Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
1Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
RISK MANAGEMENT: RISK IDENTIFICATION AND RISK ASSESSMENT

RISK MANAGEMENT: RISK IDENTIFICATION AND RISK ASSESSMENT

Ratings: (0)|Views: 145|Likes:
Published by Yakobus Tanurjaya
MANAJEMEN RISIKO: IDENTIFIKASI RISIKO DAN PENILAIAN RISIKO
MANAJEMEN RISIKO: IDENTIFIKASI RISIKO DAN PENILAIAN RISIKO

More info:

Categories:Types, Research
Published by: Yakobus Tanurjaya on Jul 20, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOCX, TXT or read online from Scribd
See More
See less

12/20/2013

pdf

text

original

 
RISK MANAGEMENT: RISK IDENTIFICATION AND RISK ASSESSMENT
I.
 
Introduction
Organisasi Bisnis yang terus bergerak pada umumnya akan menghadapi tantangan-tantangan yang besar seiring dengan pencapaian perusahaan akan visi dan misi yangdicanangkan. Semakin besar tujuan yang akan dicapai biasanya akan besar pula risikoyang akan dihadapi, sehingga dikenal istilah
 High Risk High Return
. Risiko adalahsesuatu hal yang berakibat pada terganggunya kinerja perusahaan. Risiko biasanyadiidentifikasi terlebih dahulu dengan melihat adanya ancaman yang mungkin timbul baik dari pihak eksternal maupun dari pihak internal perusahaan. Ancaman yang adamerupakan bisa saja menjadi bahaya apabila tidak diantisipasi dengan baik. Berkaitandengan risiko terhadap ancaman tersebut muncullah istilah Manajemen risiko.Manajemen risiko adalah cara yang dipakai dalam mengelola ketidakpastian akibatancaman yang timbul termasuk didalamnya berupa identifikasi risiko, penilaian risikohingga strategi untuk mitigasi resiko dengan memanfaatkan pendekatan terstruktur yangterfokus.Dalam melakukan Manajemen Risiko ada banyak hal yang harus dilakukan, akan tetapiakan lebih dibahas pada identifikasi risiko dan penilaian risiko. Kedua tahapan inimerupakan tahapan yang sangat penting sebelum akhirnya hasil dari penilaian risikoakan dipakai untuk menyusun strategi mitigasi risiko.
II.
 
Literature ReviewManajemen Risiko
Sebuah organisasi diharuskan untuk mampu mengelola risiko secara baik. Manajemenrisiko harus direncanakan oleh management dengan menganalisa proses bisnis real yangada dalam perusahaan. Proses bisnis yang ada harus dilakukan analisa yang mendetil.Dalam proses bisnis terdapat informasi yang sejatinya merupakan aset yang harusdilindungi perusahaan. Aset yang ada harus teridentifikasi, terkategorisasi dandikelompokan berdasarkan jenis asetnya dan yang paling penting adalah mempelajarisejauh mana aset yang ada telah terlindungi.Manajemen risiko adalah sebuah proses dalam menemukan dan penilaian risiko yang berkaitan dengan operasional perusahaan dan menentukan bagaimana risiko tersebutdapat di kendalikan atau dimitigasi. Setelah dilakukan identifikasi maka sekaligusdilakukan penilaian risiko organisasi.
Tahapan Identifikasi Risiko
Identifikasi Resiko dimulai dengan melakukan pemeriksaan menyuruh. Pada tahapan inimanager sebisa melakukan identifikasi informasi organisasi berupa asset, klasifikasi danmengelompokan mereka kedalam kelompok sehingga bisa diberikan prioritas penanganan
 
Menyusun katalog aset informasiIdentifikasi risiko terlebih dahulu dengan mengidentifikasi aset termasuk orang, prosedur, data, software, hardware dan elemen jaringan
 
Mengklasifikasikan dan mengelompokan asetSkema pengelompokan harus dikembangkan berdasarkan kebutuhan akan pengamanan itu sendiri. Contoh pengelompokan yang paling umum dipakaiadalah apakah termasuk rahasia, internal, dan publik 
 
 Proses Penilaian Risiko
Tahapan
 Risk Assessment 
adalah tahapan penilaian resiko. Ada beberapa hal yangmenjadi fokus dalam penilaian risiko antara lain
 
Penentuan resiko sistem tersebut terkena dampak dari penyerangan jenis tertentu
 
Melakukan penilaian risiko yang berkaitan dengan aset informasi
 
Melakukan perhitungan risiko untuk melihat aset mana yang terkena dampak 
 
Melihat secara keseluruhan faktor/agen yang menyebabkan dampak dan caradalam mengontrolnya
 
Mendokumentasikan hasil temuan dari pendefinisian resiko dan penilaian
 Risk Assessment 
 bisa disesuaikan dengan level organisasi. Kepentingan melakukan penilaian resiko sendiri bisa disesuaikan dengan ruang lingkup yang akan diambil :
 
Penilaian resiko untuk kepentingan strategisHasil risiko bisa dijadikan bahan evaluasi apakah sesuai dengan visi dan misi.Penilaian resiko biasanya dijadikan senior management untuk didiskusikandalam rapat yang membahas hal hal strategis
 
Penilaian resiko untuk kepentingan operasionalEvaluasi dari risiko yang ada untuk kepentingan ini biasanya berkaitan dengan proses, orang dan sistem yang ada. Apabila terdapat ketidaksesuaian maka pihak managemen akan melakukan kontrol risiko.
Strategi Mitigasi Risiko
Setelah dilakukan proses
 Risk Identification
and
 Risk Assessment 
, selanjutnya bisadisusun rencana atau aksi yang akan dilakukan. Kegiatan ini dinamakan dengan MitigasiResiko. Ada empat strategi umum yang bisa dijalankan berkaitan dengan resiko yangditemukan antara lain:
 
