Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Laksana Malaekat Jang Menjerbu Dari Langit Jalannya Revolusi Kita - Ir. Soekarno, 17 Agustus 1960

Laksana Malaekat Jang Menjerbu Dari Langit Jalannya Revolusi Kita - Ir. Soekarno, 17 Agustus 1960

Ratings: (0)|Views: 21 |Likes:
Published by nonick_name
Pidato Presiden Soekarno pada saat perayaan HUT Kemerdekaan RI pada tanggal 17 Agustus 1960
Pidato Presiden Soekarno pada saat perayaan HUT Kemerdekaan RI pada tanggal 17 Agustus 1960

More info:

Categories:Presentations
Published by: nonick_name on Jul 22, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/25/2014

pdf

text

original

 
100016
Laksana Malaekat Yang Menyerbu DariLangit
  Jalannya Revolusi
1
 
Kita
“Laksana Malaekat yang Menyerbu dariLangit”,
 Jalannya Revolusi Kita
AMANAT PRESIDEN SOEKARNO PADA ULANG TAHUNPROKLAMASI KEMERDEKAAN INDONESIA,17 AGUSTUS 1960 DI JAKARTASaudara-saudara sekalian!Tiap-tiap 17 Agustus saya berhadapan muka dengan Saudara-saudara yang berada diJakarta. Tetapi melalui corong radio saya berhadapan
 suara
dengan sekalianSaudara di seluruh tanah-air dan di luar tanah-air. Berhadapan suara dengan seluruhRakyat Indonesia antara Sabang dan Merauke, dan Rakyat Indonesia di luar-pagar Indonesia, - di perantauan. Dan saya harap, bukan berhadapan suara saja, melainkan juga berhadapan
 semangat 
, berhadapan
batin
. Dan oleh karenanya, mencapai persatuan semangat, persatuan batin.Persatuan semangat, persatuan batin untuk apa? Persatuan semangat dan persatuan batin untuk mengabdi kepada tanah-air dan bangsa dan Negara. Persatuan semangatdan persatuan batin untuk menyelesaikan Revolusi.Tahun yang lalu, saya menamakan hari ulang tahun Proklamasi satu hari yang
unik 
.Satu hari yang istimewa, satu hari yang menonjol, satu hari yang luar-biasa.Sebabnya ialah: pada hari itu kita membuka halaman baru dalam sejarah Revolusikita, dengan
menemukan-kembali Revolusi kita
. "
 Rediscovery of our Revolution
!"Dan pada hari itu saya sodorkan kepada Rakyat apa yang sekarang termasyhur dengan nama
 Manifesto Politik 
. Satu ideologi dalam perjoangan kita, satu
ideologi
 yang tadinya dikabur-kaburkan orang dan malahan dikhianati orang, dikabur-kaburkan agar supaya dilupakan oleh Rakyat, tetapi yang pada hari 17 Agustustahun yang lalu itu saya tonjolkan kembali di hadapan Rakyat secara gamblang dan
2
 
secara tegas. Sekarang, Alhamdulillah, Manifesto Politik itu sudah dikenal olehRakyat di mana-mana, sudah dibenarkan dan dicintai oleh Rakyat, meski masih adasaja orang-orang tertentu yang masih gelagepan berusaha untuk mengkabur-kaburkannya atau mendêlêp-dêlêpkannya. Tetapi Insya Allah, bukan ManifestoPolitik yang akan kelelep, tetapi mereka itu yang akan kelelep samasekali!Sebetulnya tiap hari 17 Agustus adalah hari istimewa. Pada hari 17 Agustus selalukita memperingati Proklamasi Nasional. Pada hari 17 Agustus kita memperingati jasa-jasa pejoang kemerdekaan. Pada hari 17 Agustus kita menundukkan kepalamemohon berkat-rakhmat Tuhan bagi pahlawan-pahlawan kita yang telah gugur.Pada hari 17 Agustus kita mengadakan introspeksi kepada diri sendiri, sudahkah kitamelakukan segala kewajiban-kewajiban yang harus kita lakukan? Pada hari 17Agustus kita menyelidiki apa yang sudah kita capai, dan apa yang masih harusdikerjakan. Pendek-kata pada hari 17 Agustus kita mengadakan
balans
daripada kita punya Perjoangan Nasional.Tetapi 17 Agustus 1959,
tahun yang lalu
, adalah
unik 
, oleh karena kita, disamping segala hal yang saya sebutkan itu, telah (secara Manifesto Politik)menonjolkan ke muka ideologi daripada perjoangan kita dewasa ini.Dan kita sekarang telah menginjak 17 Agustus 1960. Marilah kita, sebelum sayameneruskan uraian yang lain-lain, secara kilat menengok kembali ke belakang,kepada hal-hal yang telah lalu.Saudara-saudara tentunya masih ingat kepada analisa saya mengenai babak-babak Revolusi kita ini. Periodisasi yang saya buat ialah : 1945-1950 :periode physical revolution;1950-1955 :periode survival;1955-sekarang :periode
investment 
. Investment of human skill. Materialinvestment. Mental investment. Dan belakangan ini saya jelaskan dengan jelas:investment-investment itu semuanya adalah untuk 
 socialist construction
,investment-investment itu semuanya adalah untuk realisasi
 Amanat Penderitaan Rakyat 
.Investment-investment itu kita kerjakan antara 1955 sampai sekarang, dan harus kitateruskan lagi! Malahan, telah kita kerjakan pula buat sebagian apa yang dengantegas saya dengungkan tiga tahun yang lalu: bahwa investment-investment itu
hanya
dapat kita lakukan dalam satu suasana-politik yang cocok, yang favourable, bagimelakukan investment itu; bahwa alam demokrasi liberal samasekali tak cocok, bahkan jahat, bagi investment itu; bahwa demokrasi liberal
dus
harus kita bongkar 
3

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->