Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
54Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
BULAN SATELIT BUMI

BULAN SATELIT BUMI

Ratings:

3.67

(3)
|Views: 9,598 |Likes:
Published by wangsa jaya

More info:

Published by: wangsa jaya on May 17, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/17/2013

pdf

text

original

 
BULAN SEBAGAI SATELIT BUMIT. DjamaluddinBidang Matahari dan Antariksa, LAPAN Bandung
1.PENDAHULUANBumi dan bulan merupakan anggota keluarga tata surya yang terdiri matahari, 8 planet,55 satelit yang mengitari planet induknya, puluhan ribu asteroid, meteoroid (batuan antarplanet),dan debu antarplanet (meteoroid mikro). Bulan adalah satu-satunya satelit alam yang dimilikioleh bumi.Ada beberapa aspek penting yang akan dibahas berkaitan dengan bulan. Pertama,keteraturan peredarannya yang digunakan sebagai cara perhitungan kalender. Kedua,ketampakan di langit yang besarnya tampak hampir sama dengan matahari serta ‘wajahnya’yang tidak pernah berubah yang melahirkan berbagai legenda (a.l. nenek dan kucingnya). Ketiga, posisinya dalam sistem matahari-bumi-bulan menyebabkan fenomena pasang surut air laut.Ke empat masalah gerhana matahari dan gerhana bulan. Dan terakhir, tinjauan asal-usul bulan.Sistem Bumi – Bulan dipotret oleh pesawat antariksa dalam perjalanan ke Mars
 
2.PENENTUAN WAKTU DENGAN BULANBulan tidak mempunyai sumber cahayanya sendiri. Bulan hanya memantulkan cahayamatahari. Bagian bulan yang tercahayai dan menghadap ke arah bumi yang tampak terang padawaktu malam. Bagian bulan yang gelap tampak redup (bila ada sinar pantul dari bumi) atau bahkan tidak terlihat dari bumi. Karena bulan bergerak mengelilingi bumi, dari hari ke haritempatnya berpindah-pindah. Inilah yang menyebabkan perubahan bentuk-bentuk bulan, mulaidari bentuk sabit, setengah lingkaran, bulat sempurna, kemudian setengah lingkaran lagi, danterakhir kembali ke bentuk sabit.Perhatikanlah bentuk-bentuk bulan. Bulan mula-mula tampak sebagai bulan sabit dilangit barat pada saat senja hari. Bulan sabit ini cepat terbenamnya karena ketika malam tiba bulan sudah berada di langit barat. Arah lengkungan sabitnya mengarah ke barat, arah matahariterbenam. Pada hari-hari berikutnya bulan tampak setengah lingkaran. Pada waktu maghrib bulan setengah lingkaran itu sudah terlihat di atas kepala dan akan terbenam sekitar tengahmalam. Kemudian 14 hari setelah sabit pertama akan tampak bulan purnama yang terbit pada saat maghrib di langit timur dan akan terbenam pagi hari. Pada hari-hari berikutnya bulantidak bulat sempurna lagi. Sepekan setelah purnama itu bulan terlihat setengah lingkaran. Tetapi bentuknya berbeda dari bentuk setenagh lingkaran yang pertama. Pada pekan pertamalengkungannya mengarah ke barat, tetapi pada pekan ke tiga ini lengkungannya mengarah ketimur. Bulan setengah lingkaran ini terbit tengah malam dan menjelang pagi bulan masih beradadi atas kepala. Pada pekan yang ke empat bulan terlihat seperti sabit pada dini hari di langittimur. Lengkungan sabitnya mengarah ke arah matahari terbit di timur. Ini disebut bulan sabitakhir bulan.Satu bulan adalah jangka waktu sejak ketampakan bulan purnama sampai bulan purnama berikutnya, lebih tepatnya sejak pemunculan bulan sabit pertama sampai bulan sabitsabit berikutnya. Bulan sabit yang pertama kali terlihat disebut juga bulan baru atau bulantanggal 1 atau
hilal 
. Ketampakan bentuk-bentuk bulan menjadi dasar penentuan kalender  berdasarkan bulan atau qamariyah. Waktu satu bulan itu tepatnya 29,53 hari. Karena itu jangkawaktu antara bulan baru sampai bulan baru berikutnya kadang-kadang 29 hari atau 30 hari, biasanya berganti-ganti. Dalam kalender qamariyah (seperti Ramadan) jumlah hari 29 atau 30hari ini tetap berlaku. Tidak mungkin lebih dari 30 hari atau kurang dari 29 hari.
 
Kalender syamsiah (berdasarkan matahari, Januari sampai Desember) panjang setiap bulannya juga mengacu pada jumlah hari setiap bulan dalam kalender qamariyah. Tetapikarena panjang tahun syamsiah lebih panjang sekitar 11 hari dari tahun qamariyah, maka jumlah hari tiap bulannya bervariasi antara 28 - 31 hari. Ini disebabkan karena penentuan bulannya tidak mengikuti peredaran bulan. Kalender syamsiah hanya menghitung jumlah haridalam satu tahun, kemudian membaginya menjadi 12 bulan. Karena itu agar jumlah haridalam satu tahun 365 hari atau 366 hari, jumlah hari dalam tiap bulannya cukup diatur saja bergantian 30 hari atau 31 hari. Khusus untuk Februari bergantian antara 28 hari dan 29 hari.Kalau satu tahun 366 hari (disebut tahun kabisat) jumlah hari Februari 29 hari. Tetapi kalausatu tahun 365 hari (disebut tahun basitah, tahun pendek) bulan Februari hanya mempunyai28 hari.Mengapa satu tahun dua belas bulan? Satu tahun adalah jangka waktu satu musim kemusim berikutnya, misalnya dari musim hujan sampai musim hujan atau musim panas kemusim panas berikutnya. Karena musim ditentukan oleh peredaran bumi mengelilingi matahari,maka lebih tepat kalau disebutkan bahwa satu tahun adalah jangka waktu tempuh bumimengelilingi matahari satu putaran. Menurut perhitungan astronomi, bumi mengelilingi mataharidalam waktu 365,2422 hari. Itu kira-kira 12 bulan.Berkaitan dengan penentuan kalender, sekilas akan disinggung tentang sejarah penggunaan kalender. Kalender qamariyah dan syamsiah kedua-duanya tetap digunakan sesuaidengan keperluan masing-masing. Kalender qamariyah biasanya digunakan untuk keperluanaktivitas keagamaan yang memerlukan ketepatan hari yang bisa dilihat di alam (Soal: Mengapatidak dapat menggunakan kalender syamsiah?). Hampir semua agama menggunakan kalender qamariyah. Agama Islam, Budha, dan Hindu murni menggunakan kalender qamariyah dalamaktivitas keagamaannya, misalnya Idul Fitri setelah bulan sabit pertama, Waisak saat bulan purnama, dan Nyepi saat bulan mati. Kristen/Katolik, Yahudi, dan Kong Hu Chu menggunakansistem campuran, misalnya Paskah adalah hari Minggu setelah purnama pada awal musim semi,Imlek adalah setelah bulan mati pada musim hujan (Januari/Februari). Kalender syamsiah

Activity (54)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Lee Chai Ling liked this
Lee Chai Ling liked this
Gahara Ghinanda liked this
benyndun liked this
Shaniee AcyoSevv liked this
Agathaatika Sari liked this
Invier Sulayman liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->