Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
wr24102k

wr24102k

Ratings: (0)|Views: 1|Likes:
Published by marhelun
wr24102k
wr24102k

More info:

Published by: marhelun on Jul 31, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/06/2014

pdf

text

original

 
1
Amankah Beras yang Kita Makan?
bang pula, air sisa-sisa penam-bangan yang mengandung merkuridibiarkan mengalir ke dalam se-lokan yang dijadikan irigasi. Ironis-nya, petani tidak memprotes pe-nambang yang telah mencemari airirigasinya dengan merkuri. Ini ter- jadi juga karena ketidaktahuan pe-tani. Seandainya petani sudah tahu,tentu petani lah yang pertama-tama protes terhadap perbuatanpenambang emas tradisional ter-sebut.Petani tidak merasa dirugikandengan adanya penambangan emastradisional, sebab padi yang merekatanam di sawah tidak menunjukkanadanya gangguan pencemaran.Pertumbuhan padi tetap baik,hasilnya pun tidak merosot, tetapibagaimana kualitas hasilnya?Pastilah mengandung merkuri yangmenurut kesehatan telah melam-paui ambang batas yang dibo-lehkan. Mungkin beras itu telah kitamakan, dan apabila makanan kitaterus-menerus mengandung mer-kuri, maka pada suatu saat kitaakan merasakan banyak keluhantentang kesehatan tubuh kita. Na-mun bukan itu yang ingin dibi-carakan di sini, tetapi sebuah per-tanyaan amankah beras yang kitamakan dari bahan-bahan beracun
Terlalu bombastiskah pertanyaanini? Mungkin ya, mungkin jugatidak. Sebab kita selalu meng-inginkan apa yang kita makan bu-kan menjadi racun bagi tubuh kita.
P
ertanyaan di atas mungkin tidakakan timbul dari benak kita pa-da tahun enam puluhan, sebab saatitu usaha tani yang menghasilkanberas masih dilakukan secara or-ganik dengan sangat sedikit meng-gunakan bahan-bahan kimia ber-bahaya. Sekarang pertanyaan ter-sebut perlu dimunculkan, sebabbahan kimia berbahaya semakin akrabdalam kehidupan kita. Bahan-bahankimia yang sangat berbahaya, kadang-kadang tidak dianggap berbahayakarena ketidaktahuan akan bahaya-nya.Sebagai contoh adalah merkuriyang disebut juga hidrargirum (Hg).Di negara maju, bahan ini sangatditakuti; apabila tumpah ke karpetmaka petugas kebersihan segeramembersihkannya dengan peralatanyang canggih. Mereka takut meng-hirup uap merkuri karena sangatberacun. Kejadian sebaliknya terjadidi negara kita. Para penambangemas tradisional menggunakanmerkuri untuk menangkap dan me-misahkan butir-butir emas daributir-butir batuan yang dihancurkanmenggunakan mesin. Merkuri dibi-arkan mengendap di bagian bawahmesin penggiling batu. Ketika peng-hancuran batu dianggap selesai, airdan lumpur yang masih terdapatsisa endapan merkuri yang mungkinmengandung emas dibuang keselokan. Endapan merkuri inidisaring menggunakan kain danuntuk menentukan apakah endapanmasih mengandung emas atau tidakcukup diremas-remas dengantangan penambang tanpa perasaantakut.Karena ketidaktahuan lah pe-nambang tersebut berbuat demi-kian. Karena ketidaktahuan penam-berbahaya. Untuk memperoleh berasyang aman dikonsumsi, padi harusditanam pada tanah sawah yangbagaimana, apakah diperlukankriteria tentang baku mutu tanah darisebidang lahan pertanian?Jawabannya tentu sudah jelas,untuk memperoleh beras yangaman diperlukan sawah yang tidaktercemar. Agar sawah tidak ter-cemar kita membutuhkan kriteriabaku mutu tanah bagi bahan be-racun berbahaya.
Indikator Baku Mutu Tanah
Indikator baku mutu tanahyang menjadi perhatian kita adalahmenentukan ambang batas kan-dungan logam berat beracun ber-bahaya di dalam tanah sawah.Bahan beracun berbahaya dalambentuk logam berat dapat berupamerkuri (Hg), timbal (Pb), timah(Sn), tembaga (Cu), arsenikum (As),seng (Zn) dan sebagainya. Keenamunsur tersebut telah ditetapkan am-bang batasnya bagi tepung olehDitjen POM Depkes pada tahun1989 dengan surat keputusan No.03725/B/SK/VII/89. Masih banyaklogam berat beracun yang belummasuk ke dalam daftar tersebut,seperti kadmium, boron, danchromium.Logam berat beracun berba-haya (LB3) dapat berasal dari bahaninduk tanah yang secara alami
Sudah yakinkah anda dengan keamanan beras yang anda konsumsi setiap hari? 

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->