Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
25-Doa

25-Doa

Ratings: (0)|Views: 96 |Likes:
Published by al fakir

More info:

Published by: al fakir on May 19, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/11/2014

pdf

text

original

 
Penanggung Jawab:
Al-Ustadz Qomar ZA, Lc
Redaktur Ahli:
Al-Ustadz Abdul Mu’thi Al-Maidani, Al-Ustadz Abdul Haq, Al-Ustadz Abdul Jabbar
Koordinator:
Ristyandani
Sekretaris:
Abu Harits
Bendahara:
Taufk 
Distribusi:
SlametWidodo
Alamat Redaksi:
Wisma Kun Salafyyan, Jl. Palagan Tentara Pelajar 99 RT 6 RW 34, SedanSariharjo, Ngaglik, Sleman
Telepon:
(0274) 7170587
E-mail:
pakis_jogja@yahoo.co.id
Diterbitkan di bawah Yayasan Asy Syariah denganAkta Notaris no.16 tanggal 31 Mei 2005
4
 permintaanmu dan di hari kiamat mereka akanmengingkari kemusyrikanmu dan tidak ada yang dapat memberikan keterangan kepadamu sebagaimana yang diberikan oleh Yang Maha Mengetahui.”
 
(QSFaathir: 13-14).
 Seluruh nash-nash ini dan yang semisalnya di dalamAl Quranul Karim maupun sunnah yang suci sebagai penjelasan bagi orang-orang yang Allah bukakan penglihatannya dan terangkan hatinya serta lapangkandadanya tentang betapa pentingnya doa dan begitutinggi kedudukannya dalam aqidah al Islamiyah.Dengan tingginya kedudukan doa dalam aqidah alIslamiyah, maka Allah mengancam orang-orang yang
tidak tunduk padaNya dengan doa. Allah berfrman,
ﭨ ﭧ ﭦ ﭥ ﭤ ﭣ   
“Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkandiri dari beribadah kepadaKu akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina.”
 
(QS AlMu’min: 60)
.Jadi sikap sombong dari berdoa kepada Allah danmenyelewengkan doa kepada selain Allah adalah bentuk kemaksiatan yang besar terhadapNya dansebagai bentuk pembangkangan serta pendustaanterhadap nabi-nabiNya dan rosul-rosulNya dimanatelah sepakat risalah dan dakwah mereka menyerukepada wajibnya mengesakan Allah dalam hal ibadahdan yang paling besarnya di antara ibadah itu adalahdoa.Sebagaimana halnya ibadah-ibadah lain memiliki caradan etika, maka berdoapun demikian tak lepas dariitu, sebab kita mesti pahami bahwa agama itu adalahkita tidak beribadah kecuali hanya kepada Allah dankita tidak beribadah kepada Allah kecuali dengan apayang telah disyariatkan olehNya dan oleh RosulNya
n
, sebagai contoh misalnya suatu ketika Rosulullah berwudlu, kemudian setelah selesai darinya beliaumengatakan,
”Ini adalah wudluku dan wudlu paranabi sebelumku, barangsiapa menambahi ataubahkan mengurangi maka ia telah berbuat jahat dan zholim.”
Contoh lainnya saat Rosulullah mengatakan,
”Sholatlah kalian seperti kalian telah melihat aku sholat.”
Demikian pula dengan pernyataan beliau,
”Barangsiapa yang melakukan suatu amalan yang tidak ada contohnya dari kami maka akan tertolak.”
 Dan begitu banyak contoh-contoh lainnya dalam halini. Maka Allah
l
jelaskan etika berdoa itu dalam
frmanNya,
ﮭ     ﮬ         ﮫﮪﮩ ﮨ
«Berdoalah kepada Tuhanmu dengan rendah diridan suara yang lembut, sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.»
 
(QSAl A’raaf: 55).
Para pembaca -semoga dirahmati Allah-, betapa besar karunia dan kasih sayang Allah kepada makhlukNya,menjaga, memelihara, Maha Melihat, dan MahaMendengar, sungguh benar apa yang dikatakan dalamsebuah syair:Allah akan marah jika engkau tinggalkan meminta padaNyaSedang Bani Adam jika dipinta akan marah.Sudah semestinya memang kita selaku hambaNyayang fakir untuk meminta kepada Dzat Yang MahaKaya lagi Maha Pemurah, segala urusan hanyalahmilik Allah dan akan dikembalikan kepadaNya. Allah
 berfrman,
ﮂﮁﮀﭿﭾﭽ       ﭼﭻﭺﭹ
«KepunyaanNyalah kerajaan langit-langit dan bumi. Dan kepada Allahlah dikembalikan segala urusan.»
 
