Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
wr26604j

wr26604j

Ratings: (0)|Views: 0|Likes:
Published by marhelun
wr26604j
wr26604j

More info:

Published by: marhelun on Jul 31, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/09/2014

pdf

text

original

 
16
B
enih dan pupuk merupakanfaktor produksi penting dalamusaha pertanian, khususnya usahatani padi. Oleh karena itu, kebi- jakan pemerintah sangat mempe-ngaruhi kinerja ekonomi benih danpupuk, baik produksi, ketersediaan,harga maupun penggunaannya olehpetani.Kebijakan pokok pemerintahyang terkait dengan kedua saranaproduksi ini adalah subsidi hargadan pembebasan distribusinyadengan tujuan untuk meningkatkanefisiensi sistem distribusi benih danpupuk. Harapannya tentu agar sa-rana produksi tersebut terjamin ke-tersediaannya dengan harga yangstabil dan terjangkau oleh daya belipetani. Di sisi lain, pihak produsendan pelaku pendistribusian jugamenerima keuntungan dan marginyang wajar sehingga dapat mem-berikan insentif dalam pengem-bangan usahanya.
Sistem Distribusi Benih dan Pupuk
Informasi tentang sistem pendistri-busian benih sampai saat ini masihterbatas. Studi yang berkaitan de-ngan kebijakan pemerintah dandampaknya terhadap ekonomi per-benihan belum banyak dilakukan.Berdasarkan informasi yang ada,ternyata jalur distribusi benih relatif tetap, yaitu PT Sang Hyang Seri(SHS)
kios
petani. Setiap penyalur yang ditunjuk oleh PT SHS diha-rapkan dapat membina dan me-ngembangkan sejumlah kios sapro-di, dan setiap kios saprodi (benih)diharapkan secara proaktif mencip-takan pasar benih. Dalam sistemperbenihan, semua subsistem mulaidari penyiapan lahan, perbanyakanbenih, pemrosesan, pengujian mutu,pelabelan, dan pemasaran diatur oleh undang-undang. Penyimpang-an dalam salah satu subsistemdapat menyebabkan tidak terca-painya mutu benih maupun mutuhasil yang baik.Informasi tentang sistem pen-distribusian pupuk relatif banyak.Kebijakan pemerintah tentang halitu telah berulangkali dilakukan pe-nyesuaian dan penyempurnaan,sampai terakhir berupa kebijakansistem distribusi pupuk yang di-tetapkan oleh Tim Interdep tahun2001.
Keragaan dan Dinamika SistemDistribusi Benih dan Pupuk
Dalam pendistribusian benih padi,ada dua komponen utama yangberperan penting dan saling ber-kaitan, yaitu: (1) pembuat kebijak-an, peneliti, produsen dan institusipengawasan, (2) kemitraan agri-bisnis perbenihan yang melibatkanindustri/perusahaan benih, lembagakeuangan dan penangkar benih.Kedua komponen ini saling berin-teraksi dalam proses pengadaanbenih, mulai dari pemuliaan, pe-lepasan varietas, produksi benih,pengawasan mutu, dan pemasaran.Dalam pendistribusian pupuk,berbagai kebijakan telah diterapkandan dapat digolongkan dalambeberapa periode. Dimulai periode1960-1979 yang merupakan pe-riode awal pengaturan distribusi pu-puk oleh pemerintah dalam rangkamendukung program Bimas denganmenyalurkan pupuk secara kreditpada petani. Selama periode ini,pengadaan dan penyaluran pupukdilakukan di bawah satu tangan,tetapi selanjutnya oleh banyak pe-laku sehingga tersedia peluangbisnis pupuk bagi setiap badanusaha. Pada periode ini tidak adaketentuan stok sehingga tidak ada jaminan ketersediaan.Periode 1979-1998 sebagaiera pupuk disubsidi dan ditata-niagakan. Periode ini dibedakanatas dua selang waktu. Pertamatahun 1979-1993 sebagai era re-gulasi penuh dengan PT Pusri se-bagai penanggung jawab tunggal.Pada periode ini, pengadaan danpenyaluran relatif aman dan jikaada kasus kekurangan pupuk disuatu daerah dapat ditangani de-ngan mudah. Kedua tahun 1993-1998, merupakan revisi kebijakansebelumnya atas pertimbangananggaran subsidi yang semakinbesar. Pada periode ini jenis pupukyang disubsidi ditambah, harga ureauntuk subsektor tanaman panganberbeda dengan harga untuk sub-sektor perkebunan. Namun selamaperiode ini dijumpai banyak penyim-pangan di lapangan, misalnya ter- jadi aliran/rembesan pupuk ber-subsidi (untuk tanaman pangan) kepenggunaan lain, penurunan ting-kat penggunaan pupuk, pupuk ureabersubsidi diekspor secara ilegal,terjadi kelangkaan pupuk di bebe-rapa daerah, dan tingginya hargapupuk di tingkat petani.Selanjutnya, periode 1998-2001 sebagai era pasar bebas dansubsidi pupuk dihapuskan. Kebijak-an ini ternyata tidak mampu mem-perbaiki mekanisme penyaluran dandistribusi pupuk. Kelangkaan pupukdan lonjakan harga tetap terjadi.Surat Keputusan Menperindag bu-lan Maret 2001 mengatur kembalipengadaan dan penyaluran pupukuntuk sektor pertanian. Namun de-mikian, kasus kelangkaan pupukdan tingginya harga di pasaran ma-sih tetap terjadi.Struktur produksi dan pasar be-nih padi masih dikuasai oleh duaprodusen utama yaitu PT SHS danPT Pertani. Karakteristik komodi-tas benih bersifat terbuka, tekno-logi produksi dan pengelolaannyarelatif sederhana, kebutuhan in-vestasi relatif kecil dan dapat di-produksi dalam skala kecil. Hal inimemungkinkan pihak swasta,kelompok tani dan bahkan individupetani untuk memproduksi benihpadi. Dengan posisi PT SHS dan PT
Mencari Sistem Distribusi Benih Padi danPupuk yang "Bersahabat" dengan Petani
Sistem distribusi benih padi dan pupuk sangat berpengaruh terhadapkesejahteraan petani. Oleh karena itu, peranan kebijakan pemerintahbenar-benar sangat vital.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->