Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Untitled

Untitled

Ratings: (0)|Views: 402 |Likes:
Published by Alim Sumarno

More info:

Published by: Alim Sumarno on Aug 02, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/18/2013

pdf

text

original

 
Pengaruh Metode Proyek Terhadap Kemampuan Pengenalan Konsep Bilangan Pada Anak Kelompok ADi TKTaruna Bhakti Tambaksari Surabaya
PENGARUH METODE PROYEK TERHADAP KEMAMPUAN PENGENALANKONSEP BILANGAN PADA ANAK KELOMPOK A DI TK TARUNA BHAKTITAMBAKSARI SURABAYAWidya Ismaulinda Nur Azizah / Dra. Wiwik Widajati,M. Pd.
(Prodi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas NegeriSurabaya, Email:widya_ismaulinda@yahoo.com)
Abstrak
Penelitian pada anak kelompok A di TK Taruna Bhakti Tambaksari Surabaya dilatarbelakangioleh rendahnya kemampuan mengenal konsep bilangan dalam hal membilang, menunjuk dan membuaturutan bilangan 1-10. Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini yaitu untuk membuktikan apakah adapengaruh metode proyek terhadapkemampuan mengenal konsep bilangan. Penelitian ini menggunakanpendekatan penelitian kuantitatif dengan jenis pre eksperimendan desain penelitian
one group pretest- posttest 
. Subyek penelitian berjumlah 10 anak. Metode pengumpulan data menggunakan observasidengan alat penilaian berupa lembar observasi.Analisis data menggunakan statistik non parametrikuji jenjang bertanda Wilcoxon (
wilcoxon match pairs test 
).Berdasarkan hasil analisis data tentang kemampuan mengenal konsep bilangan pada saatobservasi awal (pre tes) dan observasi setelah perlakuan (pos tes) menggunakan metode proyek diperolehnilai rata-rata hasil pre tes 11,6 dan rata-rata hasil pos tes 16,3.Hasil perhitungan dengan uji jenjangdiperoleh t hitung = 0 lebih kecil dari t tabel = 8 dan hasil pengambilan keputusannya yaitu: Ha diterimakarena t hitung < t tabel (0<8) dan Ho ditolak karena t hitung > t tabel (0>8). Simpulan penelitianmenunjukkanbahwa metode proyek berpengaruh secara signifikan terhadap kemampuan mengenalkonsep bilangan pada anak kelompok A di TK Taruna Bhakti Tambaksari Surabaya. Hal ini terbuktibahwa pembelajaran menggunakan metode proyek dapat membantu anak dalam memahami dasarpengetahuan padabidangpengembangan kogitif dalam hal pengenalan konsep bilangan.
Kata kunci
: metode proyek, konsep bilangan
 Abstract
The research on early childhood group A inkindergartenTaruna Bhakti Tambaksari Surabayawasmotivated by the lowidentificationconceptskillof numbers in terms of counting, pointing,and making sequenceofnumbers 1-10. The objectives of this studywasto prove whether there iseffectofthe project methodtonumbers identification concept skill. This studyusedquantitative research approachi.e.pre-experimental research designusingone group pretest-posttest. The research subjectswere10children.Thedata collection methodsused wasobservation with assessment tools such as observationsheets.The data analysis used wasWilcoxon marked level test non-parametric statistical (Wilcoxonmatched pairs test). Based on the data analysis of the numbers identification concept skill in theinitialobservationtime (pretest) and observation after treatment (posttest)usingprojectmethod, it was gotthe averagevaluesobtainedinpre-test resultwas11.6 of and average of post test resultwas16.3. The calculation of test level obtained T 
count 
=0means thatsmaller than T 
table
=8 and the results of decision-makingwas: Haisaccepted because T 
count 
< T 
table
(0<8) and Ho is rejected because T 
count
> T 
table
(0>8).Theconclusionof theresearch showed that the project method significantly influence the numbers identification concept skill in early childhood group Aofkindergarten Taruna Bhakti Tambaksari Surabaya.
 Keywords
: project method, number concept.
PENDAHULUAN
Belajar adalah rangkaian kegiatan yangdilakukan secara sadar oleh seseorang berupapenambahan pengetahuan berdasarkan alat indera danpengalaman.Cara belajar pada anak usia dinihendaknya dilaksanakan lebih variatif dan edukatif termasuk dalam memberikan kegiatan pengembangankognitif pada materi pengenalan konsep bilangan.Menurut Caufield (dalam Wasik & Seefeldt2008:393), mempelajari konsep bilangan merupakanbagian dari belajar tata cara berhitung.Belajar
 
