Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
4Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Analisis Keruangan, Kelingkungan, dan Kewilayahan terhadap Fenomena Banjir ROB di Kota Semarang

Analisis Keruangan, Kelingkungan, dan Kewilayahan terhadap Fenomena Banjir ROB di Kota Semarang

Ratings: (0)|Views: 483 |Likes:
Published by guntherrem248
Makalah ini berisi kajian tentang banjir ROB yang terjadi di Kota Semarang. Masalah banjir ROB ini dikaji melalui pendekatan Geografi (Analisis Keruangan, Kelingkungan, dan Kewilayahan), sehingga menghasilkan kajian yang komprehensif dalam mengkaji banjir ROB.
Makalah ini berisi kajian tentang banjir ROB yang terjadi di Kota Semarang. Masalah banjir ROB ini dikaji melalui pendekatan Geografi (Analisis Keruangan, Kelingkungan, dan Kewilayahan), sehingga menghasilkan kajian yang komprehensif dalam mengkaji banjir ROB.

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: guntherrem248 on Jul 22, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/04/2014

pdf

text

original

 
Makalah | Analisis Keruangan, Kelingkungan, dan Kompleks Kewilayahan terhadapFenomena ROB di Semarang
0
 
Makalah | Analisis Keruangan, Kelingkungan, dan Kompleks Kewilayahan terhadapFenomena ROB di Semarang
1
 A. LATAR BELAKANG
Banjir rob merupakan pekerjaan rumah bersama yang masih terus menjadi kajianmasyarakat Semarang. Banjir rob setia menyapa masyarakat Semarang,khususnya wilayah Semarang Utara, setiap musim hujan tiba. Ironisnya,meskipun fenomena ini terjadi setiap tahun, hingga kini masih belum ditemukanstrategi tepat guna dalam upaya penyelesaiannya.Rob di Kota Semarang dari tahun ke tahun menunjukkan peningkatan yangsignifikan, hal ini dapat dilihat dari luas genangan rob yang terus meningkat.Hasil penelitian (Bakti, 2010: 62) luas genangan rob di Kota Semarang selamasepuluh tahun terakhir (2000-2010) diprediksi terjadi kenaikan 76,8 hektar/tahun,sedangkan di Kota Semarang wilayah utara selama tiga tahun (2007-2010)terjadi kenaikan 186 hektar/tahun (Kompas, 22 Mei 2010).Berita terbaru yang dirilis Antara Jateng: Badan Meteorologi, Klimatologi, danGeofiska (BMKG) Maritim Semarang memprakirakan ketinggian air pasang ataurob di Kota Semarang pada akhir Februari hingga minggu pertama Maret 2013berkisar 0,7 hingga 1,1 meter. Fakta ini semakin menegaskan bahwa banjir robSemarang sudah merupakan masalah serius yang mendesak untuk dicarikanupaya penyelesaiannya.Dampak negatif dan kerugian dari peristiwa genangan rob akan semakin terasadengan bertambahnya luas genangan banjir rob dari tahun ke tahun(Diposaptono, dkk, 2009). Hal ini membuat pentingnya menyusun pemetaanrisiko banjir rob kota Semarang. Pemetaan risiko sendiri mempunyai tujuanmeminimalisir dampak dan kerugian dari bencana melalui pengelolaan risikobencana. Perlunya suatu pengelolaan risiko bencana yang matang dalampenanggulangan permasalahan genangan banjir rob di kota Semarang yangcepat, tepat, dan efisien dengan teknik visualisasi yang mampu mengakomodasitujuan peta dengan penggunanya.Makalah ini, lebih dulu akan menyajikan analisis keruangan, kelingkungan, dankompleks kewilayahan tentang rob di Semarang. Peta-peta terkait persebaranwilayah rawan rob juga akan ditampilkan guna memberikan visualisasi rob diSemarang. Peta-peta ini nantinya akan mempermudah dalam membaca situasidan kondisi suatu wilayah. Kajian ini diharapkan mampu untuk memberigambaran tentang persebaran wilayah rawan rob, tujuan akhirnya adalahmemberi masukan kepada pihak-pihak yang berkepentingan dalam menentukankeputusan yang berperspektif lingkungan.
BAB IPENDAHULUAN
 
Makalah | Analisis Keruangan, Kelingkungan, dan Kompleks Kewilayahan terhadapFenomena ROB di Semarang
2
B. RUMUSAN MASALAH
Berdasarkan latar belakang di atas, dapat ditarik rumusan masalah sebagaiberikut:1. Bagaimana analisis keruangan terhadap rob di Semarang?2. Bagaimana analisis kelingkungan terhadap rob di Semarang?3. Bagaimana analisis kompleks kewilayahan terhadap rob di Semarang?
C. TUJUAN PENULISAN MAKALAH
Tujuan penulisan makalah ini adalah sebagai berikut:1. Mengetahui analisis keruangan terhadap rob di Semarang.2. Mengetahui analisis kelingkungan terhadap rob di Semarang.3. Mengetahui analisis kompleks kewilayahan terhadap rob di Semarang.
D. MANFAAT PENULISAN MAKALAH
Manfaat penulisan makalah ini adalah sebagai berikut:1. Manfaat Teoretisa. Menambah pengetahuan penulis tentang analisis keruangan,kelingkungan, dan kompleks kewilayahan terhadap fenomena rob diSemarang.b. Menambah cakrawala khasanah keilmuan kajian perkuliahan PendidikanIPS Program Pascasarjana tentang fenomena rob di Semarang.2. Manfaat Praktisa. Kajian terhadap fenomena rob merupakan stimulus untuk mengkaji lebihdalam tentang Perspektif Geografi terhadap kejadian di lingkungan sekitar.b. Kajian terhadap fenomena rob merupakan bahan uji terhadap konsep-konsep dan teori-teori yang telah dipelajari di bangku perkuliahan terhadapfenomena nyata di lapangan.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->