Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Dampak Perubahan Putaran Terhadap Unjuk Kerja Motor Induksi 3 Phasa Jenis Rotor Sangkar

Dampak Perubahan Putaran Terhadap Unjuk Kerja Motor Induksi 3 Phasa Jenis Rotor Sangkar

Ratings: (0)|Views: 23 |Likes:
Published by Rezqi Fathoniq
Abstrak: Motor listrik adalah suatu alat yang berfungsi untuk merubah tenaga listrik menjadi
tenaga mekanik. Motor listrik 3 phasa banyak digunakan, diantaranya pada industri. Penggunaan
motor listrik dipilih karena mempunyai sifat mudah dioperasikan dan tidak menimbulkan polusi
suara dibanding dengan pengunaan tenaga motor diesel atau motor bakar. Tujuan penelitian ini
adalah 1) Untuk mengetahui apakah apakah ada perubahan unjuk kerja motor listrik 3 phasa
dengan adanya perubahan teganan dan frekuensi 2) Berapa besar tegangan dan frekuensi yang
harus diberikan pada motor induksi 3 phasa agar diperoleh unjuk kerja yang optimal. Hasilnya
adalah: (1) Perubahan tegangan sumber dapat menyebabkan perubahan unjuk kerja motor
diantaranya; perubahan kecepatan putaran, arus stator dan daya. Tetapi adanya perubahan
tegangan menyebabkan kerja motor menjadi terbatas, efisiensi daya menurun dan motor menjadi
cepat panas akibat over current, (2) Perubahan frekuensi sumber juga dapat menyebabkan
perubahan unjuk kerja motor, tetapi perubahan frekuensi dengan tegangan dibuat konstan
menyebabkan fluks magnet tidak stabil yang berakibat kerja motor tidak stabil serta efisiensi
dayanya menurun. Untuk menjaga kestabilan fluks perubahan frekuensi harus diikuti dengan
perubahan tegangan, (3) Unjuk kerja motor yang paling optimal pada penelitian ini diperoleh pada
tegangan sumber 350 volt dan frekuensi sumber 50 Hz.
Kata Kunci: motor induksi, putaran, unjuk kerja
Abstrak: Motor listrik adalah suatu alat yang berfungsi untuk merubah tenaga listrik menjadi
tenaga mekanik. Motor listrik 3 phasa banyak digunakan, diantaranya pada industri. Penggunaan
motor listrik dipilih karena mempunyai sifat mudah dioperasikan dan tidak menimbulkan polusi
suara dibanding dengan pengunaan tenaga motor diesel atau motor bakar. Tujuan penelitian ini
adalah 1) Untuk mengetahui apakah apakah ada perubahan unjuk kerja motor listrik 3 phasa
dengan adanya perubahan teganan dan frekuensi 2) Berapa besar tegangan dan frekuensi yang
harus diberikan pada motor induksi 3 phasa agar diperoleh unjuk kerja yang optimal. Hasilnya
adalah: (1) Perubahan tegangan sumber dapat menyebabkan perubahan unjuk kerja motor
diantaranya; perubahan kecepatan putaran, arus stator dan daya. Tetapi adanya perubahan
tegangan menyebabkan kerja motor menjadi terbatas, efisiensi daya menurun dan motor menjadi
cepat panas akibat over current, (2) Perubahan frekuensi sumber juga dapat menyebabkan
perubahan unjuk kerja motor, tetapi perubahan frekuensi dengan tegangan dibuat konstan
menyebabkan fluks magnet tidak stabil yang berakibat kerja motor tidak stabil serta efisiensi
dayanya menurun. Untuk menjaga kestabilan fluks perubahan frekuensi harus diikuti dengan
perubahan tegangan, (3) Unjuk kerja motor yang paling optimal pada penelitian ini diperoleh pada
tegangan sumber 350 volt dan frekuensi sumber 50 Hz.
Kata Kunci: motor induksi, putaran, unjuk kerja

More info:

Published by: Rezqi Fathoniq on Jul 26, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/10/2014