Pengaruh Metode Proyek Terhadap Kemampuan Pengenalan Konsep Bilangan Pada Anak Kelompok A Di TKTaruna Bhakti Tambaksari Surabayaberhitung merupakan salah satu pelajaran yangmemang harus diberikan kepada anak usia dini. Akantetapi belajar berhitung pada anak usia dini berbedadengan pembelajaran di sekolah dasar.Berhitung bagian dari pelajaran matematikayang memiliki peranan penting dalam perkembangankognitif anak usia dini. Menurut
The National Councilof Teacher of Mathematics
, pengetahuan matematikasebaiknya mulai diajarkan sejak dini (Wasik &Seefeldt,2008:405). Pengenalan konsep bilanganpada anak usia dini dapat merangsang kecerdasananak sejak dini dan secara tidak langsung dapatmengembangkan kemampuan kognitif anak.Pentingnya mengenal konsep bilangan padaanak usia dini yaitu dapat mengembangkan segenappotensi yang ada pada diri anak, salah satunya dapatbelajar mengenal urutan bilangan dan pemahamankonsep bilangan dengan baik sehingga dapatditerapkan dalam kehidupan sehari-hari melaluikegiatan menghitung benda-benda yang ada di sekitaranak. Adapun tujuan mengenal konsep bilangan yaituagar anak dapat berpikir logis dan sistematis sejak dini melalui pengamatan terhadap benda-bendakonkret di sekitar anak sehingga anak lebih siap untuk mengikuti jenjang pendidikan selanjutnya (Depdiknas,2007:2).Anak mengalami pertumbuhan danperkembangan sangat pesat. Oleh karena itu usia dinisering disebut dengan istilah
golden age
atau masakeemasan yang pada hakikatnya masa usia dini adalahmasa peletak dasar awal pertumbuhan danperkembangan selanjutnya
.
Masa emas padaperkembangan anak usia dini hanya datang sekaliselama hidup, sehingga tidak boleh disia-siakan.Pentingnya pendidik dalam mengembangkan kognitif anak yaitu agar anak mampu mengembangkan dayapikirnya termasuk dalam mengenal konsep bilangan.Berdasarkan hasil observasi di Taman Kanak 
– 
kanak Taruna Bhakti Kecamatan Tambaksari Surabayabahwa terdapat 10 anak pada kelompok A yangkemampuan mengenal konsep bilangan 1-10 masihrendah dalam hal membilang, menunjuk dan membuaturutan bilangan 1-10.Kebanyakan dari mereka sudahbelajar tentang nama-nama bilangan namun belummampu menilai lambang
 – 
lambangnya khususnyapada bilangan 1-10.Penyebab kurang mampunya anak di TKtersebut dalam mengenal konsep bilangan yaitukarena7 dari 10 jumlah anak Kelompok A di TKTaruna Bhakti terbukti bahwa sebelum masuk ke TKtidak mengikuti pendidikan ditingkat
 playgroup
sertakurangadanya inovasi dari guru mengenai pentingnyamengenal konsep bilangan khususnya pada bilangan1-10 sehinggamereka kurang mampu mengenalkonsep bilangan 1-10 dengan benar, yaitu pada saatmembilang 1-10 anak masih belum mampumembilang dengan runtut, kemudian pada saatmenunjuk bilangan antara 1-10 dengan benda jugamasih perlu bimbingan dan ketika membuat urutanbilangan 1-10 dengan benda anak juga mengalamikesulitan karena pemahaman tentang bilangan 1-10masih kurang.Guru perlu menerapkan cara yang tepatdalam mengenalkan konsep bilangan pada semuaanak kelompok A karena mengenalkan konsepbilangan termasuk dalam indikator yang harus dicapaioleh semua anak TK kelompok A.Kegiatan belajaryang sering dilakukan oleh guru di TK Taruna Bhaktiyaitu dengan cara pemberian tugas sepertimengerjakan buku pengenalan angka dan huruf.Hampir setiap hari kegiatanyang dilakukan yaitumenulis huruf pada buku kotak kecil, menulis angka,itupun maksimal antara angka 1-5 dan kegiatan lainberupa kegiatan mewarnai gambar. Pembelajaranyang bermakna serta dapat mengembangkan kognitif anak terutama dalam pengenalan konsepbilangan juga jarang diberikan seperti halnya menghadapkananak pada benda nyata. Kegiatan seperti itu sangatlahmembosankan bagi sehingga tidak jarang anak mengantuk dan merasa capek pada saat belajar.Berdasarkan kenyataan TK di atas makadalam membelajarkan anak usia dini diperlukanmetode yang tepat dalam memberi materipembelajaran pada anak agar materi yang diberikanpada anak sesuai dengan tujuan yang dicapai yaitudapat mengembangkan kemampuan pengenalankonsep bilangan. Salah satu metode belajaryangdapat diterapkan untuk mengenalkan konsep bilanganyaitu dengan metode proyek.Menurut Moeslichatoen(2004:137), metode proyek bagi anak TK merupakansalah satu cara pemberian pengalaman belajar denganmenghadapkan anak dengan persoalan sehari-hariyang harus dipecahkan baik secara individu maupunkelompok.Penggunaan metode proyek dalam kegiatanpembelajaran dapat disajikan sebagai kegiatan belajaryang menarik bagi anak. Tujuan utama dari kegiatandengan metode proyek yaitu dapat memberikan materisecara jelas kepada anak tentang pengenalan konsepbilangan dalam kegiatan menghitung jumlah bendayang telah dibuat oleh anak.Kegiatanyang dimaksudyaitusepertimenghias topi ulang tahun, membuathiasan meja dan mencetak kue ulang tahundan masihbanyak lagi kegiatan proyek yang dapat dilakukan
 