AvoidanceStrategi menghindar, strategi ini dipakai untuk menghindari ancaman agar tidak mempengaruhi proses bisnis. Beberapa teknik yang berhubungan dengan strategimenghindar misalnya dengan menciptakan peraturan (
 Policy)
hingga pengimplementasian kontrol sekuriti dan pengamanan agar mengurangi dampak resiko secara signifikan
 
TransferenceStrategi ini dipakai untuk memindahkan risiko ancaman ke departemen laindalam perusahaan. Tujuannya adalah bisnis unit yang akan terkena dampak ancaman bukanlah merupakan bisnis unit inti
 
MitigationStrategi Mitigasi risiko, dipakai untuk mengurangi dampak resiko dengan persiapan perencanaan, dan persiapan dari dampak yang akan menghantam perusahaan
 
AcceptanceStrategi ini adalah cara terakhir yaitu dengan menerima dampak apa adanya,akan tetapi perusahaan biasanya telah menyiapkan strategi recovery misalnyauntuk memastikan perusahaan tetap mampu bertahan dari risiko yang muncul.
III.
 
ResultPentingnya Melakukan Manajemen Risiko
Manajemen risiko merupakan tindakan yang harus direncanakan dengan baik. CentralWater System sebagai penyedia air bersih tentu berhadapan dengan isu-isu spesifik yangmana membutuhkan penanganan manejemen risiko yang serius karena berkaitan dengankesehatan masyarakat. Central Water System dalam rangkaian aktifitasnya berupaya
 
menyediakan air bersih yang memenuhi standar kesehatan manusia. Dalam kegiatanoperasinya sehari-hari Central Water System mengelola sumber air baru yang terdapat di bawah tanah, kemudian sumber air tersebut akan terlebih dahulu diolah pada
 Luna Water Treatment Plan
.
 Luna Water Treatment Plan
akan menambahkan zat klorin untuk mendapatkan air yang steril.Air hasil proses sterilisasi terlebih dahulu akan diuji di laboratorium berdasarkan standar inspeksi HACCP(Hazard Analysis and Control in Critical Point). Sampel air yang adakemudian akan dibandingan dengan sampel air terdahulu untuk menguji apakah terdapatdegradasi mutu air dari sumber mata air.Pusat utama penggalian mata air terdapat di sisi barat Luna locality, lokasi penggalianterletak di tanah pertanian yang ditanami dengan tanaman sereal. Tanah pertaniantersebut adalah milik asosiasi pertanian dengan pola penanaman memanfaatkan pestisida.Struktur tanah pertanian di wilayah tersebut memungkinkan hasil tangkapan air menjadirentan terhadap polutan.Dari hasil temuan fakta di lapangan tersebut, pihak perusahaan perlu mengambil langkahstrategis berkaitan dengan kelangsungan Central Water System. Resiko yang mengancam perusahaan sangat besar mulai dari penyakit menyerangan masyrakat akibat air yangterkominasi hingga kegagalan menemukan sumber air baru akibat pengelolaan sumber air yang buruk.
 Temukan Risiko Utama
Manajemen risiko dimulai dari mengindentifikasikan setiap risiko yang potensialkemudian mengelompokannya kedalam kategori risiko utama (
 Major Risk)
sehingga perusahaan lebih berfokus pada penyelesaian risiko yang signifikan. Identifikasi risikodidasarkan pada hasil analisa kimia pada sumber mata air. Beberapa indikator yang yangditeliti antara lain warna air, bau, derajat keasaman(pH), konduktivitas air, tingkatkekeruhan air, klorin bebas, klorin terikat, amonia, nitrat, kadar oksigen, kandunganmineral dan tingkat populasi bakteri seperti e-coli.Dalam hasil analisa tersebut terdapat temuan yang mengejutkan antara lain kadar kimiayang bervariasi dari waktu ke waktu. Pada titik tertentu kadar kimia bisa menyentuhangka berbahaya terkadang bahkan sangat rendah untuk dideteksi. Populasi berkembangan bakteri misalnya terdeksi secara signifikan akibat pemanfaatan pupuk kimia di tanah pertanian yang lokasinya sangat berdekatan dengan lokasi sumber mataair. Selain dari faktor kimia dan perkembangan bakteri, cuaca yang buruk jugamempengaruh struktur tanah dalam menampung air sehingga secara tidak langsung akanmeningkatkan aktifitas pemompaan air yang akan berakibat pada rusaknya peralatan penyedotan air. Dalam keadaan ekstrim misalnya pernah terjadi dimana air menjadisepenuhnya tidak dapat diminum sehingga distribusi air menjadi terganggu. Kondisiseperti ini tentu akan menyulitkan Central Water System dalam pendistribusian air bersihdikarenakan kondisi air yang fluktuasinya sangat tinggi.Kompleksitas pengolahan air pada Central Water System sedikit dibantu oleh kehadiranfungsi pengawasan air (Control Monitoring) dimana fungsi ini menjalankan kegiatan pengawasan terhadap distribusi air bersih ke masyarakat. Air sebelum dialirkan untuk  pendistribusian terlebih dahulu dilakukan uji sampel secara berkala denganmembandingkan data kualitas air di sumber mata air dengan data hasil pengolahan.Terdapat dua tempat pengampungan air, pertama pada lokasi dekat sumber air bersih,kedua terdapat pada stasiun distribusi. Pada pusat pengelolaan air besih Luna terdapatstasiun klorinasi otomatis yang akan menjernihkan air dari kandungan zat kimia berbahaya. Alat klorinasi otomatis ini diletakan dekat dengan tempat penampunganutama.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->