Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
54Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
DESAIN ACAK SEMPURNA

DESAIN ACAK SEMPURNA

Ratings:

4.67

(3)
|Views: 2,585 |Likes:
Published by Abdul Hafis

More info:

Published by: Abdul Hafis on May 17, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/06/2013

pdf

text

original

 
DESAINACAKSEMPURNA
1. Pendahuluan
Pada bagian ini akan ditinjau macam-macam eksperimen diman kita hanyamempunyai sebuah faktor yang nilainya berubah-ubah. Eksperimen demikian disebut
eksperimen faktor tunggal
. Faktor yang diperhatikan dapat memiliki sejumlah taraf dengan nilai yang bisa kuantitatif,kualitatif,bersifat tetap ataupun bersifat acak.Pengacakan mengenai eksperimen tidak ada pembatasan, dan dalam hal demikian kitaperoleh desain yang diacak secara sempurna atau secara singkat kita sebut saja
desainacak sempurna (DAS)
. Jadi desain acak sempurna adalah desain dimana perlakuandikenakan sepenuhnya secara acak kepada unit-unit eksperimen, atau sebaliknya.Dengan demikian tidak terdapat batasan terhadap pengacakan seperti misalnya denganadanya pemblokan dan pengalokasian perlakuan terhadap unit-unit eksperimen.Karena bentuknya sederhana, maka desain ini banyak digunakan. Akan tetapisatu hal yang harus diingat, bahwa desain ini hanya dapat digunakan apabila persoalanyang akan dibahas mempunyai unit-unit eksperimen yang bersifaat homogen. Jika halini tidak terjadi, maka pemblokan harus diadakan agar efisiensi desain menjadimeningkat.Contoh :Misalkan kita ingin menguji hipotesis bahwa tidak terdapat perbedaanmengenai efek empat macam pupuk terhadap hasil panen jagung. Selanjutnyadimisalkan bahwa semuanya tersedia 20 bidang (kotakan) tanah untuk melakukanpercobaan (dikatakan bahwa tersedia 20 kotak eksperimen). Untuk ini, pupumerupakan faktor dengan empat taraf dan hanya satu-satunya faktor yangdipertimbangkan. Jadi kita berhadapan dengan eksperimen faktor tunggal. Agarsupaya diperoleh desain acak sempurna, maka pupuk harus digunakan secara acak terhadap kotakan eksperimen. Caranya ialah dengan jalan memberi nomor 1,2,...,20kepada kotakan eksperimen. Selanjutnya buat gulungan-gulungan kertas kecilberwarna merah untuk menyatakan macam pupuk A, hijau untuk pupuk B, kuninguntuk pupuk C dan biru menyatakan pupuk D. Tempatkan kertas-kertas ini kedalamsebuah kotak lalu diaduk. Orang yang matanya ditutup disuruh mengambil satu
 
gulungan setiap kali. Gulungan yang pertama kali diambil menyatakan macam pupuk yang harus digunakan untuk kotakan ekasperimen No.1, gulungan yang diambil keduakalinya menyatakan macam pupuk yang harus digunakan untuk kotakan eksperimenNo.2, dan begitu seterusnya.
2. Analisi Varians untuk Desain Acak Sempurna
Untuk analisis data yang diperoleh berdasarkan desain eksperimen, khususnyadesain eksperimen sempurna, akan ditinjau desain dengan sebuah observasi tiap uniteksperimen. Misalkan ada k buah perlakuan dimana terdapat n
i
unit eksperimen untuk perlakuan ke i (i=1,2,...,k). Jika data pengamatan dinyatakan dengan Y
ij
(i=1,2,...,k)dan (j=1,2,...,n
i
), Y
ij
berarti nilai pengamatan dari unit eksperimen ke j karenaperlakuan ke i, maka untuk keperluan analisisnya, data tersebut sebaiknya disusunseperti dalam Tabel 1.Dari tabel 1 ini kemudian dihitung besaran-besaran yang diperlukan ialah :
 Jumlah nilai pengamatan untuk tiap perlakuan
J
i
=
i
n jij
1
 Jumlah seluruh nilai pengamatan
J =
ii
 J 
1
 Rata-rata pengamatan untuk tiap perlakuan
iii
n J 
 Rata-rata seluruh nilai pengamatan
ii
n J 
1
Harga-harga ini dapat dilihat padadaftar 1 berikut.
 
Daftar 1Data Pengamatan untuk Desain Acak Sempurna(Tiap Perlakuan berisi n
i
Pengamatan)Perlakuan1 2 ... JumlahData Pengamatan Y
11
Y
12
......Y
1n
Y
21
Y
22
...Y
2n
............Y
k1
Y
k2
......Y
kn
Jumlah J
1
J
2
J
ii
 J  J 
1
Banyak Pengamatan n
1
n
2
n
ii
n
1
Rata-rata
1
2
ii
n J 
1
Selanjutnya diperlakukan
2
= jumlah kuadrat-kuadrat (JK) semua nilai pengamatan=
in jij
i
1 12
R
 y
= Jumlah kuadrat-kuadarat ( JK) untuk rata-rata.= J
2
 / 
ii
n
1
P
 y
= jumlah kuadrat-kuadarat (JK) atau perlakuan=
21
)(
n
iii
=
 yiii
Rn J 
) / (
12
E
 y
= jumlah kuadrat-kuadrat (JK) kekeliruan eksperimen=
21
iiij

Activity (54)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Tunggul Sagala liked this
Athirah Bidin liked this
Athirah Bidin liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->