Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
15Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Agama Dan Negara: Pandangan M. Natsir

Agama Dan Negara: Pandangan M. Natsir

Ratings:

4.0

(1)
|Views: 5,876|Likes:
Published by Lukman bin Ma'sa

More info:

Published by: Lukman bin Ma'sa on May 25, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC or read online from Scribd
See more
See less

01/06/2013

 
AGAMA DAN NEGARA
Dalam Pandangan Mohammad Natsir
1
Oleh: Lukman bin Ma'sa
Pendahuluan
Polemik hubungan agama dan Negara masih menjadi perdebatan yang tida berkesudahan dibanyak negri Muslim sampai saat ini. Apakah agama menjadi wilayah privat individu warga Negara ataukah masuk dalam wilayah yang harus diatur oleh Negara?, bagaimana mengurai dan menjelaskan hubungan agama dan Negara jugamenjadi persoalan yang belum menemukan solusi atau jawaban yang dapat dijadikan pedoman bersama.Diantara persoalan itu adalah tidak adanya konsep yang baku cara bernegara dalamagama-agama, termasuk Islam. Yang lainnya adalah telah terbentuknya pencitraan buruk di tengah-tengah masyarakat akan kekerasan yang dilakukan oleh agama ketika berkuasa.Ataupun agama hanya sebagai alat legitimasi kekuasaan Negara untuk dimanfaatkan bagi berbagai kepentingan.Sebelum kita lebih jauh membincangkan mengenai persatuan agama dan negaradalam perspektif M. Natsir. dalam hal ini, maka terlebih dahulu kita harus mengetahuiapa yang dimaksud dengan kata ”agama” dan apa yang dimaksud dengan kata ”negara”.
Pengertian Secara Umum Agama dan Negaraa.Agama
Agama berasal dari bahasa Sangsekerta yang berarti tradisi, tidak bergerak, peraturan menurut konsep Veda. Sedangkan dalam Kamus Bahasa Indonesia disebutkan bahwa ” Agama adalah sistem atau prinsip kepercayaan kepada Tuhan, atau juga disebutdengan nama Dewa atau nama lainnya dengan ajaran kebhaktian dan kewajiban-kewajiban yang bertalian dengan kepercayaan tersebut”.
2
1
Makalah ini disusun dan dipresentasikan tanggal 23 Mei 2009 sebagai tugas mata kuliah KajianPemikiran Tokoh: Pemikiran dan Da'wah Mohammad Natsir yang dibimbing oleh Dr. Mohammad Noer dan Team, pada jurusan Pendidikan dan Pemikiran Islam Program Pasca Sarjana Universitas Ibn KhaldunBogor.
2
Kamus Besar Bahasa Indonesia, Jakarta: Balai Pustaka, 1997. hlm. 10
1
 
Agama dalam bahasa arab ialah
, yang artinya : Taat, takut dan setia, paksaan,tekanan, penghambaan, perendahan diri, pemerintahan, kekuasaan, siasat, balasan, adat, pengalaman hidup, perhitungan amal. Sinonim kata din dalam bahasa arab ialah milah.Bedanya, milah lebih memberikan titik berat pada ketetapan, aturan, hukum, tata tertib,atau doktrin dari din itu.
3
Sedangkan Endang Saifuddin Anshari mendefinisikan bahwa agama padaumumnya merupakan suatu sistema credo ’tata keimanan’ atau ’tata keyakinan’ atasadanya suatu yang mutlak diluar mansia. Selain itu ia juga merupakan sistema ritus ’tata peribadahan’ manusia kepada sesuatu yang dianggap Yang Mutlak, juga sebagai sistemanorma ’tata kaidah’ yang mengatur hubungan antar manusia serta manusia dengan alamlainnya sesuai dan sejalan dengan tata keimanan dan tata peribadahan itu.
4
 
b.Negara
Definisi negara dalam Kamu Bahasa Indonesia disebutkan bahwa negara adalahsuatu kelompok sosial yang menduduki wilayah atau daerah tertentu yang diorganisasidibawah lembaga politik dan pemerintah yang efektif, mempunyai kesatuan politik, berdaulat sehingga berhak menentukan tujuan nasionalnya.
5
Adapun pengertian Negra menurut para ahli antara lain:
Georg Jellinek:
 Negara adalah organisasi kekuasaan dari sekelompok manusia yang telah berkediaman di wilayah tertentu.
Georg Wilhelm Friedrich Hegel:
 Negara merupakan organisasi kesusilaan yang muncul sebagai sintesis dari kemerdekaan individual dan kemerdekaan universal 
Roger H. Soltau:
 Negara adalah alat atau wewenang yang mengatur ataumengendalikan persoalan bersama atas nama masyarakat 
.
.
Prof. Mr. Soenarko:
 Negara ialah organisasi manyarakat yang mempunyai daerahtertentu, dimana kekuasaan negara berlaku sepenuhnya sebagai sebuah kedaulatan.
3
http://id.wikipedia.org/wiki/Agamadiakses terakhir tanggal 12 Mei 2009
4
Endang Saifuddin Anshari,
Wawasan Islam Pokok-Pokok Pikiran Tentang Paradigma dan Sistem Islam
, Jakarta GIP, 2004. hlm. 30
5
Kamus Besar Bahasa Indonesia, hlm. 685
2
 
Aristoteles:
 Negara adalah perpaduan beberapa keluarga mencakupi beberapa desa,hingga pada akhirnya dapat berdiri sendiri sepenuhnya, dengan tujuan kesenangandan kehormatan bersama.
Sedangkan asal mula terbentuknya Negara berdasarkan fakta sejarah adalah :
Pendudukan (Occupatie)Hal ini terjadi ketika suatu wilayah yang tidak bertuan dan belum dikuasai, kemudiandiduduki dan dikuasai.Misalnya,Liberiayang diduduki budak-buda  Negroyang dimerdekakan tahun 1847.
Peleburan (Fusi)Hal ini terjadi ketika negara-negara kecil yang mendiami suatu wilayah mengadakan perjanjian untuk saling melebur atau bersatu menjadi Negara yang baru.MisalnyaterbentuknyaFederasi Jermantahun 1871.
Penyerahan (Cessie
)
Hal ini terjadi Ketika suatu Wilayah diserahkan kepada negara lain berdasarkan suatu perjanjian tertentu.Misalnya,Wilayah Sleeswijk padaPerang Dunia Idiserahkan oleh Austriakepada Prusia,(Jerman
 
).
Penaikan (Accesie)Hal ini terjadi ketika suatu wilayah terbentuk akibat penaikanLumpur  Sungaiatau dari dasar Laut (Delta
 
). Kemudian di wilayah tersebut dihuni oleh sekelompok orang sehinggaterbentuklah
Negara
.Misalnya,wilayah negaraMesir yang terbentuk dariDelta Sungai   Nil.
Pengumuman (Proklamasi
)
Hal ini terjadi karena suatu daerah yang pernah menjadi daerah jajahanditinggalkan begitu saja. Sehingga penduduk daerah tersebut bisa mengumumkan kemerdekaannya.Contahnya,Idonesiayang pernah di tinggalkanJepang karena pada saat itu jepang dibom olehAmerikadi daerahHiroshimadan Nagasak i
6
Pandangan M. Natsir Tentang Hubungan Agama dan Negara
6
http://id.wikipedia.org/wiki/Negaradiakses terakhir 12 Mei 2009
3

Activity (15)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Afiz Qortuby liked this
nozumi liked this
Suhding Lee liked this
Puspo Nugroho liked this
Sofyan Yayan liked this
Sahrul Lanci liked this
adambitor1713 liked this
Boss Bory liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->