pdf

text

original

 
Jurnal Kompetensi Teknik Vol.1, No. 2, Mei 2010 
57
Dampak Perubahan Putaran Terhadap Unjuk KerjaMotor Induksi 3 Phasa Jenis Rotor Sangkar 
IsdiyartoJurusan Teknik Elektro, Universitas Negeri Semarangisdiyarto@yahoo.co.id
Abstrak:
Motor listrik adalah suatu alat yang berfungsi untuk merubah tenaga listrik menjaditenaga mekanik. Motor listrik 3 phasa banyak digunakan, diantaranya pada industri. Penggunaanmotor listrik dipilih karena mempunyai sifat mudah dioperasikan dan tidak menimbulkan polusisuara dibanding dengan pengunaan tenaga motor diesel atau motor bakar. Tujuan penelitian iniadalah 1) Untuk mengetahui apakah apakah ada perubahan unjuk kerja motor listrik 3 phasadengan adanya perubahan teganan dan frekuensi 2) Berapa besar tegangan dan frekuensi yangharus diberikan pada motor induksi 3 phasa agar diperoleh unjuk kerja yang optimal. Hasilnyaadalah: (1) Perubahan tegangan sumber dapat menyebabkan perubahan unjuk kerja motor diantaranya; perubahan kecepatan putaran, arus stator dan daya. Tetapi adanya perubahantegangan menyebabkan kerja motor menjadi terbatas, efisiensi daya menurun dan motor menjadicepat panas akibat over current, (2) Perubahan frekuensi sumber juga dapat menyebabkanperubahan unjuk kerja motor, tetapi perubahan frekuensi dengan tegangan dibuat konstanmenyebabkan fluks magnet tidak stabil yang berakibat kerja motor tidak stabil serta efisiensidayanya menurun. Untuk menjaga kestabilan fluks perubahan frekuensi harus diikuti denganperubahan tegangan, (3) Unjuk kerja motor yang paling optimal pada penelitian ini diperoleh padategangan sumber 350 volt dan frekuensi sumber 50 Hz.
Kata Kunci:
motor induksi, putaran, unjuk kerja
 
1. Pendahuluan
Motor induksi umumnya berputar dengankecepatan konstan atau mendekatikecepatan sinkronnya. Karenakecepatannya yang konstan, motor induksibanyak dipakai untuk beban yang tetapseperti pada eskalator, ban berjalan padaindustri, mesin bubut, mesin bor, mesinpenggilingan semen dan sebagainya.Sekarang berkembang penggunaan motor induksi untuk penggunaan beban yangmempunyai putaran tidak tetap seperti padaKRL, maupun untuk keperluan lainnya yangmembutuhkan variasi putaran. Untukkeperluan tersebut motor induksi perludiatur kecepatannya, serta perlu dicariunjuk kerja terbaik pada berbagai carapengaturan kecepatan.Kecepatan motor induksi dapat diubahdengan beberapa cara, yaitu; (1) merubahbanyaknya kutub, (2) mengubah frekuensi jala-jala, (3) mengubah tegangan jala-jala,dan (4) mengubah tahanan luar (Fitzgerald,1990).Perubahan tegangan jala-jala sangatberpengaruh terhadap torsi, karena torsimerupakan fungsi tegangan. Torsi yangdihasilkan suatu motor induksi besarnyasebanding dengan pangkat dua teganganyang diberikan pada terminal-terminalprimernya (Fitzgerald, 1990). Pengaturankecepatan dengan merubah teganganmemiliki daerah yang luas, dari teganganminimal sampai tegangan maksimal.Pengaturan kecepatan dengan mengatur tegangan dan frekuensi mempunyai daerahpengaturan yang lebih luas jikadibandingkan dengan mengatur tahananluar atau mengubah jumlah kutub.
2. Tujuan Penelitian
Tujuan penelitian ini adalah:1) Untuk mengetahui apakah adaperubahan unjuk kerja motor listrik 3phasa dengan adanya perubahanputaran2) Menentukan berapa besar tegangan danfrekuensi yang diberikan sehingga
 
