Masalah pencemaran laut akibat limbah industri perlu mendapat perhatian khusus. Halini terkait dengan jenis limbah yang dihasilkan oleh industri tersebut. Beberapa limbahyang dihasilkan oleh industri adakalanya berupa limbah B3, seperti jenis-jenis logamberat yang apabila masuk ke ekosistem pesisir dapat menimbulkan dampak yang fatal,baik bagi biota perairan maupun manusia yang ada di wilayah tersebut. Polutan yangberupa logam-logam berat diketahui dapat menyebabkan keracunan, kelumpuhan,kelainan genetik, hingga kematian.Dari hasil identifikasi yang telah dilakukan oleh Wiryawan dkk (2002), diketahui bahwasetidaknya terdapat 9 sungai yang bermuara ke pesisir Kota Bandar Lampung yangberpotensi mencemarkan wilayah pantai tersebut. Sungai-sungai tersebut adalah: WaySukamaju, Way Keteguhan, Way Tataan, Way Belau, Way Kunyit, Way Kuala, WayLunik, Way Pancoran, dan Way Galih. Sumber pencemaran yang berasal dari limbahindustri diperkirakan berasal dari berbagai kegiatan industri yang berada di DAStersebut. Sebagai contoh, setidaknya terdapat 22 industri di DAS Way Kuala, 13industri di DAS Way Lunik, 5 industri di DAS Way Pancoran, dan 2 industri di DAS WayKunyit. Kemungkinan pencemaran industri juga terjadi di wilayah pelabuhan Panjangdan pelabuhan milik swasta yang berada di sekitar Kecamatan Panjang.Beberapa parameter kualitas air, baik fisika, kimia, maupun biologi, yang diperoleh darihasil pengukuran lapangan diketahui bahwa perairan pesisir Kota Bandar Lampungtelah mengalami pencemaran dengan berbagai tingkatan. Pengukuran kualitas air yang dilakukan di beberapa sungai, sumur penduduk, dan perairan laut di pesisir KotaBandar Lampung menunjukkan kondisi yang memprihatinkan.
1. Pencemaran Perairan
a). Sungai
Pengukuran kualitas air sungai dilakukan pada beberapa sungai di wilayah pesisir KotaBandar Lampung yang bermuara ke Teluk Lampung, yaitu Way Sukamaju, WayKeteguhan, Way Kuripan, Way Kunyit, Way Kuala, Way Lunik dan Way Galih. Secaravisual sungai-sungai tersebut telah mengalami penyempitan, pendangkalan, berair kotor dan berwarna hitam, serta terdapat banyak sampah rumah tangga. Dibandingkandengan sungai-sungai lainnya, kondisi Way Sukamaju masih lebih baik dan memilikialiran air yang relatif jernih dan masih banyak digunakan untuk keperluan mencuci bagimasyarakat di sekitarnya.
STATUS LINGKUNGAN HIDUP DAERAH PROVINSI LAMPUNG 2007
2