Pengaruh Metode Proyek Terhadap Kemampuan Pengenalan Konsep Bilangan Pada Anak Kelompok A Di TKTaruna Bhakti Tambaksari Surabayaanak usia dini untuk mengembangkan kognitifnyaterutama dalam hal mengenal konsep bilangan. Darikegiatan belajar tersebut, guru juga bisa menyisipkanmateri tentang mengenalkan konsep bilangan.Menurut Tarwilah (2009:59), bahwa pemberianpengalaman belajar dengan menggunakan metodeproyek memberikan kesempatan anak untuk mengembangkan etos kerja pada diri anak.Dalamhal ini metode proyek yang digunakan yaitu tentangpersiapan perayaan pesta ulang tahun.Kegiatanproyek yang dimaksud berupa kegiatan menghias topiulang tahun, membuat hiasan meja dan mencetak kueulang tahun, dimana dari ketiga kegiatan tersebutdikaitkan dengan pengenalan konsep bilangan padaanak agar anak mampu mengenal konsep bilangansecara optimal melalui benda nyata yang telah dibuatanak dalam hal membilang sambil menunjuk bendasampai 10, menunjuk urutan benda untuk bilangansampai 10 dan membuat urutan bilangan 1-10 denganbenda. Berdasarkan latar belakang tersebut, makaperlu dilaksanakan penelitian tentang pengaruhmetode proyek terhadap kemampuan pengenalankonsep bilangan pada anak kelompok A di TKTarunaBhakti Tambaksari Surabaya.
METODE
Penelitian tentangpengaruh metode proyek terhadap kemampuan mengenal konsep bilangan padaanak kelompok A di TKTaruna Bhakti TambaksariSurabaya adalah termasuk pendekatan penelitiankuantitatif dengan jenis pre eksperimen menggunakan
one-group pre test 
 – 
 post test design
karena padadesain ini terdapat pre tes sebelum diberi perlakuandan pos tes sesudah perlakuan sehingga dapatdibandingkan antara keadaan sebelum perlakuandengan keadaan sesudah perlakuan. Menurut Arikunto(2010:124) desain ini dapat digambarkan sebagaiberikut:Keterangan:O1:observasi sebelum pemberian perlakuan (
 pre test 
)X:perlakuan atau
treatment 
O2:observasi sesudah perlakuan (
 post test 
)Populasi dalam penelitian ini adalah anak TKkelompok A yang berjumlah 10 anak di TK TarunaBhaktiTambaksari Surabaya yang kemampuanmengenal konsep bilangan 1-10 masih perludikembangkan. Teknik pengambilan sampelmenggunakan teknik sampling jenuh yaitu semuaanggota populasi digunakan sebagai sampel.Variabelterikat dalam penelitian ini kemampuan mengenalkonsep bilangan, sedangkan variabel bebasnya yaitumetode proyek.Instrumen pengumpulan data yaitu berupanon-tes karena dalam pembelajaran di Taman Kanak-kanak alat evaluasi yang digunakan bukan berupa tes,sedangkan jenis penilaian yangdigunakan untuk menilai kemampuan anak dalam mengenal konsepbilangan yaitu dengan menggunakan metodeobservasi dan alat penilaiannya berupa lembarobservasi.Berikutkisi-kisi instrumen tentangkemampuan mengenal konsep bilangan pada anak usia 4-5 tahun.Tabel 1.Kisi-Kisi Instrumen Kemampuan MengenalKonsep Bilangan pada Anak Kelompok A.VariabelIndikatorButir pernyataan(Item)MengenalkonseepbilanganMembilangdenganmenunjuk bendasampai 10Membilang 1-10dengan jariMembilang danmemasang-kanlambangbilangan dengan jumlah benda.Menunjuk urutan bendauntuk bilangansampai 10Menunjuk danmelengkapiurutan bilanganantara 1-10dengan benda.Menunjuk  jumlah gambar/ benda sesuaidengan perintahMembuaturutanbilangan 1-10denganbendaMengurut-kan jumlah bilanganantara 1-10 dariyang terkecil kebilangan yangterbesarMengurut-kan jumlah bilanganantara 1-10 dariyang terbesar kebilangan yangterkecilInstrumen yang baik harus memenuhi duapersyaratan penting yaituvalid dan reliabel. Penelitimenguji kevalidan instrumrn menggunakanpenelitimenggunakan
content validity
atau validitas isi,dimana peneliti membuat kisi-kisi instrumen yangmengacu pada indikator yang terdapat dalamperaturan menteri No. 58 Tahun 2009 kemudiandikonsultasikan ke ahli yaitu Dewi Komalasari, S. Pd.,M. Pd. Setelah itu peneliti melakukan uji cobainstrumen atau melakukan reliabilitas agar instrumen
O
1
X O
2

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->