Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
54Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Ekonomi Sumber Daya Kelautan Dan Perikanan

Ekonomi Sumber Daya Kelautan Dan Perikanan

Ratings:

5.0

(1)
|Views: 4,381 |Likes:
Published by sulistiyanti
Sumber daya kelautan memiliki sifat yang terbuka dan tidak dimiliki secara privat, sehingga setiap orang dapat mengakses tanpa memikirkan dampak keberlangsungan (sustainable)semua yang terdapat di dalamnya. Hukum dan aturan yang tegas perlu ditegakkan untuk mengoptimalkan sumber daya kelautan dan perikanan untuk kepentingan sekarang maupun masa datang.
Sumber daya kelautan memiliki sifat yang terbuka dan tidak dimiliki secara privat, sehingga setiap orang dapat mengakses tanpa memikirkan dampak keberlangsungan (sustainable)semua yang terdapat di dalamnya. Hukum dan aturan yang tegas perlu ditegakkan untuk mengoptimalkan sumber daya kelautan dan perikanan untuk kepentingan sekarang maupun masa datang.

More info:

Published by: sulistiyanti on May 18, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/27/2014

pdf

text

original

 
EKONOMI SUMBER DAYA KELAUTANEKONOMI SUMBER DAYA KELAUTAN DAN PERIKANANDAN PERIKANAN
Oleh:
Sulistiyanti
Lebih dari dua per tiga permukaan bumi tertutup olehsamudra. Ekosistem perairan ini merupakan sumber dariberbagai macam produk dan jasa yang bermanfaat bagi manusiadan ekologi bumi. Dari laut, manusia dapat menggunakannyauntuk perikanan komersial, perikanan rekreasi (termasuk ikanhias untuk akuarium), wisata bahari, jasa transportasi,pengendalian atmosfer bumi dan iklim, serta sebagai sumberpertambangan dan juga sumber energi. Permukaan laut yangluas menyimpan energi yang luar biasa besarnya dalam sistemekologi bumi. Sumber daya kelautan menyediakan lahankesempatan kerja bagi banyak penduduk, terutama di negara-negara kepulauan yang mempunyai wilayah perairan luas. Sifatlaut yang memiliki akses terbuka membuat sistempengelolaannya lebih rumit dan seringkali timbul konflik di antarapengguna. Terkadang batas wilayah perairan suatu negara tidaktampak, sehingga dimasuki oleh penduduk negara lain, baiksecara sengaja maupun tidak sengaja.
Potensi dan Permasalahan Sumber Daya KelautanPotensi dan Permasalahan Sumber Daya Kelautan
Perilaku manusia dalam memanfaatkan potensi sumberdaya laut telah membuat beberapa spesies biota laut terancampunah. Fakta yang ditemukan oleh
International Union for 
1
 
Conservation of Nature
/
World Conservation Union
(IUCN) padatahun 1997 saja, telah mengidentifikasi lebih dari 131 spesiesikan laut terancam, termasuk 15 ikan laut dalam kondisi kritis(Baker, 1997). Di Amerika Serikat misalnya, Ikan Halibut Atlantiktelah hilang karena penangkapan komersial pada awal 1900-an.Di pantai barat Amerika pada tahun 1930-an Ikan Sardine jugatelah kolaps. Kondisi yang tak jauh berbeda terjadi di negara-negara lain, sebagai akibat dari ‘
overfishing
’ yang dilakukan olehmanusia, yang berdampak pada keberlanjutan kehidupan ikan(konsekuensinya beberapa ikan terancam punah). Selama 1970-an hingga 1990-an, penangkapan ikan-ikan ini mengalamipeningkatan yang cukup intensif, disebabkan karena semakinbesarnya permintaan terhadap makanan laut.Potensi sumber daya kelautan dan perikanan sangatbermanfaat tidak hanya bagi manusia sendiri, tetapi juga bagikelangsungan sistem ekologi bumi. Kegiatan-kegiatan manusiayang dilakukan jauh dari laut pun dapat memengaruhi keseim-bangan ekosistem laut. Polutan-polutan yang dihasilkan dalamproses kegiatan manusia telah menyebabkan berubahnyakomposisi lapisan udara dan mempengaruhi suhu permukaanlaut. Penting sekali menjaga kelestarian sistem ekologi denganlebih mengendalikan eksploitasi sumber daya dan meminimalkandampak kerusakan lingkungan pada setiap kegiatan manusia.Indonesia merupakan negara kepulauan dengan 75%wilayahnya berupa perairan laut dengan panjang pantaimencapai 81.000 Km dan Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE) seluas5.800.000 Km
2
. Dengan demikian, jika dibandingkan dengannegara-negara lain, maka luas perairan Indonesia merupakanterbesar kedua setelah Amerika Serikat (Sipuk, 2004). Potensiperikanan nasional hingga tahun 2007 berkisar 6,4 juta ton, 70%di antaranya berasal dari perikanan tangkap (Kompas28/03/2008). Dari jumlah itu, konsumsi domestik perikanan lebih2
 
dari 4,6 juta ton per tahun sedangkan ekspor 1,2 juta ton pertahun. Padahal, stok perikanan yang boleh dimanfaatkan setiaptahun hanya 80% dari total stok untuk keberlanjutan sumberdaya perikanan. Dengan kondisi itu, Indonesia telah mengalamipenangkapan berlebihan (
overfishing
). Wahana LingkunganHidup (Walhi) memperkirakan Indonesia akan memasuki krisisikan pada tahun 2015, jika tidak diupayakan penyelamatanekosistem.Banyak dari laut yang dapat dimanfaatkan bagi kepentinganmanusia. Potensi-potensi sumber daya laut itu meliputi: (i)sumber daya yang dapat diperbaharui; (ii) sumber daya yangtidak dapat diperbaharui; (iii) energi kelautan; dan (iv) jasa-jasalingkungan. Lebih lanjut, potensi perikanan dan kelautan diwilayah pesisir dan laut Indonesia yang dapat diperbaruimeliputi: perikanan laut,
mariculture
(rumput laut, kerang-kerangan dan mutiara), perairan umum, budi daya tambak, budidaya air tawar, hutan
mangrove
, dan terumbu karang. Hasilproduksi perikanan terutama ikan laut sebagian besar masihdidominasi oleh perikanan tangkap. Hal ini disebabkan karenateknologi budi daya laut masih kurang dikuasai oleh kebanyakannelayan. Lagi pula dalam budi daya laut membutuhkan modalyang tidak sedikit. Namun untuk beberapa spesies tertentuseperti udang dan ikan bandeng dapat dibudidayakan di pantaipesisir. Untuk spesies lainnya seperti ikan kerapu lokasi budidayanya harus di tengah laut.Potensi perikanan telah memberikan manfaat yang sangatbesar bagi manusia, baik langsung dikonsumsi sebagai sumbernutrisi, sebagai bahan baku industri, untuk memenuhi kepuasanmanusia sebagai sarana rekreasi, maupun memberi manfaatsosial dalam penyediaan kesempatan kerja di sektor perikanan.Lebih lanjut, di Indonesia sekitar 60% penduduknya bermukim diwilayah pesisir. Tidak mengherankan bila banyak penduduk3

Activity (54)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Wahyu Redfield liked this
Andra Deztyni liked this
Putri Benne liked this
Ranty Ardhitiyas liked this
Eriel Doank'z liked this
Eriel Doank'z liked this
Nuger T'jp liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->