hangat dari kaum muslimin. Hal ini semakin menegaskan Maududi sebagai intelektualumat.Sisa terakhir pemerintahan muslim pada saat itu kelihatan semakin tidak pasti. Maududi pun berupaya mencari faktor penyebab semakin pudarnya kekuasaan muslim. Dia berkesimpulan, selama berabad-abad Islam telah dirusak oleh masuknya adat istiadatlokal dan masuknya kultur asing yang mengaburkan ajaran sejatinya. KarenanyaMaududi mengusulkan pembaharuan Islam kepada pemerintahan saat itu, namun tidak digubris. Hal ini mendorong Maududi mencari solusi sosio-politik menyeluruh yang baruuntuk melindungi kaum muslimin.Gagasannya ia wujudkan dengan mendirikan Jama’at Islami (partai Islam), tepatnya padaAgustus 1941, bersama sejumlah aktifis Islam dan ulama muda. Segera setelah berdiri,Jama’ati Islami pindah ke Pathankot, tempat dimana Jama’at mengembangkan struktur partai, sikap politik, ideologi, dan rencana aksi.Sejak itulah Maududi mengosentrasikan dirinya memimpin umat menuju keselamatan politik dan agama. Sejak itu pula banyak karyanya terlahir di tengah-tengah umat. KetikaIndia pecah, Jama’at juga terpecah. Maududi, bersama 385 anggota jama’at memilihPakistan. Markasnya berpindah ke Lahore, dan Maududi sebagai pemimpinnya. Sejak itukarir politik dan intelektual Maududi erat kaitannya dengan perkembangan Jama’at. Diatelah "kembali" kepada Islam, dengan membawa pandangan baru yang religius. [MajalahPercikan Iman No. 4 Tahun I Oktober 2000]ABU UBAY AL BAKRISaat fafar intelektual muslim memancar ke segenap penjuru bumi, nama-nama ilmuwanIslam tercatat dengan tinta emas dari lembar abad ke abad. Mereka datang dari berbagaidisiplin ilmu, dengan penguasaan pengetahuan yang mengagumkan, diiringi berbagai penemuan yang mencengangkan.Dari deretan nama-nama besar itu, tercatatlah Abu Ubayd Al Bakri sebagai seoranggeografer terbesar abad XI atau bertepatan dengan abad ke-5 H. Selain menguasai ilmugeografi, beliau juga mahir dalam disiplin ilmu botani, filologi, dan bibliofil atau pecinta buku.Beliau merupakan putra seorang penguasa kerajaan kecil di Pesisir Atlantik, sebelahselatan Semenanjung Iberia dan sebelah barat Niebla (Labla). Kerajaan yang bertajuk Huelva dan Saltes ini didirkan pada 403 H atau 1012 M. Dari kampung halamannyainilah, Abu Ubayd memulai pengembaraan ilmiahnya. Ilmuwan yang tidak banyak terungkap tentang detil hidupnya ini berguru pada tokoh-tokoh terkemuka. satudiantaranya Abu Marwan bin Hayyan yang merupakan ahli tarikh. Dalam rentang waktutidak begitu lama, nama beliau pun segera meroket sebagai penulis terkenal.3
Leave a Comment
Like This
JazakilLah khoyron. Sangat membantu sekali kepada perpustakaan maya untuk Muslimin.
saya mencari buku iqtishaduna karya baqir as sadr versi inggris! sapa ya bisa bantu? atau biografi lengkap baqir as sadr
thanks
Jazakumullah khairan katsiran. Buku ini telah lama saya cari. Saya pernah punya tapi hilang entah kemana. Saya mencarinya karena bakal buat bacaan anak-anak saya. Terima kasih dr liza