Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Penerapan Tata Kelola Stasiun Kerja Pada Lingkungan Industri Manufaktur

Penerapan Tata Kelola Stasiun Kerja Pada Lingkungan Industri Manufaktur

Ratings: (0)|Views: 27 |Likes:
Published by Rudini Mulya
Dalam suatu pabrik selain terdapat departemen produksi (production/manufacturing departemen) yaitu departemen yang secara langsung terlibat dalam proses perubahan bahan baku menjadi produk jadi, ada pula berbagai macam departemen lainnya yang berfungsi memberi pelayanan atau service dan menunjang kearah kelancaran operasi yang berlangsung dalam departemen produksi ini.
Dalam suatu pabrik selain terdapat departemen produksi (production/manufacturing departemen) yaitu departemen yang secara langsung terlibat dalam proses perubahan bahan baku menjadi produk jadi, ada pula berbagai macam departemen lainnya yang berfungsi memberi pelayanan atau service dan menunjang kearah kelancaran operasi yang berlangsung dalam departemen produksi ini.

More info:

Published by: Rudini Mulya on Jul 27, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/01/2014

pdf

text

original

 
Rudini Mulya Daulay Program Studi Teknik Indusri-UMB 210 
Tata Kelola Stasiun KerjaPada Lingkup Industri Manufaktur
Rudini Mulya DaulayFakultas Teknik, Jurusan Teknik Industri
Universitas Mercu Buanaemail:rudinimenteri@gmail.com
 
DEFINISI STASIUN KERJA
Stasiun kerja adalah merupakan kombinasi dari mesin, tools dan equitment,serta orang-orang yang diperlukan untuk menyelesaikan suatu pekerjaan. Stasiunkerja ini kadang disebut juga dengan istilah work area ataupun production center.Selanjutnya yang dimaksud dengan departemen pada dasarnya adalah merupakansuatu kelompok ataupun group dari beberapa stasiun kerja dan kemudian pengelompokan atau penggabungan dari departemen-departemen ini akandiwujudkan suatu pabrik secara total.Dalam perancangan area suatu stasiun kerja maka banyak faktor yang harusdiperhatikan, yaitu antara lain sebagai berikut:
 
Area atau space yang diperlukan untuk mesin dan langkah operasinya.
-
 
Operator/karyawan - Storage - Tata letak mesin-
 
Mesin dan fasilitas - Departemen Produksi ( Machines Lay-Out )Produksi lainnya - DepartemenPerakitan - Tata Letak -
 
Kantor Departemen Lay-out-
 
Dan lain-lain
Gambar 2. 1.Langkah Kronologis Perancangan Lay-Out 
 
Area yang dibutuhkan untuk tempat penyimpanan tools (tools cabinet),area untuk penyimpanan (skid boxes), dan lain-lain.
 
Individu-individustasiun kerja
DEPARTEMEN
Pabrik 
 
Rudini Mulya Daulay Program Studi Teknik Indusri-UMB 210 
 
Area yang dibutuhkan untuk operator seperti meja untuk bekerja, ruanguntuk keluar masuk area kerja, dan lain-lain.
 
 
Area yang dibutuhkan untuk aktivitas material handling,maintenance/service mesin, plant service, penerangan, ventilasi, dan lain-lain.
 
Dengan memperhatikan ketentuan-ketentuan yang ada, maka suatu stasiunkerja yang direncanakan dengan sebaik-baiknya akan mendatangkan beberapakeuntungan, yaitu antara lain sebagai berikut :
 
Mengurangi gerakan-gerakan yang tidak perlu dalam pengangkatanmaterial keluar masuk stasiun kerja.
 
 
Menaikkan moral kerja dari operator dikarenakan tempat kerja terasacukup menyenangkan.
 
 
Mempermudah pengelolaan pabrik karena segala sesuatunya serba teratur rapi dan baik.
 
 
Mengurangi bahaya kerusakan dari mesin atau peralatan produksi lainnyayang disebabkan oleh operator karena disini gerakan telah diatur secaraefektif, efisien dan safe.
 
 
Faktor keselamatan kerja lebih terjamin
 
 
Memperbesar output tanpa menambah jumlah operator disebabkan produktivitas kerja yang lebih tinggi.
 
Dalam suatu pabrik selain terdapat departemen produksi(production/manufacturing departemen) yaitu departemen yang secara langsungterlibat dalam proses perubahan bahan baku menjadi produk jadi, ada pula berbagai macam departemen lainnya yang berfungsi memberi pelayanan atauservice dan menunjang kearah kelancaran operasi yang berlangsung dalamdepartemen produksi ini. Pada dasarnya ada empat macam kategori departemenyang berfungsi penunjang proses produksi ini, yaitu :
 
Production Service Departemen,
yaitu departemen yang aktivitasnyamelayani secara langsung kegiatan operasi produksi. Contoh sepertireceiving dan shipping, storage, tool romm dan tool crib, dan lain-lain.
 
Physical Plant Service Departemen,
yaitu departemen yang aktivitasnyaakan berhubungan dengan masalah-masalah yang berkaitan dengan
 
Rudini Mulya Daulay Program Studi Teknik Indusri-UMB 210 
fasilitas fisik pabrik seperti maintenance, parkir, scrap disposal, dan lain-lain.
Administration Office,
yaitu departemen yang berfungsi melayani kegiatanadministratif dari seluruh pabrik seperti surat-menyurat, kearsipan dan lain-lain.
 
Personel,
yaitu departemen yang memberikan pelayanan yang terutama bersangkutan dengan kebutuhan personil seperti kantin, locker rooms,kamar mandi/kecil, mushola, dan lain-lain.
 
DEPARTEMEN PELAYANAN PROSES PRODUKSI ( PRODUCTIONSERVICE DEPARTEMENT )
a.
 
Departemen Penerimaan Bahan (Receiving) 
Departemen ini mempunyai aktivitas yana berkaitan dengan penerimaanmaterial atau supplies yang datang ke pabrik. Setelah dilakukan aktivitas inspeksikemudian departemen receiving ini bertanggung jawab untuk mengirimkannya kegudang (storage) untuk disimpan. Departemen penerimaan bahan terutama betanggung jawab terhadap hal-hal seperti :
 
Membongkar/menurunkan material dari truk yang membahayakan
 
Membongkar kotak pembungkus material yang dikirim.
 
Identifikasi dan pengecekan material yang dating.
 
Pengecekan tanda terima barang dan menyesuaikannya dengan kartu pesanan.
 
Mencatat adanya kerusakan-kerusakan yang dijumpai dari material yangdatang dan menyiapkan laporan untuk klaim.
 
Menyimpan data material yang datang untuk dipergunakan sewaktu-waktudibutuhkan
 
Mengirim material yang datang ke departemen lain yang membutuhkansegera atau mengirimkan ke gudang untuk disimpan.Departemen penerimaan barang ini bertanggung jawab terhadap pemeriksaanawal terhadap kuantitas dan kualitas material yang datang dan untuk itu akanmempunyai hubungan yang erat dalam pelaksanaan tugas ini dengan departemen pengendalian kualitas (Quality Control Departement).

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->