggap perlu, Konsultan Pengawas berhak memberitahukan kepada Kontraktor dan merubah ketinggian berdasarkan persetujuan Direksi dan Kuasa Pengguna Anggaran.
 
PEMBANGUNAN GEDUNG ASRAMA TAHAP III BALAI DIKLAT KEUANGAN MEDANSPESIFIKASI TEKNIK CV. ARISPA UTAMA
VI - 3
Pasal 6PEKERJAAN KONSTRUKSI BETON
6.1.
 
Standar
Semua ketentuan baik mengenai material maupun metode pemasangan dan juga pelaksanaan pekerjaan beton harus mengikuti semua ketentuan dalam PeraturanBeton Bertulang Indonesia 1971 (PBI 1971 - NI 8), terkecuali bila dinyatakan ataudiinstruksikan lain oleh Pengawas. Bila terdapat hal-hal yang tidak tercakup dalamPeraturan tadi, maka ketentuan ketentuan berikut ini dapat dipakai dengan terlebihdahulu memberitahu dan memintakan ijin dari Pengawas. Adapun ketentuan-ketentuan tadi adalah sebagai berikut :
 
ASTM C 150
 Portland Cement 
 
 
ASTM C 33
Concrete Agregates
 
 
ASTM C 494
Chemical Admixtures for Concrete
 
 
ASTM A 615
 Deformed and Plain Reinforcing Bars for Concrete Reinforcement 
 
 
ASTM A 185
Welded Steel Wire Fabric for Concrete Reinforcement 
 
 
JIS G 3536
 Prestressed Concrete Steel Wire
 
6.2.
 
Semen
Kecuali ditentukan lain oleh Pengawas, semen yang digunakan adalah semen TipeII , khusus untuk beton pondasi menggunakan semen Tipe I sesuai ASTM C 150,dan segala sesuatunya harus mengikuti ketentuan dalam PBI 71. Semen yangdigunakan harus merupakan produk dari satu pabrik yang telah mendapat persetujuan Direksi/Konsultan Pengawas terlebih dahulu.Kontraktor harus menunjukkan sertifikat dari Produsen untuk setiap pengirimansemen, yang menunjukkan bahwa produk tadi telah memenuhi sesuatu teststandard yang lazim digunakan untuk material itu.Pengawas berhak untuk memeriksa semen yang disimpan dalam gudang padasetiap waktu sebelum dipergunakan dan dapat menyatakan untuk menerima ataumenolak semen-semen tersebut.Kontraktor harus menyediakan tempat/gudang penyimpanan semen pada tempat-tempat yang baik sehingga semen-semen tersebut senantiasa terlindung darikelembaban atau keadaan cuaca lain yang merusak, teutama sekali lantai tempat penyimpanan tadi harus kuat dan berjarak minimal 30 cm dari permukaan tanah.Dalam kantung-kantung semen tidak boleh ditumpuk lebih tinggi dari dua meter.Tiap-tiap penerimaan semen harus disimpan sedemikian rupa sehingga dapatdibedakan dengan penerimaan-penerimaan sebelumnya. Pengeluaran semen harusdiatur secara kronologis sesuai dengan penerimaan. Kantung-kantung semen yangkosong harus segera dikeluarkan dari lapangan.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->