61,06 (ketercapaian unsur pembelajaran hanya 61,06%), padahal standar kegiatan belajar mengajar 65. Dari permasalahan tersebut, supaya siswa lebih aktif dan tuntas dalam belajar serta mampu menyadari manfaat dan aplikasi pelajaran geografi dalam kehidupansehari-hari dengan baik maka dalam pembelajaran geografi di SMA guru dituntut mampumenentukan strategi pembelajaran yang tepat sehingga tujuan pembelajaran tercapai.Penentuan strategi mengajar ini meliputi pemilihan strategi dan media pembelajaran yangtepat.Tuntutan terhadap pelayanan pembelajaran saat ini disebabkan juga oleh perkembangan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Karenanya konsep pembelajaran saat inipun berubah dari guru mengajar menjadi siswa belajar. Strategi pembelajaran konstruktivistik dapat membantu siswa dalam membangun pengetahuannyadengan lebih bermakna dan bertahan lama. Menurut pandangan konstruktivisme, siswayang harus menemukan dan membangun sendiri struktur kognitif/pengetahuannyamelalui interaksi dan transaksi. Interaksi dan transaksi yang memberikan kontribusi paling besar dalam membangun struktur kognitif adalah antara siswa dengan siswa. Halini didasari pemikiran bahwa sesama siswa memiliki kesamaan bahasa, tingkat perkembangan intelektual, dan pengalaman kedekatan sehingga lebih mudah menemukankonsep, aturan atau pun yang lain. Pembelajaran kooperatif merupakan pembelajaranyang memungkinkan terjadinya interaksi dan transaksi di antara para siswa dalam proses pembelajaran yang memenuhi kaidah-kaidah dalam pandangan konstruktivisme. Terdapat berbagai jenis model pembelajaran kooperatif, antara lain
Student Team Achievement Division (STAD), Team Game Tournament (TGT), Team Assisted Individualization (TAI),
Leave a Comment