Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
58Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
PENANGANAN ANAK BERKELAINAN PAUD

PENANGANAN ANAK BERKELAINAN PAUD

Ratings:

5.0

(1)
|Views: 5,988 |Likes:
Published by HELEN
PENANGANAN ANAK BERKELAINAN DALAM :
MAU MENANG SENDIRI
KETERGANTUNGAN
GANGGUAN PENGLIHATAN
GANGGUAN PENDENGARAN
PENANGANAN ANAK BERKELAINAN DALAM :
MAU MENANG SENDIRI
KETERGANTUNGAN
GANGGUAN PENGLIHATAN
GANGGUAN PENDENGARAN

More info:

Published by: HELEN on May 19, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/05/2013

pdf

text

original

 
Modul 7
MAU MENANG SENDIRI
Kegiatan belajar 1A.PENGERTIAN MAU MENANG SENDIRI.Mau menang sendiri adalah perilaku anak yang tidak mau dan tidak bsiamenerima “kekalahan”. Maksud dengan kekalahan disini adalah keadaanyang menyebabkan iamerasa tidak berhasil mencapai apa yang diinginkanmeliputi hal-hal yang bersifat materi maupun non-materi.Pada anak prasekolah yang menjadi sebab munculnya perilaku mau menangsendiri adalah pada saat bermain, bila ia ingin bermain suatu permainanyang kebetulan sedang dimainkan oleh temannya ia akan merebutnya.Perilaku mau menang sendiri ini erat sekali dengan sifat iri hati/ cemburupada teman/ orang lain dan belum atau tidak berkembangnya control diripada anak.Isitlah bossy / bossiness sering digunakan pada anak yang mau menangsendiri. Terhadap orang dewasa (orang tua/ orang dewasa lain disekitarnya)anak yang mau menang sendiri juga cenderung memaksakan kehendaknya,minta sesuatu harus di dapat dengan segera. Bila tidak ia akan marah,menangis atau perilaku agresif bahkan destruktif ( merusak)Sikap dan perilaku mau menang sendiri pada anak usia prasekolah masihdikatakan wajar, bila terjadi sekali –sekali. Anak usia ini sudah mulaidikenalkan dengan norma dan aturan yang berlaku disekitarnya sehinggasecara kognitif ia sudah tahu perilaku yang dikatakan baik dan buruk, manayang boleh dilakukan dan mana yang tidak boleh dilakukan, namunpenerapan nya belum seseuai karena control dirinya masih dalam penguatan.Bila perilaku mau menang sendiri muncuk dengan frekuensi dan intensitasyang tinggi hampir tiap hari atau sering dan dengan cara yang agresidssehingga dirasakan menggangu sekitarnya maha hal tersebut sudahmenjadi masalah dan tidak wajar.B.CIRI-CIRI ANAK YANG MAU MENANG SENDIRI.Baik anak laki-laki maupun perenpuan umumnya menunjukkan :1.Kurang mampu mengontrol diri/ emosi.2.Memiliki kecenderungan agresif.3.Self esteem (harga diri) seolah olah yang sangat tinggi.4.Empati kurang berkembang.5.Tidak mengikuti aturan dan bertindak semaunya.
 
