• Embed Doc
  • Readcast
  • Collections
  • CommentGo Back
Download
 
1
     2     0     0     8
Sulaman Rindu
Bianglala Redup
A. R
.
Bertiti hari di bianglala redupSeiring menampak senyuman dewi senjaMengalir amarah, rindu, dan asaBerasal kucuran luka mengangaPedih terbarut berbalur bisa nistaAduhai keluh dalam tawa komediMenepis untaian rindu dendamBerkarat di sahara gersang nan hampaKarena antara dua hati, satu kilas mataMembumbung lalu terampas di cadasDalam tidurnya bantalan duriMembekap sang dara sunyi jelitaBiru dan bisu…Entah kemilau jadiLaksana bianglala menjelang awanpergantunganSehabis balada putihNamun kini ia redupDan entah untuk kian meredupBilakan dicampak buat terenggutBanjarbaru, 20 Pebruari 2003Kelana Budi
 
     2     0     0     8
28
Sulaman Rindu
A.R.
Wahai kelana budiEngkau datang dari pelosok negeriHanya untuk mengaih kehidupan suciSecercah asamu menanti mekar seriWahai kelana budiKau lalui jalan dengan menampi sunyi Tapak-tapak duri menggores langkah itu Tak hirau walau meratap rayuiWahai kelana budiIntiplah tiang pengharapanmuSukakan dalam derai rengekmuKikis segala kesumat penderaWahai kelana budi Jemput daku setelah jaga mimpi pateriAku menanti di hiasan tangga azali Banjarbaru, 6 Juli 2003
Untuk yang Buta
 Azeli Riswan
 
27
     2     0     0     8
Sulaman Rindu
Mengapa harus ada cacidan liur basi terbuang percumabila ada insan buruk rupa Tak bisakah ia sedikit harga diberi?Mata dunia selalu butabila membedakan antara emas dan kuninganparasnya serupa kilauanbila terpendar cahayaSeorang pecundang nampaknya rajabila mahkota ia punyaipadahal nyata bulusnyaSeorang pertapa nampaknya hina sahajakarena tak bersayap uang kertasdan berenang di telaga permatapadahal mungkin ia punyai bahagiaEngkau memang buta untuk selamanyaBanjarbaru, 6 Juli 2003Pengamen dan Kacung kecilA.R.Menguak malam dipinggiran mini kotaDisebuah café kelas bontotKerlap terangguk mengusung malam kelam Terdampar seorang pengamen jalananDan kacung kecilnya disanaIa sedang melantun lagu lirisGitar tua didekapnya erat seolah kasih menghibaMerengkuh kecongkakan malam rajam
of 00

Leave a Comment

You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...
You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...