2Selain berdasarkan waktu, untuk hari-hari libur dan hari-hari besar, dapat saja menjadi waktu sibuk maupun waktusepi.5).
Kondisi CuacaFaktor cuaca juga turut mempengaruhi arus lalu lintas.Misalkan saja saat hujan maupun saat banjir, arus lalulintas menjadi terhambat dan akan menyebabkantumpukan kendaraan yang pada akhirnya menimbulkankemacetan.III.
ANALOGI
DENGAN
TEORI
INFORMASIPermasalahan mendasar dalam Teori Informasi adalahbagaimana mengirimkan suatu pesan melalui suatu kanaldengan kapasitas C sedemikian rupa sehingga tingkatprobabilitas
error
nya rendah. Permasalahan mendasar dalamTeori Kemacetan adalah bagaimana agar pengguna jalan dapatmencapai tujuannya melalui suatu ruas jalan, sedemikian rupasehingga tingkat kemacetannya serendah mungkin.Kemiripan dalam kedua bidang ini dapat dianalisisberdasarkan analogi dari beberapa faktor, antara lain sebagaiberikut:1).
Entropi dan kecepatan kendaraan.Dalam Teori Informasi, Entropi didefinisikan sebagaitingkat kekacauan atau jumlah informasi yang dikandungdalam suatu pesan. Dalam lalu lintas, Entropi dapat kitaanalogikan sebagai kecepataan rata-rata kendaraan padainterval tertentu.2).
Data dan KendaraanKendaraan yang melintas di jalan dapat dianalogikansebagai data yang melintas dalam kanal. Seperti halnyadata yang membawa pesan atau informasi, kendaraan jugamembawa pesan berupa pengguna kendaraan yang akanmelintasi jalan tersebut.3).
Pesan dan Pengguna JalanPesan dapat dianalogikan dengan pengguna jalan dimanatujuan akhir dari komunikasi adalah mengirimkan pesandari pengirim ke penerima. Demikian juga dalam berlalulintas, tujuan akhir adalah perpindahan pengguna jalandari tempat asal ke tempat tujuan.4).
Kanal dan JalanKanal komunikasi digunakan sebagai sarana atau mediadilewatkannya data atau informasi dari pengirim kepenerima. Kanal komunikasi dapat dianalogikan sebagai jalan yang digunakan sebagai media bagi pengguna jalanuntuk berpindah dari titik asal ke titik tujuan.5).
Kapasitas Kanal dan Kapasitas JalanKapasitas Kanal merepresentasikan kemampuanmaksimum kanal untuk melewatkan pesan atau informasi.Kapasitas Kanal dapat dianalogikan sebagai KapasitasJalan yang juga merepresentasikan kemampuanmaksimum dari jalan tersebut untuk melewatkankendaraan atau pengguna jalan.6).
Noise
dan Faktor-Faktor Penyebab Macet
Noise
dalam komunikasi merepresentasikan adanyagangguan dalam perjalanan data sehingga data yangditerima akan mengalami
error
. Dalam lalu lintas,
Noise
ini dapat dianalogikan sebagai faktor-faktor yangmempengaruhi arus lalu lintas dimana faktor-faktor iniakan menyebabkan
error
berupa kemacetan.7).
Redundansi dan Kendaraan KosongRedundansi adalah bit-bit yang ditambahkan pada datayang akan dikirimkan sehingga apabila terkena
noise
,pesan masih dapat dikenali dan diperbaiki pada bagianpenerima. Pada dasarnya redundansi ini akan menambahukuran data yang dikirimkan. Dalam lalu lintas,redundansi ini dapat dianalogikan sebagai kendaraan yangtidak memiliki penumpang, dimana kursi kosong ini akanmenyebabkan ukuran data (pengguna jalan) menjadibertambah sehingga akan mengurangi kapasitas jalan.Dari data yang ada diperoleh bahwa setiap harinya,seluruh kendaraan mengangkut jutaan kursi kosong.8).
Bandwidth
dan Lebar Jalan
Bandwidth
adalah lebar pita dari kanal komunikasi.Dalam lalu lintas
bandwidth
dapat dianalogikan sebagailebar jalan yang dapat digunakan oleh kendaraan, dimanalebar jalan ini akan menentukan seberapa banyak kendaraan yang dapat melewati jalan secara bersamaan.9).
Kompresi Data dan Pembatasan kendaraan.
Busway
ini dapat dianalogikan sebagai kompresi datadimana para pengemudi kendaraan pribadi diharapkanakan menggunakan fasilitas tersebut sehingga mengurangi jumlah kendaraan di jalan agar kemacetan dapatdikurangi.
Namun di sisi lain, adanya
busway
telahmenghabiskan sebagian kapasitas dari keseluruhankapasitas jalan yang tersedia.IV.
ANALISA
KECEPATANKemacetan adalah suatu kondisi dimana kecepatankendaraan yang melintas hanya mampu mencapai sekitar20 km/jam, sehingga waktu yang diperlukan untuk mencapailokasi tujuan menjadi bertambah. Secara normal, waktutempuh merupakan fungsi dari jarak dan kecepatan untuk kecepatan konstan. Untuk gerak kendaraan dengan percepatan,waktu tempuh merupakan fungsi dari jarak, dan percepatan.Secara matematis waktu tempuh untuk kendaraan dengankecepatan konstan dapat ditulis sebagai berikut:dimana:
V adalah kecepatan kendaraan
S adalah jarak yang ditempuh
Sv
t
=
Leave a Comment