58
 
Jurnal Kompetensi Teknik Vol.1, No. 2, Mei 2010 
 
60.2
n
π  ω 
=
diperoleh unjuk kerja motor induksi tigaphasa yang optimal.
3. Manfaat Penelitian
Penelitian ini diharapkan dapat memberikanmanfaat adanya penjelasan yangmendukung kajian teori teknologi tentangenergi listrik, dalam hal ini adanyapenjelasan tentang dampak akibatperubahan putaran terhadap unjuk kerjamotor induksi tiga phasa. Unjuk kerja motor dilihat dari aspek pengukuran kecepatanputaran, arus dan dayanya.
4. Kajian Pustaka
Motor induksi merupakan motor arus bolak-balik (AC) yang paling luas digunakan.Penamaannya berasal dari kenyataanbahwa arus rotor motor ini bukan diperolehdari sumber tertentu, tetapi merupakan arusyang terinduksi sebagai akibat adanyaperbedan relatif antara putaran rotor dengan medan putar (rotating magneticfield) yang dihasilkan oleh arus stator (Zuhal, 1991). Menurut Fitzgerald (1990)motor induksi merupakan suatu motor yangdicatu oleh arus bolak-balik pada statornyasecara langsung dan pada rotornya denganimbas atau induksi dari stator.Melihat dua pernyataan tersebut dapatdikatakan bahwa motor induksi adalahmotor arus bolak-balik dimana statornyadicatu langsung dari sumber teganganbolak-balik dan arus rotornya merupakanimbas atau induksi dari statornya. Imbastersebut sebagai akibat adanya perbedaanrelatif antara putaran rotor dengan medanputar. Oleh karena itu motor AC dikenaldengan sebutan motor induksi. Sedangkanyang dimaksud dengan motor induksi tigaphasa adalah motor induksi yang padabelitan statornya dicatu dengan sumber tegangan tiga phasa yang masing-masingfasa memilki beda phasa sebesar 120
°
.
4.1. Hubungan Antara Kecepatan,Tegangan, dan Frekuensi Terhadap Torsi 
4.1.1. Hubungan kecepatan dengan torsiBardasarkan rumus
m
=
ω 
.
 jika dayamekanik (
m
) dianggap konstan makabesarnya torsi tergantung dari kecepatansudut (
ω 
).Jika putaran rotor dipercepat, maka torsiyang dihasilkan kecil, sedangkan jikatorsinya besar maka kecepatannya lambat.Gambar 1 menggambarkan hubunganantara kecepatan dengan torsi.Pada beban penuh motor berputar padakecepatan Nn. Pada saat beban mekanikmeningkat, kecepatan motor menurunsampai torsi maksimum sama dengan torsibeban. Bila torsi beban melebihi Tm, makamotor akan berhenti.
Gambar 1. kurva kecepatan terhadaptorsi
4.1.2. Hubungan tegangan dengan torsiBesarnya torsi suatu motor induksitergantung pada tegangan dan frekuensiyang diberikan ke stator. Bila
dibuat tetapmaka T
V
2
.
Gambar 2. Kurva tegangan terhadaptorsi
 
Jurnal Kompetensi Teknik Vol.1, No. 2, Mei 2010 
594.1.3. Hubungan frekuensi dengan torsiKecepatan sinkron motor induksi tergantngpada frekuensi input. Untuk menjaga agar konstan, maka tegangan dan frekuensiinput tervariasi sama dan sebanding. Jikafrekuensi dibuat dua kali, maka frekuensi juga dibuat dua kali. Jika frekuensi dantegangan input dinaikkan, maka kecepatanputar motor akan semakin cepat.
Gambar 3. Kurva frekuensi terhadaptorsi (Schneider Electric, 2004)
4.2. Pengaturan Kecepatan Motor Induksi Tiga Phasa
Pengaturan kecepatan motor induksi dapatdilakukan dengan beberapa cara yaitu;mengubah jumlah kutub, mengubahfrekuensi input, mengatur tegangan input,serta pengaturan tahanan luar.4.2.1. Mengubah Jumlah Kutub (
PoleChanging Motor 
)Mengingat bahwamakaperubahan jumlah kutub (P) dan frekuensi(f) akan mempengaruhi putaran.4.2.2. Pengaturan Frekuensi Sumber (
LineFrequency Control 
)Kecepatan putaran motor induksi tiga fasadapat diatur dengan merubah frekuensisumber, karena medan putar stator merupakan fungsi frekuensi..Dari persamaan medan putar dapatdianalisis bahwa apabila nilai fekuensi
berubah, maka akan mempengaruhiperubahan harga medan putar stator (n
s
).4.2.3. Mengatur Tegangan Sumber (
LineVoltage Control 
)Besarnya kopel motor induksi tiga phasadirumuskan;Persamaan kopel motor induksi tiga phasamenjelaskan bahwa kopel sebandingdengan pangkat dua tegangan yangdiberikan. Pada beban tertentu denganmenganggap besarnya tahanan rotor danreaktansi rotor konstan serta slip yang kecil,dengan merubah nilai tegangan input makaakan terjadi perubahan kecepatan.Pengaturan putaran motor induksi tigaphasa dengan cara mengatur tegangansumber mempunyai daerah kerja yang lebihluas.
Gambar 4. Karakteristik pengaturantegangan
4.2.4. Pengaturan Tahanan Luar Kecepatan putar motor induksi tiga phasadapat dirubah dengan menambahkantahanan luar . Dengan mengatur tahananluar akan terjadi perubahan kecepatan.Pengaturan tahanan luar hanya dapatdilakukan untuk motor induksi jenis rotor lilit.
5. Metode Penelitian
Populasi dalam penelitian ini adalah motor induksi tiga phasa berdaya kecil sebesar 2HP (
horse
power). Sedangkan sampelnyaadalah motor induksi tiga phasa jenis rotor sangkar dengan spesifikaasi sebagaiberikut: 1,5 KW, 2 HP,
/
Υ
, 220 / 380 V, 6/ 3,4 A, 50 Hz, 2840 r/min
 p f  n
 s
1
120
=
( )
2222222221
)()(3
 X a Ra  RSa
+=
ω 

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->