6.Perilaku memancing kemarahan orang sekitarnya.7.Kualitas hubungan sosialnya buruk.8.Memiliki sikap penuntut ( demanding)C.HAMBATAN ANAK YANG MAU MENANG SENDIRI.Hambatan dalamperkembangan social emosional yang akan tampil dalambentuk sikap, perilaku, dan ciri-ciri tersebut di atas disebabkan olehbeberapa hal berikut:1.Temperamen anak yang tergolong sulit. Temperamen merupakan factor bawaan yang diturunkan oleh orang tua(genetic) yang menyebabkan adanya perbedaan individual dalammerespons lingkungan.Perbedaan tersebut menyangkut delapan hal, yaitu tingkat aktivitas,irama bilogis, kecenderungan untuk mendekat atau menghindar,kemampuan beradaptasi, ambang sensori, intensintas atau tingkatenergy reaksi, suasana hati, rentang perhatian dan ketekunan. (lihat bukupsikologi perkembangan anak, modul 6)2.Perlakuan dan pola asuh orang tua yang kurang tepat .Perlakuan dalam pila asuh orang tua yang tepat sejak awal kehidupananak diperlukan untuk memenuhi kebutuhan psikologis yang sangatmendasar. Melalui ikatan emosional dan kasih sayang dengan kadarsecukupnya anak akan memiliki rasa amana, kehangatan dan penerimaanyang membuat dirinya berharga.Beberapa perlakuan orang tua yang kurang tepat karena terlalu sedikitatau terlalu banyak memenuhi kebutuhan dasar psikologis anak dapatmenjadi penyebab berkembangnya perilaku mau menang sendiri padaanak , perlakuan tersebut misalnya sebabai berikut:a.Pemanjaan yang berlebihan dapat mejadi penyebab anak sulitmenerima kekalahan.Orang tua cenderung selalu mengikuti / memenuhi keinginannyadengan segera, menyebabkan anak tidak pernah belajar menundakeinginannya , atau menerima kekecewaan, biasanya anak menjadipenuntutu ( demanding), ambang toleransi terhadap kekecewaanmenjadi rendah (mudah kecewa) dan sulit mengendalikan keinginan/diri ( control diri tidak berkembang). Anak juga tudak belajarmengembangkan daya juangnya, terlalu mudah mendapatkan apayang diinginkannya.b.Kurang perhatian, kasih saying dan kehangatan dari orang tua.Kebutuhan dasar psikologis tidak terpenuhi dengan cukup, membuatanak merasa tidak aman, tidak dicintai, tidak diterima, dan tidakberharga bagi orang tuanya. Rasa percaya ( basic trust) tidak
 
diperolehnya , yang berkembang justru sikap bermusuhan (hostile) ,anak tidak tahu bagaimana caranya berempati.Membuat anak protes dan melakukan kompensasi yang berlebihan.Anak cenderung menuntut berlebihan dengan cara mau menangsendiri, secara agresif anak akan mengupayakan agar apa yangdiinginkannya dapat tercapai.c.Orang tua yang cenderung permisif,Membiarkan anak berperilaku sesesuai keinginannya tanpa ada upayayntyk membatasi perilakunya sehingga pada anak tidak di tanamkanmoral, disiplin dan rasa tanggung jawab. Akibatnya anak hanyaberpikir untuk dirinya, tidak mampu menaati aturan yang berlakudalam masyarakat karena memang tidak di perkenalkan orang tua.Sikap permisif ini biasanya di dasari oleh rasa saying yang jugaberlebihan pada anak, akibatnya anak tidak mampu menampilkanperilaku yang tepat.Anak yang mau menang sendiri pada akhirnya selalu mengalamikesulitan dalam bersosialisasi, baik dengan teman sebaya maupundengan yang lebih kecil dan tua.D.PENANGANAN ANAK YANG MAU MENANG SENDIRI.Dapat dilakukan oleh guru maupun orantua/pengasuh dengan memahamiterlebih dahulu penyebabnya.1.Bila sebabnya karena kasih saying yang berlebih atau justru kurangsehingga orang tua cenderung permisif maka diperlukan adanyaperubahan perlakuan orang tau .Kerja sam antara orang tua dan guru dalam hal ini amat perlu dandisekolah anak perlu mendapat perhatian dan kasih sayang yang cukup.Penanaman disiplin dan moral juga perlu di terapkan secara konsisten.2.Cegah perilaku anak yang mau menang sendiri dengan memberitahualasan yang logis dan dipahami oleh anak agar ia mampu menumbuhkanemapati dan control diri tanpa kehilangan perhatian dan kasih sayingyang juga menjadi kebutuhannya. Pujian perlu segera diberikan bila anakberhasil mencegah perilaku yang mau menang sendiri/Latiha anak untuk menunda atau menerima kekecewaan. Secarakonsisten perlakuan semacam ini terus dilakukan sampai anak berhasilmengurangi atau menghilangkan perilaku mau menang sendiri.

Activity (58)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Win Baktianur liked this
Anugrah Sempati liked this
Bahri Kamal liked this
Beta Primadia liked this
Dephyk Lah liked this
Mursal Khan liked this
Abdul Rahman liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->