(QS Al Hadid: 5).
Wallahu a’lam bishshowab wal ilmu indallah.
(diambil dari buletin Al Wala wal Bara’ Edisi ke-13 Tahun ke-1 / 14 Maret 2003 M / 11 Muharrom1424 H )
Vol.25/03/1429H/2008
NILAI EKSISTENSI SEBUAH DOA
 Al Ustadz Abu Hamzah Al Atsary
 Negeri Arab khususnya dan dunia pada umumnyasebelum diutusnya Muhammad
n
dipenuhi dengankesesatan, penyimpangan, dan kebodohan, terlihat darisemaraknya penyembah batu-batuan dan pohon-pohon, pengingkaran terhadap hari kebangkitan, mempercayai perdukunan, tukang sihir, dan paranormal hingga penyimpangan yang sifatnya kemanusiaan, sosial, dan politik. Allah
l
menghendaki rahmat atas hamba-hambaNya, menolongnya dari kesesatan menujuhidayah, maka Allah mengutus seorang rosul kepadamereka dari kalangannya sendiri yang mereka telahmengenal akhlaqnya, kejujurannya, serta amanahnya.
Allah berfrman:
ﭥ ﭤﭣ ﭢﭡ ﭠﭟﭞﭭﭬ ﭫﭪﭩﭨﭧﭳﭲﭱﭰﭯﭮ 
”Dialah yang mengutus kepada kaum yang buta huruf  seorang rosul di antara mereka yang membacakanayat-ayatNya kepada mereka, mensucikan merekadan mengajarkan kepada mereka Kitab dan Hikmah(As Sunnah). Dan sesungguhnya mereka sebelumnyabenar-benar dalam kesesatan yang nyata.”
 
(QS AlJum’ah: 2).
Awal mula yang diserukan oleh Rosulullah
n
 adalah seperti halnya rosul-rosul lainnya, menyeruuntuk memurnikan ibadah kepada Allah
k
danmeninggalkan peribadahan selainNya. Allah
 berfrman,
ﭚ ﭙ ﭘ ﭗ ﭖ ﭕ ﭔ ﭓ ﭒ ﭑ ﭠﭟ ﭞﭝﭜﭛ  
”Dan Kami tidak mengurus seorang rosulpun sebelumkamu, melainkan Kami wahyukan kepadanya: Bahwasanya tidak ada tuhan yang haq melainkan Aku, maka sembahlah olehmu sekalian akan Aku.”
 
(QS Al Anbiyaa: 25).
 
ﭼﭻﭺ ﭹ ﭸ ﭷﭶﭵ ﭴﭾﭽ 
«Dan sesungguhnya kami telah mengutus rosul padatiap-tiap umat untuk menyerukan: Sembahlah Allah saja dan jauhilah thoghut.»
 
(QS An Nahl: 36)
.Inilah pembuka dakwah para rosul, karenanya iaadalah pondasi yang dibangun di atasnya bangunan- bangunan lain, jika pondasinya rusak maka tak adaguna cabang-cabang lainnya, tidak ada manfaatnyasholat, puasa, haji, dan shodaqoh, serta seluruh ibadah-ibadah lainnya. Apabila pondasi telah cacat dan tauhidsudah berantakan tidak ada faidahnya amalan-amalan
lainnya. Allah berfrman,
ﰙﰘﰗﰖﰕﰓﰒﰑﰐﰜ ﰛﰚ    
“Barangsiapa mengharap perjumpaan denganTuhannya maka hendaklah ia mengerjakan amal  sholih dan janganlah ia mempersekutukan seorangpundalam beribadah kepada Tuhannya.”
 
(QS Al Kahf:
110)
.
ﯖﯕ ﯓﮱ
”Seandainya mereka mempersekutukan Allah, niscayalenyaplah dari mereka amalan yang telah merekakerjakan.”
 
(QS Al An’am: 88).
 

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->