You are seeing our new document Reader view. Click here to revert. Feel free to leave us feedback on this feature .
×
  • Embed Doc
  • Readcast
  • Collections
  • CommentGo Back
Download
 
BAB IIKAJIAN PUSTAKA2.1 Interaksi Guru dan Siswa Dalam Pembelajaran Matematika
Matematika merupakan kajian yang memiliki obyek abstrak dan dibangunmelalui proses penalaran deduktif (LPMP, 2005). Dalam pembelajaranmatematika agar mudah dimengerti oleh siswa maka proses penalaran induktif dapat dilakukan pada awal-awal pembelajaran dan diikuti proses penalarandeduktif untuk memperkuat pemahaman yang sudah dimiliki siswa.Sebagian besar guru matematika menyadari akan pengalaman pembela- jaran matematika pada umumnya yang masih bersifat tradisional. Gurumatematika berceramah menerangkan konsep, memberikan contoh soal danlatihan soal, kemudian mengadakan ulangan harian.M. Nur (Depdiknas, 2005) mengakui bahwa pendidikan matematika diIndonesia pada umumnya masih berada pada pendidikan matematikakonvensional yang banyak ditandai oleh strukturalistik dan mekanistik.Kebanyakan guru matematika mengontrol secara penuh materi serta metode penyampaiannya. Dengan cara seperti ini, penekanan hanya pada kemampuanmengingat (m
emorizing 
) atau menghafal (
rote learning 
) dan sangat kurang penekanan pada pemahaman (
understanding 
).Guru mengajar seperti hanya menyuapi makanan kepada siswanya.Siswa harus menerima suapan itu tanpa bisa berkomentar, tanpa aktif berfikir,tanpa bisa memberikan kritik apakah pengetahuan yang diterimanya benar atau tidak. Akibatnya guru sangat aktif dan siswa menjadi sangat pasif. Bila8
    of 00

    Leave a Comment

    You must be to leave a comment.
    Submit
    Characters: ...
    You must be to leave a comment.
    Submit
    Characters: ...